Senat: tentara AS mundur Maret 2008
Senat ingin serdadu AS ditarik dari Irak Maret 2008
Senat ingin serdadu AS ditarik dari Irak Maret 2008
Senat Amerika mendukung batas waktu Maret 2008 untuk menarik mundur
pasukan tempur dari Irak.
Keputusan Senat ini merupakan pukulan bagi Presiden George W Bush.
Senat menolak dengan selisih suara kecil amandemen yang diajukan kubu
Partai Republik yang menghendaki klausula tentang penarikan pasukan
dari RUU mengenai pendanaan militer.
Hasil pemungutan suara ini memperkuat posisi Demokrat, tapi Bush
bertekad untuk memveto setiap RUU yang menggariskan jadwal penarikan.
Dewan Perwakilan Rakyat juga mendukung penarikan pasukan dalam
pemungutan suara pekan lalu.
RUU DPR, yang menerapkan tenggat waktu 31 Agustus untuk menarik keluar
tentara Amerika, lolos pada hari Jumat dengan selisih suara tipis, 218
mendukung dan 212 menolak.
Kedua UU ini dikaitkan dengan dana darurat senilai lebih dari 120
miliar dollar untuk pasukan Amerika di Irak dan Afghanistan.
Senat akan mengadakan pemungutan suara akhir soal RUU pendanaan ini
pekan ini. RUU ini memerlukan dukungan belasan wakil Republik agar
bisa lolos.
'Harus banting setir"
Pemungutan suara terbaru ini merupakan kemenangan penting dan agak
mengejutkan bagi kubu Demokrat dalam pergulatan terbaru di Kongres
soal perang di Irak, kata Wartawan BBC James Coomarasmy di Washington.
Presiden harus banting setir, dan peraturan ini memberi dia
kesempatan untuk melakukan itu
Senator Harry Reid
Dua pekan lalu, para wakil Senat dari kubu Demokrat gagal meloloskan
undang-undang yang menetapkan penarikan mundur. Namun, dua senator
berpihak kepada mereka kali ini, sehingga mereka meraih kemenangan 40
lawan 48 suara.
Pemimpin mayoritas di Senat Harry Reid menyatakan hasil voting ini
langkah ke depan yang penting dan pesan tajam kepada Bush.
"Dengan suara ini, Senat memberi pasukan kita sumber daya yang mereka
perlukan dalam pertempuran - termasuk strategi di Irak yang sepadan
dengan nilai pengorbanan mereka," katanya.
"Presiden harus banting setir, dan peraturan ini memberi dia
kesempatan untuk melakukan itu," katanya.
Namun, Gedung Putih tidak menawarkan konsesi.
Bush "kecewa bahwa Senat tetap melangkah dengan RUU yang dia akan veto
dan tidak ada peluang untuk lolos menjadi UU," kata deputi sekretaris
pers Gedung Putih, Dana Perino dalam pernyataan.
Dan, salah seorang bakal calon presiden dari kubu Republik John McCain
mengatakan, menetapkan jadwal menarik pasukan keluar dari Irak akan
mendorong gerilyawan.
Senator Republik Lindsay Graham mengatakan, Demokrat telah memilih
pertarungan yang keliru dan berbahaya:
"Apa pun kekeliruan yang dibuat tim Bush -- dan itu banyak -- Kongres
akan membuat kekeliruan terbesar dan itu adalah menyatakan kepada
musuh langkah yang harus mereka tempuh untuk mengusir kita dari Irak
sekehendak mereka, bukan kita," tambah Graham.BBC