Atuh urang oge tiasa ngetang yen biaya kampanye teh
awis pisan. Timana partey bisa boga duit. Iuran
anggota teu mungkin.nya jadinya nyabet duit nagara via
dana non budgetair anu bakal tetep diayakeun salila
ayana pemilu. demokrasi maling dana...Naha aya
kriteria anyar ari keur pemili mah maok oge syah ?
Duka teuing !!


--- waluya56 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Ceuk wartos dihandap ieu, Amien Rais sanggup jadi
> tersangka, 
> sanggeus ngaku sacara sukarela narima duit non
> bajeter DKP ti 
> Rokhmin Dahuri. Sikep Pak Amien teh ceuk kuring mah
> kacida alusna, 
> leupas tina maksud jeung tujuan Pak Amien make daek
> ngabolekerkeun 
> sorangan jeung parteyna. Ku sikep Pak Amien ieu,
> urang jadi terang 
> yen sabenerna loba pisan "borok"na di pamarentah
> jeung parpol teh. 
> Hanjakal nu sejenna mah (salian ti Pa Amien)
> kekepepehan teu ngaku  
> narima duit ti Rokhmin Dahuri. Karunya Pa Rokhmin
> kudu unggah bale 
> watangan (pangadilan) sosoranganan .....  
> 
> Wartosna nyanggakeun ti Media Indonesia Online:
> 
> Amien Rais Siap jadi Tersangka Dana Nonbujeter DKP  
> 
> YOGYAKARTA--MIOL: Mantan Ketua Umum PAN Amien Rais,
> siap menjadi 
> tersangka kasus dana nonbujeter Departemen Kelautan
> dan Perikanan. 
> Mantan Ketua MPR ini juga beranggapan tokoh politik
> dan partai 
> politik yang membantah menerima aliran dana dari
> Rokhmin Dahuri ini, 
> hanya berkelit.
> 
> "Bila sudah sampai gelar perkara lanjutan dengan
> menghadirkan saksi-
> saksi atau para tersangka, Insya Allah saya dan PAN
> akan membeberkan 
> seluruh fakta seperti apa adanya dengan segala
> resiko yang mungkin 
> menimpa kami. Bisa saja Amien Rais jadi tersangka,
> tapi tidak 
> masalah," katanya saat jumpa pers di Yogyakarta,
> Selasa (15/5).
> 
> Amien mengungkapkan PAN memiliki catatan cash in dan
> cash flow 
> selama dua masa kampanye. Yaitu kampanye partai dan
> kampanye 
> pemilihan presiden, maupun dana nonbujeter DKP
> secara 
> tertib. "Termasuk Rp200 juta yang lewat tangan saya
> dan mungkin 
> Rp200 juta lainnya lewat anggota tim kampanye."
> 
> Amien menceritakan pemberian Rp200 juta yang lewat
> dirinya itu 
> diberikan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan
> Rokhim Dahuri ketika 
> mereka salat Azhar bersama di tempat Amien Rais.
> Setelah salat itu 
> Rokhim meberikan amplop.
> 
> Ketika Amien Rais bertanya, apa itu, Rokhmin
> menjawab, untuk dana 
> kampenye.
> 
> "Buat dana kampanye, jawab Rokhim. Ya,
> Alhamdulillah. Terimakasih," 
> urai Amien Rais.
> 
> Menurut pengakuan Amien Rais, pemberian Rokhmin itu
> tidak ada saksi, 
> karena mereka hanya berdua. Setelah itu Rokhmin
> kemrungsung (tergesa-
> gesa) pergi. Setelah Amin Rais masuk kantor,
> dibukalah amplop itu. 
> Di dalam amplop terdapat delapan lembar cek senilai
> Rp200 juta, satu 
> lembar ceknya senilai Rp25 juta.
> 
> "Tanpa dikurangi selembar pun, semuanya langsung
> saya kasihkan ke 
> bendahara partai," aku guru besar ilmu politik UGM
> itu.
> 
> Hanya berkilah
> 
> Amien Rais juga menyayangkan mereka yang menerima
> dana nonbujeter 
> DKP yang ilegal tersebut, tetapi tidak mengakui.
> Padahal, di antara 
> mereka ada yang menjadi ketua lembaga tinggi negara
> dan ada yang di 
> luar struktur kekuasaan.
> 
> Amien berharap pemerintah tidak tebang pilih dalam
> penegakan hukum. 
> Siapa tahu dana nonbujeter DKP dapat menjadi awal
> bagus bagi 
> pengusutan kasus-kasus yang jauh lebih besar.
> Misalnya, kasus BLBI 
> yang menyangkut uang sekitar Rp600 triliun. Artinya,
> kata dia, 
> jutaan kali lebih besar dari kasus Rokhmin yang
> sudah mulai bergulir 
> di pengadilan.
> 
> "Kami juga mengharap tidak ada politisasi kasus dana
> nonbujeter DKP 
> itu," tegasnya.
> 
> Amien Rais juga menghimbau agar keputusan Pimpinan
> DPR menutup 
> penyelidikan atas kasus dugaan penerimaan aliran
> dana nonbujeter DKP 
> ditinjau ulang. Ia mengimbau tokoh politik dan
> partai politik yang 
> menerima aliran dana nonbujeter tidak berkelit lagi.
> 
> Proses penegakan hukum, kata dia, dapat bisa
> berjalan lancar apabila 
> tidak hanya aparat penegak hukum yang bekerja baik,
> melainkan juga 
> anggota masyarakat. Terutama tokoh-tokohnya, ikut
> membantu tegaknya 
> rule of law.
> 
> "Saya dan PAN yang sempat menerima aliran dana
> nonbujeter DKP Insya 
> Allah akan membantu pengusutan dana tersebut, yang
> ternyata 
> melanggar hukum dan melanggar peraturan
> perundang-undangan yang 
> berlaku," ungkap Amien, salah satu calon Presiden
> pada Pemilu 2004. 
> (SO/OL-02).
> 
> 
> 



       
____________________________________________________________________________________
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story. Play 
Sims Stories at Yahoo! Games.
http://sims.yahoo.com/  

Kirim email ke