Saya salut berat sama Bpk. Idealnya setiap penanya seharusnya berusaha membuat dulu semampunya, setelah itu kalau ada lubang2 kecil, bisa ditambal oleh Bpk. Tapi Bpk berusaha memandu sebegitu detail. Semoga ilmu Bpk semakin luas dan bertambah banyak. Thank's.
________________________________ From: Aksan Kurdin <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thu, January 21, 2010 2:16:20 PM Subject: Re: [belajar-access] ini formnya Sori, tanya dulu: * Pending Indent dalam form indent apa maksudnya ? tombol send-nya ngapain ? * di PO, ada unit_price, ada initial_price, bedanya apa ? bukannya sama saja ? * status di indent dan di po mewakili informasi apa ? aksan kurdin Aksan Kurdin wrote: Ok, >jadi prosesnya adalah P. Maulana order barang berdasarkan daftar indent, lalu >ingin mengontrol order outstanding berdasarkan barang yang sudah diterima >dalam proses BPB. >saat ini proses P. Maulana: > >Indent -> Order -> BPB > >Setiap dokumen indent bisa diorder lebih dari satu dokumen PO, tergantung item >mana dulu nih yang mau di order >Setiap dokumen order bisa diterima lebih dari satu dokumen BPB, tergantung >barang mana dulu yang datang. > >Tambahan saya ada disini pak: >Setiap dokumen BPB, bisa terdiri dari lebih satu dokumen 'PO Receipt'. Dokumen >ini refernya selalu hanya kepada satu nomor dokumen order PO saja, sehingga >bisa dikontrol PO mana yang sudah close, mana yang masih outstanding. > >Beri waktu saya sebentar untuk menyusunkan desain relasi tabelnya. >Setelah itu, Insya Allah, saya bantu untuk contoh desain proses berupa entri >PO Receipt yang langsung mengambil dari PO yang masih outstanding. >Mungkin after office hour, ya pak ... > >aksan kurdin > > > >Maulana wrote: > >> >>----- Original Message ----- >>>From: Aksan Kurdin >>>To: belajar-access@ yahoogroups. com >>>Sent: Thursday, January 21, 2010 9:18 AM >>>Subject: Re: [belajar-access] ini formnya >>> >>>Maaf P. Maulana, >>>kita jadi melebar terhadap desain sistem, karena menurut saya penyelesaian >>>pendek tidak memecahkan masalah kalau tidak dikaitkan dengan relasi tabel >>>yang lain, karena yang anda inginkan adalah integritas po dan receipt. >>>Saya melihat dari form data entry, bahwa database anda belum dalam keadaan >>>normal, sehingga menyulitkan pemrograman selanjutnya. >>> >>>Baik, berikut kesimpulan sementara saya terhadap Proses PO, tolong dikoreksi >>>sekali lagi. >>>Saya menganggap bahwa yang ada di form selama ini berada dalam satu tabel, >>>sedangkan kalau di lihat dari field-fieldnya, seyogyanya kalau data tersebut >>>dipecah dalam relasi-relasi sesuai normalisasi. >>> >>>tolong diperiksa: >>> >>> * satu nomor indent untuk satu nomor PO (tidak juga justru disini satu >>> nomor P.O bisa untuk banyak nomor Indent) >>> * satu nomor PO bisa terdiri dari beberapa currency(tidak) , summary >>> total po dikelompokkan berdasarkan currency item-itemnya( tidak), ppn-nya >>> pun per currency(tidak) >>> >>> * discount terdiri dari dua level, level item dan level dokumen (iya) >>> * ppn berlaku untuk satu nomor PO(iya), bukan per item, jika ada item >>> yang tidak kena ppn akan dibuatkan po lain ? >>> * final price dan sub total adalah calculated field, jadi tidak perlu >>> di simpan dalam tabel (disimpan) >>> * order quantity selalu mengambil nilai quantity tabel lain >>> (TINDENT_STATUS) , artinya PO dibuat selalu berdasarkan tabel indent. >>> Adakah kemungkinan PO tidak berdasarkan tabel indent ?(tidak) >>> >>>bisakah capture untuk Indent formnya disertakan juga ? saya lampirkan untuk >>>gambaran >>> >>> >>> >>>untuk sementara, menurut saya relasi tabel-nya seharusnya adalah seperti ini: >>> >>><deleted .. hemat bandwidth> >>> >>> >>>saya lampirkan juga tabel yang saya buat, apakah salah dan mohon dikoreksi >>>kalau salah penempatan >>> >>>Setelah ini baru kita lanjut membahas BPB (apaan sih kepanjangannya ? Bukti >>>Penerimaan Barang ?)(iya betul pak) >>> >>> >>>aksan kurdin >>> >>> >>> >>> >>>Maulana wrote: >>> >>>> >>>> >>>> >>>>> >>>>><deleted .. hemat bandwidth> >>>>>Penjelasannya >>>>>- Nomor Indent berlaku untuk satu Dokumen dan terdiri banyak item >>>>>- Betul Kode Barang >>>>>- Untuk Setiap item berbeda currency bisa (Rp,USD,Euro, SGD, dll) >>>>>- Discount bisa setiap item sendiri atau seluruh dokumen >>>>>- untuk ppn sudah saya set devault 10% tetap apabila tidak ada ppn tinggal >>>>>di ubah pada saat proses >>>>>- [Unit Price] - [Discount]*[ Unit Price]/100 >>>>> - untuk Unit Price saya buatkan event GotFocus dan LostFocus >>>>> - Private Sub UNIT_PRICE_GotFocus () >>>>> Dim varc As Variant >>>>> Dim VARN As Variant >>>>> varc = DLookup("[QTY] ", "TINDENT_STATUS" , "[INDENT_NO] = '" & >>>>>Forms!PURCHASE_ ORDER!INDENT_ NO & "'" & "AND [STORE_KODE] = '" & >>>>>Forms! PURCHASE_ORDER! Store_Kode & "'") >>>>> VARN = DLookup("NAMA_ BARANG", "TBARANG", "STORE_KODE = '" & >>>>>Forms!PURCHASE_ ORDER!Store_ Kode & "'") >>>>> ORDER_QTY = varc >>>>> Nama_Barang = VARN >>>>> End Sub >>>>> >>>>>Private Sub UNIT_PRICE_LostFocu s() >>>>>SUB_TOTAL = SUB_TOTAL + INITIAL_PRICE * ORDER_QTY >>>>>End Sub >>>>- untuk note hanya untuk setiap dokumen >>>>> >>>>><deleted .. hemat bandwidth> >>>>> >>>>>- Bisa satu No BPB banyak No Indent >>>>>- Bisa menerima sekaligus lebih dari satu Supplier maupun P.O >>>>>- Untuk Assieme,POS, Danieli Kode, itu hanya identitas barang untuk Import >>>>>- Currency tidak berganti apabila sudah di P.O lain hal kalau belum/atau >>>>>tidak ada P.O bisa di set sendiri >>>>>- tidak sudah di set apabila ada P.O sudah Automatis harga tercantum, bisa >>>>>juga di input apabila tidak dibuatkan P.O nya >>>> >>>>> >>>>>terimakasih atas pencerahannya >>>>>salam sukses >>>>>Maulana >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> >>>>>Maulana wrote: >>>>> >>>>>>Dear Pakar >>>>>>Maaf ini Formnya saya lupa lampirkan >>>>> >>> > __._,_..___ Reply to sender | Reply to group Messages in this topic (10) Recent Activity: * New Members 12 Visit Your Group Start a New Topic SPAM IS PROHIBITED MARKETPLACE Going Green: Your Yahoo! Groups resource for green living Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use .

