Ronda?
Weleh3....

Apanya yg dijagain oom?
Bobo duluan ah, mo ngimpi'in waktu berada di king cross :D

See you oom....

Independent Rider

Powered by TiVoBerry®

-----Original Message-----
From: "Afri Y" <[email protected]>
Date: Mon, 15 Mar 2010 18:09:56 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [BekaKak] Re: [HKCI] (unknown)

Jangan bobo lagi, temenin gue yang lagi ronda di kantor nih... :p


-----
Sent from my BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "TiVo" <[email protected]>
Date: Mon, 15 Mar 2010 18:08:06 
To: Bekakak<[email protected]>
Subject: Re: [BekaKak] Re: [HKCI] (unknown)

Kebangun....
Sampeyan ngirime berisik sih :D

Mo lanjut bobo lg ah...


Independent Rider

Powered by TiVoBerry®

-----Original Message-----
From: "Afri Y" <[email protected]>
Date: Mon, 15 Mar 2010 18:05:00 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [BekaKak] Re: [HKCI] (unknown)

Eh, jam segini masih ada yang nimpalin... Hehehe...


-----
Sent from my BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "TiVo" <[email protected]>
Date: Mon, 15 Mar 2010 18:02:27 
To: Bekakak<[email protected]>
Subject: Re: [BekaKak] Re: [HKCI] (unknown)

Setuju oom
Independent Rider

Powered by TiVoBerry®

-----Original Message-----
From: "Afri Y" <[email protected]>
Date: Mon, 15 Mar 2010 17:53:29 
To: <[email protected]>; [email protected]<[email protected]>
Subject: [BekaKak] Re: [HKCI] (unknown)

Safety riding course yang ada sekarang ini menurut gue salah kaprah. Yang 
diajarkan lebih mengenai masalah teknis tentang cara berkendara dan menguasai 
kendaraan. Ujung-ujungnya ketika sudah menguasai teknik itu malah jadi 
ugal-ugalan dan membahayakan pengendara lain. Padahal menurut gue ada yang 
lebih penting dari itu yaitu tentang cara menguasai emosi di jalan alias tata 
krama selama di jalan. Yang bila dipraktekan di jalan pasti akan safety buat 
diri sendiri maupun orang lain di sekitar kita. Itu kan memang tujuan dari 
safety riding. 

Maaf kalau kurang berkenan. Sekedar celometan dari gue...


Afri


-----
Sent from my BlackBerry®

-----Original Message-----
From: yukie slanky <[email protected]>
Date: Mon, 15 Mar 2010 10:24:34 
To: [email protected]<[email protected]>
Cc: <[email protected]>
Subject: [HKCI] (unknown)



Mohon maaf, saya tidak tau sumber artikel ini, bila ada yang tau mohon 
ditambahkan.

Safety Riding First
Kondisi seperti saat ini
membuat sepeda motor menjadi pilihan paling praktis dan ekonomis
sebagai alat transportasi baik pribadi maupun keluarga. Kemampuan
melalui jalan yang relatif kecil (selap selip) seakan membuat motor
menjadi kendaraan bebas macet dan efektif, sementara itu juga konsumsi
BBM yang sangat irit membuat kendaraan ini sangatlah ekonomis. 
Namun sayang juga ketika demikian mudahnya memperoleh sepeda motor,
tetapi tidak dibarengi dengan kesadaran untuk belajar berkendara dengan
baik dan aman. Masih banyak kita lihat orang mengendarai motor dengan
sekencang-kencangny a, atau sangat lambat dan lain-lain yang
membahayakan dirinya juga orang lain disekitarnya. 
Menurut survey
tim safety riding course, lebih dari 50% kecelakaan sepeda motor
disebabkan oleh faktor manusia itu sendiri, selain faktor kendaraan dan
lingkungan.  
Mungkin disinilah perlunya kita ikut suatu klub motor. Apakah itu klub motor 
sejenis maupun klub motor berbagai merek, yang penting adalah klub yang bisa 
membina kita menjadi bikers yang baik dan tertib. Klub motor yang baik salah 
satunya adalah klub yang peduli dengan keselamatan dan keamanan berkendara. 
Beberapa
klub yang saya kenal, melakukan acara khusus untuk melatih dan memberi
pencerahan tentang keselamatan dan keamanan berkendara. Bahkan untuk
menggelar acara tersebut dilibatkan juga beberapa vendor sebagai
sponsor, yang artinya semua sepakat akan pentingnya keselamatan.  
SafetyRiding! !!! 

Sama
halnya dengan istilah Safety Driving bagi pengguna mobil, istilah
Safety Riding mengacu kepada perilaku berkendara yang secara ideal
harus memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun
orang lain.  
Dalam pelatihan Safety Riding, disajikan dalam teori dan praktek. 
Umumnya
dalam teori dijelaskan seputar keselamatan berkendara, pentingnya
pemanasan tubuh saat hendak berkendara, kesiapan kendaraan, posisi
berkendara yang ideal, dan lain-lain. 

 
Kesiapan berkendara yang diperlukan untuk sepeda motor antara lain: 
1.Sarung
Tangan, sebaiknya memiliki lapisan yang dapat menutupi kedua belah
tangan dan bahan yang dapat menyerap keringat serta tidak licin saat
memegang grip/handle motor.  
2.Jaket,
sebaiknya mampu melindungi seluruh bagian tubuh baik dari terpaan angin
maupun efek negatif kala terjadi benturan baik kecil maupun besar.  
3.Helm
(minimal Half Face), sebaiknya mampu memberikan proteksi lebih kepada
kepala, poin inilah yang selalu dilewatkan oleh tipikal bikers pengguna
helm catok dan sejenisnya.  
4.Sepatu, haruslah mampu memberikan kenyamanan serta keamanan bagi seluruh 
lapisan kaki. 

 
Secara umum untuk pelatihan praktek Safety Riding diajarkan: 
1.Teknik
pengereman dengan hanya mengandalkan rem depan, rem belakang, dan
kombinasi keduanya. Teknik ini untuk membiasakan bikers untuk
membedakan fungsi dua sisi rem saat hendak berhenti ber-akselerasi.  
2.Teknik
slalom dengan cone di lintasan. Teknik ini untuk melihat kemampuan
peserta menikung dengan cepat dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya
dengan asumsi kendaraan sedang melaju di tengah kemacetan.  
3.Teknik
berjalan di lintasan ala bumpy-road, teknik ini untuk membiasakan
bikers untuk memberi kenyamanan saat jalan tidak mulus atau
bergelombang.  
4.Teknik
berkendara di lintasan lurus dan sempit berupa bilah dengan asumsi
kendaraan berjalan di jalan kecil dan diliputi kemacetan. Teknik ini
untuk membiasakan diri bagi bikers untuk tetap dapat melakukan handling
tanpa menurunkan kaki dalam kecepatan rendah.  

Perangkat keamanan semacam decker lutut dan siku plus helm menjadi wajib untuk 
peserta pelatihan Safety Riding. 
Dari
materi-materi seperti inilah diharapkan muncul niatan dari para
pengendara untuk membiasakan diri sendiri memberi upaya keselamatan
berkendara. Gampang-gampang susah, itu ternyata pendapat yang muncul di
benak peserta setelah semua sesi praktek dilapangan dilakukan. Dari
sekian banyak poin yang dipelajari peserta semua memiliki arti
masing-masing dengan kesimpulan bahwa keselamatan berkendara amatlah
dibutuhkan untuk mengurangi angka kecelakaan dijalan. Ya! Semua dimulai
dari diri sendiri, alangkah baiknya jika hasil kursus singkat ini dapat
dibagi dengan rekan-rekan lain sesama pengendara. 
Buktikan
bahwa kita mampu berkendara dengan baik, tidak sembrono, tidak
ugal-ugalan, patuh lalu-lintas, dan menghormati sesama pengguna jalan
serta memberi contoh positif kepada sesama pengguna jalan. 

Safety is Everything, bro!!

 Sumber: Unknowah..



      

Kirim email ke