Ada yang bilang, motor habis kena hujan cepat
(langsung) dicuci. Jika didiamkan berhari-hari bisa menimbulkan karat.
Ada juga yang mewanti-wanti, seusai jalan dan mesin masih panas, jangan
langsung diguyur air.Malah tukang ojek lebih parah. Begitu
melihat ada genangan air, kontan berhenti dan motor disiram. Termasuk
mesin sehingga mengeluarkan kepulan asap. Bahkan mesin sengaja
dinyalakan sambil dimasukkan gigi persneling untuk membersihkan pelek.Terus
terang, sampai sekarang belum ada jawaban yang pasti, boleh tidaknya
mesin diguyur kala suhunya masih panas. Agar tidak penasaran, Galan
Ridwan, mantan penasihat teknik tim Suzuki AHRS, menjelaskan kalau
semua teknik cuci seperti di atas bisa dilakukan, mau mesin masih
panas, mati, atau dihidupkan.Menurut Galan, boleh saja suhu
dapur pacu masih panas diguyur air dan tak akan mengubah struktur
material. Sebab, suhu pendingin—air yang disemprotkan—maupun pemanas
(jika steam) masih di bawah batas ukuran. "Lain hal jika suhu
air di bawah minus 0 derajat atau air panas di atas 100 derajat. Itu
yang bisa bikin struktur material komponen mesin berubah sehingga
kinerja mesin jadi tidak normal," papar alumnus IKIP Bandung, jurusan
Teknik Mesin Otomotif.Ia mencontohkan bola-bola laher saat akan ditempatkan
pada bantalan bearing. Jika disiram dengan air minus 10 derajat, komponen itu
akan menciut dan dengan mudah masuk ke rumah bantalan.Jadi,
mesin masih panas, dingin, atau masih hidup boleh diguyur. Kecuali mau
membuka atau kencangkan baut, sebaiknya suhu mesin dalam kondisi normal.Lantas
bagaimana jika badan sudah lelah habis menempuh perjalanan puluhan
kilometer, sementara kondisi motor sudah kotor. Sebenarnya enggak perlu
dicuci dan dilap semua. Ada beberapa bagian penting yang mesti bersih.-
Bersihkan mika lampu depan dan belakang dan panel spidometer, terutama
sisi-sisinya. Karena jika didiamkan mika akan berembun.- Perhatikan teleskopik
shockbreaker depan. Kalau ada percikan lumpur, as suspensi harus dilap karena
jika kotoran terus menempel akan cepat merusak sil shockbreaker.- Shockbreaker
belakang juga harus dilap, terutama model lama. Atau as shock yang enggak ada
penutupnya, kotoran bisa merusak sil.-
Kolong sepatbor belakang harus disemprot dan bersih dari kotoran.
Terutama untuk skubek, lengan ayun yang menyatu sama mesin disiram.
Pengendapan kotoran dikhawatirkan mengganggu kerja lengan ayun dan bisa
membuat karat.
SaLaM HaNgaTBebex Lincah 027B 6318 KMV