Sekolah 'permasalahkan' nama anak
 
Sebuah sekolah Katolik di Australia berada di tengah perdebatan
tentang klaim bahwa mereka menolak untuk menerima seorang bocah
berusia lima tahun sebagai siswa karena nama keluarga anak itu adalah
Hell (neraka).

Ayah anak itu, Alex Hell, mengatakan sekolah St Peter the Apostle di
Melbourne awalnya menerima putranya sewaktu bocah itu didaftarkan
dengan nama keluarga istrinya sewaktu belum menikah, Wembridge.

Namun suami istri itu berubah pikiran dan memutuskan anak mereka, Max,
tetap menggunakan nama keluarga sang ayah.

Para pengurus sekolah mengatakan Max mendapat tempat namun Alex Hell
mengatakan pihak sekolah kini mengubah keputusan mereka hanya karena
kasus ini menjadi sorotan media.

Dia mengatakan akan menolak tawaran sekolah tersebut.

'Nama kami'

Alex Hell mengatakan dia awalnya mendaftarkan putranya, Max, ke
sekolah dengan nama keluarga istrinya sewaktu belum menikah, agar sang
anak tidak diejek teman-teman seperti yang dia alami dulu.

Keputusan itu didukung oleh kepala sekolah dan pendeta di gereja
setempat mereka, katanya.

Namun dia dan istrinya kemudian berubah pikiran dan mengubah kembali
nama keluarga yang digunakan dalam pendaftaran.

Alex Hell mengklaim pendeta tersebut menolak untuk mendaftarkan
anaknya sebagai Max Hell.

"Hell adalah nama kami," kata Alex Hell kepada koran The Age. "Itu
adalah namanya, dan jika dia ingin mengubah nama itu ketika menginjak
usia 18 tahun, itu keputusannya sendiri."

Alex Hell dikutip media mengatakan namanya berasal dari Austria, dan
berarti "terang".

Stephen Elder, direktur pendidikan Katolik di negara bagian Victoria,
mengatakan keputusan untuk mengubah nama keluarga menjadi Wembridge
adalah inisiatif orangtua anak itu untuk "membantu putra mereka
menyesuaikan diri di sekolah".

"Setelah melakukan pembahasan, pihak sekolah sudah menawarkan tempat
bagi siswa itu," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Pihak sekolah bekerja sama dengan keluarga demi kepentingan terbaik
sang anak."

http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2007/07/070711_australianhellboy.shtml

Kirim email ke