Wartos tina detikcom, cenah ceuk hasil polling PPIM, Pancasila tetep 
jadi ideologi favorit dibandingkeun jeung Syariat Islam. Wartosna 
nyanggakeun:


15/05/2007 15:34 WIB 
Pancasila Tetap Ideologi Favorit, Bukan Syariat Islam
Anwar Khumaini - detikcom

Jakarta - Di zaman reformasi ini, Pancasila tetap menjadi ideologi 
favorit. Syariat Islam kurang dilirik.

"Hanya 22,8 persen yang menginginkan syariat Islam sebagai dasar 
negara. Sisanya menginginkan Pancasila sebagai dasar negara," ujar 
Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), 
Jajad Burhanuddin, di Hotel Sari Pan Pasific, Jl MH Thamrin, Jakarta 
Pusat, Selasa (15/5/2007). 

Survei ini digelar PPIM pada Januari-Maret 2007. Jumlah respondennya 
200 orang, berusia 16-70 tahun, 42% tinggal di kota, sisanya di desa.

Menurut Jajad, kuatnya menjadikan Pancasila sebagai dasar negara 
karena tingkat kebangsaan masyarakat Indonesia sangat tinggi meski 
mayoritas beragama Islam.

Meski demikian, Jajad menjelaskan, masyarakat Indonesia tetap 
menjadikan agama menjadi faktor terpenting identitas bangsa 
Indonesia. 

Hal itu dibuktikan lewat survei bahwa 41,3 persen responden memilih 
agama sebagai identitas. 24,6 Persen memilih kebangsaan sebagai 
identitas. Sisanya, memilih identitas pekerjaan, etnis, status 
sosial dan anggota parpol.

Soal referendum model pemerintah yang cocok di Indonesia, menurut 
Jajad, sebanyak 63,9 persen masyarakat memilih NKRI yang seimbang 
antara pusat dan daerah.

Sedangkan 22,8 persen memilih NKRI dengan pusat yang memegang 
sebagian besar pemerintahan. Sebanyak 8,3 persen memilih federasi, 
0,8 persen memilih merdeka, dan 14,1 persen tidak menjawab. (nik/nrl)


Kirim email ke