hwahahahahaaaa..... d'bales jg gw..!!!!!! hehehehe...

--- On Thu, 6/11/09, ophet <[email protected]> wrote:

From: ophet <[email protected]>
Subject: Re: [BekaKak] Bolehkah Mesin Motor Dicuci Masih Keadaan Panas?
To: [email protected]
Date: Thursday, June 11, 2009, 9:35 AM











    
            
            


      
      
     

Artikel dah lawas...
Sent from my Penjelajah Berry® smartphone from Sinyal pesing ABG (081808807388) 
, Meliar Teruuusss... !From:  Rama Ramadhan 
Date: Thu, 11 Jun 2009 02:34:15 -0700 (PDT)
To: <beka...@yahoogroups .com>
Subject: [BekaKak] Bolehkah Mesin Motor Dicuci Masih Keadaan Panas?
                           Ada yang bilang, motor habis kena hujan cepat 
(langsung) dicuci. Jika didiamkan berhari-hari bisa menimbulkan karat. Ada juga 
yang mewanti-wanti, seusai jalan dan mesin masih panas, jangan langsung diguyur 
air.Malah tukang ojek lebih parah. Begitu melihat ada genangan air, kontan 
berhenti dan motor disiram. Termasuk mesin sehingga mengeluarkan kepulan asap. 
Bahkan mesin sengaja dinyalakan sambil dimasukkan gigi persneling untuk 
membersihkan pelek.Terus terang, sampai sekarang belum ada jawaban yang pasti, 
boleh tidaknya mesin diguyur kala suhunya masih panas. Agar tidak penasaran, 
Galan Ridwan, mantan penasihat teknik tim Suzuki AHRS, menjelaskan kalau semua 
teknik cuci seperti di atas bisa dilakukan, mau mesin masih panas, mati, atau 
dihidupkan.Menurut Galan, boleh saja suhu dapur pacu masih panas diguyur air 
dan tak akan mengubah struktur material. Sebab, suhu pendingin—air yang 
disemprotkan—maupun pemanas (jika steam)
 masih di bawah batas ukuran. "Lain hal jika suhu air di bawah minus 0 derajat 
atau air panas di atas 100 derajat. Itu yang bisa bikin struktur material 
komponen mesin berubah sehingga kinerja mesin jadi tidak normal," papar alumnus 
IKIP Bandung, jurusan Teknik Mesin Otomotif.Ia mencontohkan bola-bola laher 
saat akan ditempatkan pada bantalan bearing. Jika disiram dengan air minus 10 
derajat, komponen itu akan menciut dan dengan mudah masuk ke rumah 
bantalan.Jadi, mesin masih panas, dingin, atau masih hidup boleh diguyur. 
Kecuali mau membuka atau kencangkan baut, sebaiknya suhu mesin dalam kondisi 
normal.Lantas bagaimana jika badan sudah lelah habis menempuh perjalanan 
puluhan kilometer, sementara kondisi motor sudah kotor. Sebenarnya enggak perlu 
dicuci dan dilap semua. Ada beberapa bagian penting yang mesti bersih.- 
Bersihkan mika lampu depan dan belakang dan panel spidometer, terutama 
sisi-sisinya. Karena jika didiamkan mika akan berembun.- Perhatikan
 teleskopik shockbreaker depan. Kalau ada percikan lumpur, as suspensi harus 
dilap karena jika kotoran terus menempel akan cepat merusak sil shockbreaker.- 
Shockbreaker belakang juga harus dilap, terutama model lama. Atau as shock yang 
enggak ada penutupnya, kotoran bisa merusak sil.- Kolong sepatbor belakang 
harus disemprot dan bersih dari kotoran. Terutama untuk skubek, lengan ayun 
yang menyatu sama mesin disiram. Pengendapan kotoran dikhawatirkan mengganggu 
kerja lengan ayun dan bisa membuat karat.




SaLaM HaNgaTBebex Lincah 027B 6318 KMV


                                                   
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke