Dasep Bermain Kecapi 10 Jam LEBIH puas, itulah kata pertama yang diungkapkan Dasep H. Hidayat ketika ditanya seputar keberhasilannya memecahkan rekor memainkan kecapi terlama yang pernah dicatat Museum Rekor Indonesia (Muri). Ketika itu (12 Februari 2006), Dasep mencatat rekor memainkan kecapi selama 7 jam 10 menit nonstop. DASEP H. Hidayat kembali memecahkan rekor memainkan kecapi terlama atas namanya sendiri, selama 10 jam dalam rangka Konfercab PWI Jabar, Sabtu (9/6).*YUSUF ADJI/"PR"
Dalam rangka Konferensi PWI Cabang Jabar 2007, Sabtu (9/6) Dasep kembali berhasil memainkan kecapi selama 10 jam. Sehingga rentang waktu memainkan kecapi di halaman Hotel Prameswari Kab. Cianjur yang mengusung tema "Zither Max 2; Dikiwari Ngancik Nu Bihari" tersebut, berhasil melampaui rekor yang pernah dicatat Muri sebelumnya. Menurut Dasep, kali ini konsep garapan yang dimainkannya dibuat oleh dirinya sendiri. Selain itu semakin membanggakan lagi, karena yang ikut mendukung mengisi lagu dan iringan musik adalah rekan-rekan dan anak didiknya sendiri. Sedangkan pada tahun lalu, yang ikut mendukungnya adalah musisi yang sudah "jadi". Selama 10 jam memainkan kecapi yang dimulai sekira pukul 9.00 WIB tersebut, Dasep membawakan sekitar 69 lagu dari berbagai jenis aliran musik, mulai dari lagu tradisional hingga lagu yang tengah "ngetren". Misalnya, "Demi Waktu" (Ungu Band), "Surya Tenggelam" (Chrisye), "Jablay" (Titi Kamal), hingga "Wind of Change" (Scorpion). Jumlah lagu sebanyak itu belum termasuk permainan instrumen kecapi yang dibawakannya secara spontan. "Memang tadi saya sempat bawakan beberapa aransemen spontan, untuk mengusir kejenuhan. Sebenarnya itu tidak ada dalam rencana," ujarnya. Usai memainkan kecapi selama 10 jam, Dasep seorang seniman muda yang tinggal di Jalan Cilaku, Kec. Warungkondang, Kab. Cianjur ini, tidak langsung bisa beristirahat. Pasalnya dia harus sudah menyiapkan tugas-tugasnya sebagai guru. Apalagi, Senin (11/6) dirinya dipercaya menjadi penanggung jawab ujian kelas I dan II SMP Pasundan Cianjur. "Mudah-mudahan tidak ngantuk, saya bisa kerja lagi. Mempersiapkan data dan lainnya untuk ujian siswa kelas satu dan dua," ujarnya. (Yusuf Adji/"PR")***
