Kumaha ieu teh, ceuk Kang SBY mah RI MOAL keuna krisis cenah he he
he... Singa ati2 ari disada teh. Komo anu disebut pamingpin mah nya? :))R

09 Oktober, 2008 - Published 13:44 GMT
 
                
Email kepada teman              Versi cetak
Langkah Indonesia hadapi krisis
 
        
Burse Efek Indonesia akan dibuka kembali hari Jumat
Burse Efek Indonesia akan dibuka kembali hari Jumat
Pemerintah Indonesia mengumumkan serangkaian kebijakan baru untuk
menghadapi gejolak perekonomian global.

Gejolak itu mengakibatkan Bursa Efek Indonesia ditutup untuk hari
kedua berturut-turut dan baru akan dibuka untuk perdagangan hari Jumat.

Salah satu kebijakan itu adalah memberi kesempatan bagi perusahaan
publik termasuk BUMN untuk membeli kembali saham mereka.

Usai rapat kordinasi di Departemen Keuangan, Menteri Keuangan Sri
Mulyani mengatakan setelah melakukan evaluasi maka pemerintah
mengeluarkan lima langkah untuk memulihkan sistem perbankan dan pasar
uang.

Salah satu langkah tersebut adalah memberi kelonggaran aturan bagi
perusahaan publik untuk membeli kembali saham mereka di lantai bursa.

"Yang kedua adalah aturan yang berhubungan dengan pembelian kembali
oleh emiten bagi perusahaan publik."

"Yang lainnya adalah pembelian saham BUMN yang mengalami koreksi
pasar, padahal dari sisi fundamental saham-saham BUMN tersebut yang
sudah go public memiliki nilai fundamental dan strategis."

"Pembelian saham ini akan dilakukan pemerintah lewat Pusat Investasi
Pemerintah." kata Sri Mulyani.

Untuk pelaksanaan kebijakan pembelian kembali ini, maka Badan Pengawas
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, Bapepam LK mengeluarkan peraturan
baru seperti dijelaskan oleh Kepala Bapepam LK Fuad Rahmany.

"Di peraturan 11 b2, maka saham yang bisa dibeli adalah maksimal 10
persen maksimum, dari modal yang disetor. Untuk 11 b3 yang kami
terapkan dalam kondisi saat ini dimana kita sedang mengalami krisis,
bisa diberikan maksimum sampai 20 persen." kata Fuad Rahmany.

Dana sendiri

Khusus untuk BUMN yang akan membeli kembali sahamnya, Sri Mulyani
menegaskan BUMN tersebut harus menggunakan uang mereka sendiri untuk
membeli kembali sahamnya.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah juga bisa membeli kembali
saham-saham BUMN yang sudah go public melalui Pusat Investasi Pemerintah.

Untuk keperluan ini, pemerintah sudah menyediakan anggaran sebesar 4
triliun rupiah.

Selain mengumumkan kebijakan baru ini, pemerintah juga memutuskan
untuk membuka kembali perdagangan di Bursa Efek Indonesia mulai Jumat
pagi.

Sebelumnya akibat indeks harga saham gabungan melorot drastis,
pemerintah sempat menghentikan aktivitas BEI selama dua hari.

Dalam tanggapannya, seorang ekonom dari Singapura Gundy Cahyadi
mengatakan pembelian kembali saham BUMN tersebut akan berdampak baik
bagi keberadaan BEI.

"Yang terjadi sekarang ini adalah krisis kepercayaan. Saham Indonesia
terpuruk karena apa yang terjadi di bagian dunia lain. Indonesia
sendiri keadaan ekonominya cukup baik.

"Langkah yang diambil pemerintah ini akan memberi keyakinan kepada
para investor bahwa krisis ini bukan krisis Indonesia." kata Gundy
Cahyadi, ekonom senior di valutas asing Singapura, Ideaglobal.com.

Sementara itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam keterangan pers
tadi malam mengatakan prioritas utama kebijakan pemerintah dalam
menghadapi dampak krisis keuangan global, adalah bagaimana mengamankan
kebutuhan rakyat.

Untuk itulah, pemerintah akan mengamankan dan mempercepat pengeluaran
anggaran belanja yang dibutuhkan untuk menggerakkan roda ekonomi.

Prioritas berikutnya adalah memastikan agar dunia usaha tetap bisa
bergerak serta mengamankan pasar modal.

Kirim email ke