India 'akan saingi' Inggris
Industri India
Industri India mengalami perkembangan pesat
Bank investasi Goldman Sachs mengatakan India dapat mengambilalih
posisi Inggris dan menjadi perekonomian kelima terbesar di dunia dalam
satu dekade.
Dalam waktu sepuluh tahun, India dapat mengambil alih posisi Italia,
Perancis dan Inggris menjadi ekonomi kelima terbesar di dunia bila
perkembangan ekonomi tetap pada tahap seperti ini, kata analis Goldman
Sachs.
India telah berkembang karena reformasi selama satu dekade dan
memungkinkan negara itu untuk bersaing lebih ketat dan sektor industri
menjadi lebih efisien.
Bank itu mengatakan bila pertumbuhan seperti sekarang berlanjut,
ekonomi India dapat melampaui perekonomian Amerika Serikat pada tahun
2050, dan menjadi perekonomian terbesar kedua setelah Cina.
Goldman Sachs menilai reformasi ekonomi dalam 10 tahun belakangan,
membuat India semakin terbuka bagi persaingan dan mendorong efisiensi
lebih tinggi di sektor industri.
Hambatan
Namun wartawan BBC Damian Grammaticas di Delhi mengatakan perkembangan
India juga bisa tertahan, karena kondisi infrastruktur yang buruk.
Prasarana buruk negara itu sulit terimbangi dengan pertumbuhan
ekonomi. Mati listrik sering terjadi dan persediaan tenaga listrik
tidak mencukupi keperluan. Banyak pula jalan berlubang.
Kurangnya tenaga trampil juga dapat mengancam ekspansi industri
teknologi India. Namun negara negara lain juga melihat perkembangan
pesat pasar India ini.
Bulan lalu, delegasi terbesar Amerika berkunjung ke India selama dua
minggu untuk mencari peluang bisnis.
Kunjungan ini juga diikuti oleh kelompok usaha dari Inggris berjumlah
seratus lima puluh orang yang dipimpin oleh mentri keuangan Gordon Brown.
Dan Presiden Rusia, Vladimir Putin akan berkunjung minggu ini, dan ia
akan mengupayakan sejumlah kontrak besar untuk tenaga nuklir dan
perlengkapan pertahanan.
http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2007/01/070124_indiaeconomy.shtml