Ooowww....ya wis.... Bebex Penjelajah*Sent from my Penjelajah * (081808807388)
-----Original Message----- From: "ryolix" <[email protected]> Date: Mon, 15 Jun 2009 11:37:59 To: Bekakak<[email protected]> Subject: Re: [BekaKak] KORBAN MOGE AROGAN AMX bro Barang lom komplit tapi lumayanlah sapatahu ada yg dibutuhkan tersedia.... Aku pending beli knalpot, badan dah kecapean abis miting di client ngetik dari mesin ketik si Berry® -----Original Message----- From: "ophet" <[email protected]> Date: Mon, 15 Jun 2009 11:39:02 To: <[email protected]> Subject: Re: [BekaKak] KORBAN MOGE AROGAN Hehehe... Di IMX...komplit gak sih? Dr segi hrga gmn? Bebex Penjelajah*Sent from my Penjelajah * (081808807388) -----Original Message----- From: "ryolix" <[email protected]> Date: Mon, 15 Jun 2009 09:30:29 To: Bekakak<[email protected]> Subject: Re: [BekaKak] KORBAN MOGE AROGAN Susah kalo lg ga kebelet ngetik dari mesin ketik si Berry® -----Original Message----- From: "ophet" <[email protected]> Date: Mon, 15 Jun 2009 09:24:06 To: <[email protected]> Subject: Re: [BekaKak] KORBAN MOGE AROGAN Tanggung di ludahin... Berakin aje... Bebex Penjelajah*Sent from my Penjelajah * (081808807388) -----Original Message----- From: Agast <[email protected]> Date: Mon, 15 Jun 2009 16:22:48 To: <[email protected]> Subject: Re: [BekaKak] KORBAN MOGE AROGAN ha..ha...ha.....bisa aja nich ki Sampeyan. Pada 15 Juni 2009 16:06, ryolix <[email protected]> menulis: > > > Kalo ketemu... > Mending ludahin duluan > Kalo mereka balaas meludah, cepat cepat mengelak sambil siapin tembakan > ludah baru... > Hehehe > > ngetik dari mesin ketik si Berry® > > ------------------------------ > *From*: Rama Ramadhan > *Date*: Mon, 15 Jun 2009 02:08:54 -0700 (PDT) > *To*: <[email protected]> > *Subject*: Re: [BekaKak] KORBAN MOGE AROGAN > > untung ja bekakak gada yg seperti itu,bkn begitu pa ketum...???? > hehehe.... > > > > > SaLaM HaNgaT > Bebex Lincah 027 > B 6318 KMV > > --- On *Mon, 6/15/09, Agast <[email protected]>* wrote: > > > From: Agast <[email protected]> > Subject: [BekaKak] KORBAN MOGE AROGAN > To: [email protected] > Date: Monday, June 15, 2009, 9:01 AM > > Korban Moge Arogan > Putra Edwin: Saya Melihat Ayah Diludahi dan Dipukul > *Indra Subagja* - detikNews > > *foto: ilustrasi * > *Jakarta* - Geraldino Krisna Akbar (14), putra dari Darmawan Edwin Sudibyo > (51), hanya bisa menangis saat teror pengendara motor gede (moge) terjadi. > Dia dan adik-adiknya, Athaa (7) dan Raditya (4), melihat di depan mata > mereka perlakuan tidak sopan dari para pengendara moge kepada ayah mereka. > > "Ayah diludahi dan dipukul. Kami hanya bisa menangis kesal," kata Akbar > saat berbincang melalui telepon dengan detikcom, Senin (15/6/2009). > > Akbar menuturkan, peristiwa itu bermula saat diberlakukan jalur searah (one > way) di jalur Puncak mengarah ke Jakarta pada Minggu 24 Mei pukul 16.00 WIB. > Saat itu kendaraan milik Edwin sudah sampai di dekat Hotel Bima Cakti. > Sementara rombongan moge dengan dipimpin vorrijder dari kepolisian meminta > didahulukan. Lalu para pengendara lainnya pun meminggirkan kendaraan mereka > ke sisi kiri. > > "Waktu itu karena ayah pikir sudah habis konvoinya, ayah mengambil ke > kanan. Tapi ternyata ada pengendara yang ketinggalan dari rombongan," jelas > siswa SMP kelas 2 ini. > > Rombongan yang tercecer meminta mobil Nissan X-Trail yang ditumpangi > keluarga Edwin menepi kembali ke kiri. "Ayah sudah mau menepi tapi lalu > lintas padat jadi tidak bisa langsung masuk. Kemudian mereka memukul-mukul > mobil," jelas Akbar. > > Karena panik, Edwin memencet klakson. Tapi para pengendara moge justru > tidak terima. "Ada 7-10 orang yang menutup jalan mobil, waktu ayah mau > keluar, pintu mobilnya malah ditahan dan waktu buka kaca mobil ayah malah > ada yang mukul dan diludahi," imbuhnya. > > Insiden yang berlangsung sekitar 10 menit ini kemudian selesai saat seorang > petugas peolisi datang dan memisahkan keributan ini. "Ayah kemudian lapor ke > Polsek Cisarua, tapi motor gede itu sudah hilang, pergi," jelas Akbar yang > merasa trauma dengan kejadian itu. > > Kini, meski sudah beberapa waktu berlalu, Akbar masih menyimpan kenangan > buruk itu. "Kenapa mereka berbuat seperti itu ya?" tanya remaja ini. > > *(ndr/nrl)* > > > >
