22 November, 2008 - Published 13:27 GMT
Email kepada teman Versi cetak
Fatwa larangan yoga di Malaysia
Robin Brant
BBC News, Kuala Lumpur
Yoga
Yoga dianggap memiliki elemen Hindu didalamnya
Warga Islam Malaysia kini dilarang untuk melakukan yoga karena
dikuatirkan bisa menyesatkan ajaran Islam.
Majelis Fatwa Nasional telah mengeluarkan sebuah fatwa yang
memerintahkan umat Islam Malaysia menghindari yoga karena akar Hindunya.
Bagi kebanyakan orang, yoga adalah olahraga untuk menjaga kebugaran
tubuh walau tak sedikit pula yang menempatkan yoga sebagai meditasi
untuk menenangkan pikiran, atau melakukannya sebagai pengalaman spritual.
Namun Majelis Fatwa Nasioanal berpendapat bahwa yoga lebih dari
sekedar kebugaran dan ketenangan pikiran karena elemen agama Hindu
yang melekat di dalamnya.
Saat mengumumkan fatwa tersebut, Ketua Majelis, Abdul Syukur Husin
mengatakan praktek seperti bernyanyi ritual dan hal yang disebutnya
sebagai berdoa adalah tidak tepat dan bisa merusak ajaran Islam.
Fatwa ini tidak mengikat namun sebagian besar warga Malaysia memeluk
agama Islam dan mereka terikat oleh fatwa.
Sembahyang dan yoga
Kenyataannya membantu karena membuat kita lebih sehat dan membuat
orang menjadi lebih sadar akan dirinya
Adam Junid
Kelas yoga di Malaysia sebenarnya lebih banyak diisi oleh warga
non-Muslim keturunan Cina dan India, walaupun di kota-kota besar ada
juga beberapa perempuan Islam yang ikut yoga.
Bagi umat Islam di Malaysia --sama dengan umat Islam lainnya-- hari
mereka dimulai Pukul 5.030 pagi dengan panggilan untuk sembahyang subuh.
Sekelompok umat Islam yang taat terlihat mulai berdatangan ke sebuah
masjid di pinggiran Kuala Lumpur.
Di seberang jalan, sekelompok orang lainnya juga berdatangan ke pusat
kebugaran, dan setiap orang membawa tikar yoga di pundaknya.
Adam Junid adalah salah seorang umat Islam yang melakukan keduanya;
bersembahyang dan beryoga.
Insinyur berusia 30 tahun ini ikut kelas yoga sekali seminggu, dengan
peserta sekitar 30 orang.
"Menurut saya, yoga sama sekali tidak bercampur dengan agama," tuturnya.
"Kenyataannya membantu karena membuat kita lebih sehat dan membuat
orang menjadi lebih sadar akan dirinya."
Adam bisa dikatakan agak unik karena biasanya kaum perempuan yang ikut
berlatih yoga dan bukan umat Islam.
Guru yoganya berulang kali mengatakan bahwa yoga cocok dengan agama
karena membuat seseorang menjadi lebih baik.
Banyak bentuknya
Kuala Lumpur
Mayoritas warga Malaysia adalah umat Islam yang terikat oleh fatwa
Dalam kenyataannya yoga beragam bentuknya. Ada yang melihatnya sebagai
olahraga fisik semata namun ada juga yang melakukannya sebagai proses
pencarian jiwa.
Yang dilakukan Adam Junid cukup serius dengan latihan selama 2 jam,
yang sempat pula saya ikuti.
Latihan yoga yang sempat saya ikuti itu antara lain mencakup latihan
pernafasan dengan bantuan metronome guna mengatur temponya.
Kemudian ada meditasi, yang diikuti dengan pengosongan pikiran selama
setengah jam untuk relaksasi.
Dalam latihan itu beberapa peserta mempertahankan kepala pada posisi
tegak, namun ada juga yang bisa menyentuh punggung dengan kakinya.
"Yoga bisa sejalan dengan agama apapun," kata guru yoga, Mani Sekaran,
kepadaku.
"Atau bisa juga cocok dengan orang yang tidak percaya agama apapun,
karena semata-mata merupakan olahraga," tambahnya.
Pengalaman spritual
Mani Sekaran adalah pendiri Masyarakat Yoga Malaysia. Pria botak itu
amat bugar dan dulu pernah berlatih bela diri.
"Kalau saya ingin latihan untuk mendapat medali emas Olimpiade, entah
saya percaya agama atai tidak, maka itu tak jadi masalah," tambahnya.
"Dengan berdasarkan hal itu, kita bisa menggunakan yoga untuk
meningkatkan apapun yang kita lakukan, entah itu agama atau cuma
spritualitas. Tapi yoga berdiri sendiri."
Dalam kelas yoga yang saya ikuti, akar Hindu dalam yoga disebut satu
kali, namun bagi yang ingin mengikuti pengalaman spritual ada kelas
lainnya.
Agaknya kelas dengan pengalaman spritual itulah yang membuat sejumlah
umat Islam kuatir dengan yoga.
"Jika orang melakukan yoga untuk latihan fisik, saya kira tidak ada
masalah," kata Professor Osman Bakar, dari Lembaga Pengkajian Kemajuan
Studi Islam.
"Banyak warga Muslim mengatakan yoga baik-baik saja, namun mereka
menolak pengabungan kedua hal itu."
"Islam adalah jalan kehidupan. Islam mampu memenuhi kebutuhan umat
Islam, baik itu kebutuhan spritual, kebutuhan intelektual, dan
kebutuhan lainnya. Jadi tidak ada perlu untuk memasukkan elemen dari
luar," tambahnya.
Kelas yang diikuti Adam berakhir dengan diskusi singkat tentang
kesadaran atas diri sendiri, konsentrasi, dan kenapa orang perlu yoga.
Dan Adam menegaskan kepadaku bahwa yoga telah membuatnya menjadi orang
yang lebih baik. Dia menegaskan tidak ada rencana untuk berhenti
latihan yoga