21 November, 2008 - Published 19:15 GMT
 
                
Email kepada teman              Versi cetak
Dominasi AS 'akan berkurang'
 
        
Pengaruh Amerika diperkirakan akan berkurang
Pengaruh Amerika diperkirakan akan berkurang
Laporan intelijen Amerika Serikat menyebutkan dominasi ekonomi,
militer dan politik Amerika Serikat tampaknya akan berkurang selama
dua puluh tahun mendatang.

Dewan Intelijen Nasional, NIC memperkirakan Cina, India dan Rusia akan
semakin menyaingi pengaruh Amerika Serikat.

Laporan itu juga menyebutkan mata uang dolar kemungkinan tidak akan
lagi menjadi mata uang utama dunia.

Dewan Intelijen Nasional, badan yang mengkoordinasikan informasi
rahasia dari semua badan intelijen di Amerika meramalkan bahwa pada
tahun 2025, dunia bisa menjadi semakin berbahaya karena pangan dan air
akan semakin langka.

Namun dalam laporan itu disebutkan bahwa kemungkinan-kemungkinan
tersebut bisa dihindari dan tergantung pada berbagai tindakan yang
diambil oleh para pemimpin dunia.

"Selama dua puluh tahun mendatang selama masa transisi menuju sistem
baru akan dipenuhi dengan resiko," demikian bunyi laporan NIC.

Washington tetap bisa mempertahankan kemajuan militernya, tetapi
kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, proliferasi senjata jarak
jauh dan penggunaan taktik perang dunia maya "akan semakin membatasi
kebebasan Amerika untuk bertindak," kata laporan itu.

Penggunaan senjata nuklir

Namun laporan itu juga menyebutkan Amerika akan tetap menjadi pemain
tunggal yang paling kuat tetapi kurang dominan.

Kekuatan-kekuatan ekonomi baru seperti Cina, India, Rusia, dan Brazil
akan memberikan kompetesi lebih besar bagi Amerika di dalam sistem
internasional yang multi kutub.

Laporan dikeluarkan bersamaan dengan pergantian presiden di negara
tersebut.

Melihat ke tahun 2025, Dewan Intelijen Nasional menggambarkan masa
depan suram tentang pengaruh dan kekuatan Amerika Serikat.

Bagi presiden terpilih Barack Obama, ini adalah masukan yang kurang
menggembirakan.

Laporan itu memperkirakan krisis keuangan saat ini adalah awal awal
dari pergeseran besar dalam perekonomian global.

Peran dolar Amerika sebagai mata uang utama di dunia akan pudar.
Kemakmuran akan berpindah dari Barat ke Timur.

Perseteruan internal di Uni Eropa bisa mengurangi kekuatan raksasa
itu. Perubahan iklim dan sumber daya alam yang menipis kemungkinan
akan memicu konflik di berbagai belahan dunia.

Namun laporan itu menambahkan, apa yang akan terjadi nanti akan
ditentukan oleh tindakan para pemimpin dunia. 

Kirim email ke