Dear Pak Aksan,

 

Benar sekali pak, untuk design id memang menempel pada produk dimana setiap
produk hanya memiliki satu design yang menempel.

 

Mengenai kolom stock, hasil stock adalah : [stock awal periode counter
tersebut] + [total pengiriman selama period eke counter tsb] - [total retur
selama priode ke countr tsb] - [total penjualan selama periode ke counter
tsb]

Oh iya pak, mohon maaf sedikit tertinggal mengenai laporan bahwa sebenarnya
juga ada gudang pusat, jadi kalau saya lihat di software2 accounting yg
multi warehouse biasa dianggap setara dengan counter ya pak ?  Jadi
transaksi pengiriman barang ke counter dianggap sebagai pindah barang antara
gudang/counter yang satu ke gudang/counter yang lain.

Kalau saya coba terapkan sesuai dengan business process yang berjalan saat
ini (saya coba belajar ya pak, mohon di analisa dan di tuntun dan di
koreksi) oleh karena  itu saya kemudian harus membuat table-tabel berikut
(asumsi counter adalah juga bisa sebagai gudang) :

-          Tabel Customer = (customerID, Nama Customer)

-          Tabel pindah barang = ( pindahbarangID, tanggal, dari
counter[counterID], ke counter[counterID] )

-          Tabel pindah barang detail = (pindahbarangdetailID,
pindahbarangID, produkID, Quantity)

-          Tabel penjualan = ( penjualanID, tanggal, dari
counter[counterID], customerID )

-          Tabel Penjualan Detail = (penjualandetailID, penjualanID,
produkID, Quantity)

Dianggap bahwa pengriman barang dan retur barang dapat menggunakan table
pindah barang.

 

Mengenai Laporan 6 pak, jadi harga yang tercantum pada harga produk
merupakan harga yang include PPn, dimana sebagai contoh : contohcempal 18cm
x 18cm dengan harga 9900, maka subtotal =9.900, maka PPn
=[subtotal]-([subtotal]/1.1) = [9900]-[9900/1.1]=[9900]-[9000]=900, dan
total after tax =[subtotal]/1.1 =9900/1.1 =9000, dengan asumsi tax = 10%
maka nilai harga = 100% + 10% = 110% = 1.1.

Ini berdasarkan cara perhitungan yang selama ini kami gunakan pak pada
excel.

 

Mohon dituntun

 

Best regards,

Marc

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of aksan kurdin
Sent: Tuesday, April 22, 2008 9:21 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [belajar-access] Re: contoh database gudang

 

Marc,
dari laporan yang anda berikan, kita bisa membentuk dasar-dasar databasenya.
Jika ada kesempatan, coba browsing mengenai rdbms dan normalisasi,
nerangkannya sih panjang lebar, jadi singkat ke ujung saja, saya ambil dari
lap-001, secara hukum normalisasi, laporan ini terdiri dari tabel-tabel:
- master produk (produkid, produk name)
- master kategori (kategoriid, kategoriname)
- master design (designid, designname)
- master counter (counterid, countername)

untuk master produk, kategori selalu lengket pada setiap jenis produk bukan
? sehingga kategoriid bisa dimasukkan dalam master produk.
untuk design, apakah setiap jenis produk selalu hanya boleh digolongkan
dalam satu design saja ? ataukah nanti lihat di transaksinya baru ditentukan
masuk dalam design yang mana ?
jika setiap produk selalu terkait dengan satu design, maka designid bisa
masuk di master produk, akan tetapi jika design ditentukan pada saat
transaksi di input, maka designid nantinya akan diletakkan di tabel
transaksi. saya anggap kemungkinan pertama, jadi setiap produk sudah
tertentu untuk design tertentu.
-> master produk(produkid, produkname, kategoriid, designid)

Untuk laporan satu, kita butuh tahu angka di total stock setiap couter
berasal dari transaksi apa saja (keluar lewat transaksi apa, masuk lewat
transaksi apa), berarti itu adalah hasil perhitungan dari tabel lain.

Untuk laporan dua, kita simpulkan ini total sales berdasarkan suatu tabel
transaksi penjualan untuk setiap counter.

Untuk laporan tiga, kita simpulkan ini total pengembalian berdasarkan suatu
tabel transaksi pengembelian di setiap counter.

Untuk laporan empat, saya simpulkan :
- kolom stock awal adalah stock di awal periode
- kolom kirim adalah jumlah penerimaan barang di counter yang bersangkutan
- kolom jual adalah jumlah penjualan barang di counter tsb
- kolom harga adalah harga rata-rata penjualan dalam sebulan.

Untuk laporan lima, belum perlu di analisa, karena semuanya adalah hasil
olahan data, bukan transaksi.

Untuk laporan enam, ini mencerminkan tabel transaksi jual.
Coba ajarkan saya bagaimana menurunkan rumus :
- ppn menjadi subtotal - (subtotal/1.1)
- total after tax = subtotal/1.1

(bersambung)

aksan kurdin

On 4/18/08, Marc Christoph <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Dear Bung Aksan,

 

Berikut contoh laporan yang rencana ingin dihasilkan.

 

Best regards,

Marc

.

Error! Filename not specified.







-- 
Aksan Kurdin 

 

Kirim email ke