gilee...relationship pa sarang laba2 tuh bos :)...keliatannya anda
blunder di tabel jenis warehouse dan warehouse, menurut saya
"warehouse" harusnya berisi data yang lebih detail lagi sementara data
local, counter dan export dimasukkan sebagai field keterangan saja,
tapi kalo anda tetap mau spt yg sekarang saran saya tambahkan 1 tabel
lagi misal "warehouse detail" yang berisi field whouse id, id gabungan
product + whouse (utk mengunci saat anda mengupdate data, trim product
+whouse), masuk brg, keluar brg dan stok akhir (tambahkan tgl kl mrasa
perlu)
utk update data, sy rasa anda sudah jagoan tp kl msh bingung sy
sarankan anda pake action queries (make tbl, append n update) utk
mengisi field masuk, keluar n stok...
smoga membantu, tapi kl tidak...salahkan diri anda sendiri knapa
menuruti saran saya...he he he       


big thx

arok


--- In [email protected], "Marc Christoph"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dear Bung Aksan dan suhu lainnya,
> 
>  
> 
> Sekarang yang saya buat adalah seperti di attachment.
> 
> Saat ini saya masih belum dapat menarik data dari beberapa table
tersebut
> untuk menghasilkan stock per gudang/counter per product.
> 
> Apakah kesalahannya pada design database dan tabelnya.  Mohon
pencerahannya.
> 
>  
> 
> Terima kasih
> 
>  
> 
> Best regards,
> 
> Marc


Kirim email ke