---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 30 Januari 2009 15:40 UTC



** INDONESIA PULANGKAH ROHINGNYA

** KOREA UTARA HENTIKAN PENDEKATAN

** MILITER AMERIKA BUNUH DIRI MENINGKAT 

** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: CINA NIKMATI PERANNYA DAN DISKRIMINASI 
PEREMPUAN DI INDONESIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEREMPUAN DAN DIPLOMASI BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: ROHINGNYA DI SABANG KEMUNGKINAN DIPULANGKAN



* INDONESIA PULANGKAH ROHINGNYA

Indonesia akan memulangkan pengungsi Rohingya asal Myanmar yang terdampar. 
Sekitar dua pekan lalu, sebanyak 174 manusia perahu terdampar di Sabang, Aceh. 
Mereka diduga merupakan bagian ribuan pengungsi yang berlayar mencapai Thailand 
dan diusir kembali ke laut. Pemerintah Jakarta tidak ingin menerima kelompok 
minoritas muslim Myanmar itu karena dinilai mereka mengungsi karena alasan 
ekonomi, bukan politik. Untuk itu pengungsi Rohingya harus kembali. Sementara 
itu, junta militer Myanmar mengumumkan akan mengambil langkah seputar kelompok 
minoritas tersebut, kendati tidak dijelaskan dengan rinci apa langkah itu.


* KOREA UTARA HENTIKAN PENDEKATAN

Korea Utara menghentikan pendekatan dengan Korea Selatan. Seluruh kesepakatan 
politik dan militer dibatalkan, demikian Pyongyang. Perjanjian tersebut 
menyangkut antara lain soal tapal batas laut dan penyatuan keluarga. Menurut 
Korea Utara kesepakatan itu tidaklah berarti lagi, karena Seoul sebelumnya juga 
telah mencoret pakta lainnya. Seoul menyesalkan keputusan Korea Utara itu.  
Secara bersamaan Korea Utara juga menekankan pihaknya akan bersikap tegas 
terhadap segala bentuk pelanggaran tapal batas, terutama di Laut Kuning. Sejak 
tahun 1950 an kedua Korea saling bermusuhan namun ada pula masa-masa kendur. 
Sejak Lee Myung-Bak menjabat presiden Korea Selatan tahun lalu, maka hubungan 
kedua negara membeku. Lee bersikap garis keras terhadap tetangga utaranya, yang 
juga menjadi kontroversi dunia dengan program senjata nuklirnya.


* MILITER AMERIKA BUNUH DIRI MENINGKAT

Tahun lalu ada 143 militer Amerika yang bunuh diri. Menurut kementerian 
pertahanan Amerika Pentagon, jumlah militer yang bunuh diri tidak pernah 
setinggi itu. Pada 2007, sebanyak 115 militer Amerika bunuh diri, sedangkan 
tahun sebelumnya 102 orang. Tidak jelas alasan peningkatan tersebut. Namun 
menurut militer, stres merupakan alasan penting. Hampir sepertiga anggota 
militer yang bunuh diri adalah militer yang bergabung dengan misi di Irak dan 
Afganistan.


* PENJARA SEUMUR HIDUP AULIA POHAN

Jaksa penuntut umum pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tipikor menuntut Aulia 
Pohan mantan deputi gubernur Bank Sentral sekaligus besan presiden SBY, hukuman 
penjara seumur hidup. Ia didakwa menggunakan dana Yayasan Pengembangan 
Perbankan Indonesia YPPI sebesar 100 milyar rupiah guna menyogok anggota DPR 
dan menyewa pengacara untuk membela pejabat Bank Indonesia lainnya yang dituduh 
korupsi. Jaksa menuntut hukuman penjara maksimal seumur hidup untuk Pohan serta 
tiga deputi Bank Indonesia lainnya.


* GELOMBANG PANAS DI AUSTRALIA SELATAN

Gelombang udara panas di Australia Selatan menimbulkan banyak masalah. Di 
Melbourne misalnya, puluhan perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan akibat 
melengkungnya rel kereta. Pemakaian listrik yang meningkat juga meresahkan 
perusahaan energi. Otoritas meminta agar warga Australia jika dimungkinkan 
berhemat dalam menggunakan alat pendingin. Jumlah warga yang harus ditangani 
karena gejala menderita kepanasan meningkat. Jika suhu masih tetap bertahan 40 
derajat celcius maka Australia Selatan merupakan salah satu wilayah dengan 
gelombang panas terparah dalam seratus tahun terakhir.


* SENAT PUTUSKAN MUNDURNYA BLAGOJEVICH

Senat negara bagian Illionis dengan suara bulat sepakat mencopot Rod 
Blagojevich dari jabatan gubernur. Blagojevich konon berniat melelang jabatan 
kursi senat yang ditinggalkan Barack Obama kepada penawar tertinggi. Dengan 
demikian menurut senat Illinois, ia dianggap menyalahgunakan kekuasaan dan 
tidak pantas untuk menduduki jabatannya. Gubernur demokrat itu juga terancam 
hukuman. Blagojevich menyangkal telah melakukan kesalahan.


* PM ERDOGAN DISAMBUT HANGAT DI TURKI

Perdana menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan disambut hangat di negaranya 
setelah meninggalkan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Ia meninggalkan forum 
setelah terlibat perdebatan sengit dengan presiden Israel Shimon Peres. Ketika 
Peres mencoba mempertahankan serangan di Jalur Gaza, Erdogan ingin membalasnya. 
Namun pembicaraannya itu terpotong ketika waktu makan malam tiba. Perdana 
menteri Turki itu juga marah dengan dukungan untuk Peres yang dilontarkan 
peserta. Ketika tiba di bandara Istanbul, ribuan orang menyambutnya dengan 
teriakan. Mereka mengibarkan bendera Turki dan Palestina dan melontarkan slogan 
anti Israel.


* ISLANDIA ANGGOTA UNI EROPA

Islandia dapat menjadi anggota Uni Eropa pada 2011 bersama dengan Kroasia. 
Demikian komisaris Uni Eropa urusan pemekaran, Olli Rehn kepada koran Britania, 
The Guardian. Komisaris Rhen menyatakan sebelumnya keanggotaan Islandia di Uni 
Eropa dapat dipercepat kendati ia tidak menyebutkan jangka waktunya. Akibat 
krisis kredit, dunia perbankan Islandia hancur. Negara itu nyaris bangkrut. 
Menurut jajak pendapat, sebagian besar rakyat mendukung keanggotaan Uni Eropa 
karena dapat memberlakukan mata uang euro. Pemilihan umum yang dipercepat akan 
berlangsung Mei. Setelahnya Islandia akan secara resmi mencalonkan diri untuk 
keanggotaan Uni Eropa.


* PERUSAHAAN JEPANG PHK KARYAWAN

Berbagai perusahaan Jepang mengumumkan kerugian dan pemecatan besar-besaran. 
Konglomerat elektronika NEC memotong 20 ribu kesempatan kerja. Sementara 
Hitachi mencoret tujuh ribu pekerjaan. Kami, perusahaan elektronika Sony dan 
Toshiba mengumumkan kerugian besar. Selain itu, produsen otomotif Honda dan 
Toyota keluar dengan kabar buruk soal perkiraan laba dan penurunan penjualan.


* EPIDEMI KOLERA ZIMBABWE MELUAS

Jumlah orang yang terjangkit kolera di Zimbabwe meningkat menjadi lebih dari 60 
ribu kasus. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia WHO epidemi kolera kali ini 
tidak ditangani dengan baik. Hanya dalam waktu 24 jam terakhir, ada 1500 orang 
terjangkit penyakit itu dan 69 orang tewas. Penyakit itu terus menular karena 
semakin berkurangnya air bersih dan semakin banyak rumah sakit yang tutup. 
Epidemi kolera di Zimbabwe merupakan yang terparah dalam kurun waktu 15 tahun 
terakhir. Di awal tahun 1990an, epidemi kolera menewaskan 10 ribu orang.


* BERITA BURSA

Indeks AEX di Amsterdam dibuka tanpa perubahan berarti dan tetap pada 252,36 
poin. Indeks Nikkei di Tokyo, merugi 3,1 persen pada 7,994.05 poin.

Indeks Dow Jones ditutup dengan kerugian 2.7 persen pada 8149.01 poin. Indeks 
teknologi Nasdaq merugi 3,2 persen pada 1507.84 poin.

Satu euro setara dengan $1.2901
Nilai tukar euro sama dengan Rp 14.800
Satu dolar sama dengan Rp 11.511


* CINA NIKMATI PERANNYA DAN DISKRIMINASI PEREMPUAN DI INDONESIA

Ulasan pers kali ini mengangkat Cina menikmati peran pemimpin dunia dan 
diskriminasi perempuan di Indonesia tetap ada

Harian sore NRC Handelsblad menulis, Cina senang berperan sebagai pemimpin 
dunia. Perdana menteri Cina, Wen Jiabao dan komisi Uni Eropa bertemu di Brussel 
untuk mengatasi krisis keuangan yang juga melanda Cina. Namun dengan 
pertumbuhan ekonomi enam hingga delapan persen pada 2009 serta sektor perbankan 
yang tetap aman dan perusahaan multinasional yang sehat, Cina membuat iri 
negara lain.

Percaya diri Cina tak dapat dihindarkan ketika perdana menteri Wen Jiabao 
secara halus menyindir di Forum Ekonomi di Davos, Swiss. Katanya, sikap warga 
barat yang hanya sedikit menabung serta lebih banyak berbelanja merupakan 
penyebab krisis ekonomi. Pada kesempatan itu Wen juga menyatakan Uni Eropa dan 
Amerika juga harus mencontoh jejak negaranya. Seperti diketahui, Cina 
mengeluarkan rencana stimulasi November lalu. Pemerintah Cina dalam waktu dekat 
akan menurunkan pajak dan memberi subsidi kepada kaum miskin.

Uni Eropa ingin agar Cina meluaskan perannya dalam reformasi badan keuangan 
dunia. Yang tak kalah pentingya, ketua komisi Uni Eropa mendesak agar perdana 
menteri Wen Jiabao secepat mungkin mereformasi ekonomi Cina. Itu diharapkan 
bisa memperbesar konsumsi dan investasi dalam negeri. Itulah yang dianggap 
Brussel cara mencegah kejatuhan ekonomi dunia.

Dengan peran Cina sebagai pemimpin dunia, maka masalah-masalah peka seperti 
surplus perdagangan akibat manipulasi nilai tukar, pelanggaran hak-hak asasi 
manusia serta pendudukan Tibet untuk sementara disingkirkan. Yang paling utama 
adalah soal ekonomi.

Dari Cina kita beralih ke Indonesia. Harian The Jakarta Globe menulis, di 
Indonesia pembicaraan mengenai diskriminasi sudah sangat terbuka dibanding 
dulu. Namun itu hanya sebatas pembicaraan, aksi nyata masih belum dilakukan. 
Demikian anggota komisi nasional kekerasan terhadap perempuan, Komnas Perempuan 
Syamsiah Ahmad.

Syamsiah tidak sepakat dengan data pemerintah bahwa kedudukan perempuan di 
masyarakat mengalami kemajuan. Memang ada kesepakatan untuk mengakhiri 
diskriminasi terhadap perempuan, namun itu tidak mengurangi fakta bahwa 
diskriminasi terhadap perempuan masih terus berlangsung. Untuk mengubahnya 
tidak semudah yang dibayangkan orang.

Menurut Komnas Perempuan, kekerasan terhadap kaum wanita meningkat. Pada 2004 
ada 14.020 kasus, tahun 2007 jumlahnya melonjak menjadi sekitar 25 ribu kasus. 
Kebanyakan terjadi dalam rumah tangga. Walau meningkat, Komnas Perempuan tidak 
punya data sebelum DPR meloloskan UU kekerasan rumah tangga empat tahun lalu. 
Ia beranggapan pemerintah hanya melaporkan kasus yang baik-baik saja. 
Seharusnya data pemerintah juga menyisipkan diksriminasi terhadap perempuan di 
seluruh sektor kehidupan.

Jurang masih terdapat di sektor pendidikan, terutama di daerah pedesaan. 
Sementara kekerasan terhadap pekerja perempuan juga masih menjadi masalah di 
Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Demikian The Jakarta Globe dan sekian pula ulasan pers kali ini.


* PEREMPUAN DAN DIPLOMASI BELANDA

Perempuan itu bercelana panjang, meninggalkan rumahnya di Den Haag, dan naik 
kereta api ke Amsterdam. Puluhan atau mungkin ratusan orang melihatnya. Mereka 
tidak pernah melihat perempuan naik kereta api sendirian, terlebih lagi dibalut 
celana panjang. Kisah yang terjadi tahun 1911 tersebut ada dalam buku Geert 
Mak, diceritakan ulang oleh Menteri Luar Negeri Maxime Verhagen. Kapan seorang 
perempuan menjabat menteri luar negeri Belanda? Lebih jauh laporan redaktur 
politik John Tyler dari Den Haag.

Saat ini, satu dari lima duta besar Belanda di dunia adalah perempuan. Lebih 
penting lagi, separuh calon diplomat dalam program pendidikan kementerian luar 
negeri adalah perempuan. Duta besar Belanda untuk Amerika Serikat, pos paling 
bergengsi dalam kemlu, dijabat seorang perempuan.

Menlu Maxime Verhagen teringat cerita Geert Mak tadi akibat banyaknya perhatian 
terhadap buku baru mengenai diplomat perempuan (lihat kader). Seolah-olah, 
semua orang yang berminat terhadap buku itu, belum pernah melihat seorang duta 
besar perempuan.

Tubuh diplomatik Belanda makin feminin. Apakah ini akan mengubah cara Belanda 
melaksanakan diplomasinya di luar negeri? Mantan Mentri Luar Negeri Ben Bot 
pernah mengatakan, bagi seorang diplomat yang terpenting harus bisa melakukan 
tugas dengan baik, tapi perempuan biasanya memiliki kualitas penting dalam 
melakukan fungsi diplomatik.

Ben Bot: Yang penting jadi diplomat baik dulu. Tapi saya yakin perempuan lebih 
kuat dalam memahami apa yang saya sebut sebagai aspek-aspek kemanusiaan, lalu 
lintas sosial, lebih cermat, dan menciptakan suasana yang baik. Sifat-sifat 
perempuan sangat dibutuhkan dalam diplomasi'. 

Nyonya Ida Veldhuizen, dubes Belanda untuk Organisasi Kerjasama dan Keamanan 
Eropa, telah bertugas selama 40 tahun di kementerian luar negeri. Ia tidak 
setuju bahwa perempuan memberi keuntungan penting sebagai diplomat.

Ida van Veldhuizen: "Menurut saya, seorang perempuan tidak akan dengan 
sendirinya membawa sifat-sifat khusus karena sebagai perempuan anda harus punya 
pengalaman dan pengetahuan sebanyak diplomat pria. Mungkin saja orang 
mengatakan dengan daya tarik perempuan, anda mencapai sesuatu. Tapi pria pun 
juga punya daya tarik dan tidaklah benar hanya dengan daya tarik saja anda bisa 
mencapai kesepakatan. Anda harus punya isi juga'. 

Senyum dan kerlingan 
Memang seorang perempuan tidak bisa mengandalkan senyum atau kerlingan mata 
saja. Tetapi begitu kemampuan diplomasi dikuasai, maka senyuman dan kerlingan 
mata akan banyak membantu. Seseorang akan menduga Timur Tengah merupakan tempat 
sulit bagi diplomat perempuan. Tetapi Marianne van Kwaasteniet yang pernah 
menjabat duta besar Belanda di Yordania tidak setuju.

Marianne van Kwaasteniet: Selama tiga tahun itu saya adalah satu-satunya dubes 
perempuan di lingkungan diplomasi. Rekan pria saya mencapai 60-70 orang. Itu 
malah menguntungkan saya, karena saya jadi menonjol. Setiap orang kenal saya, 
saya langsung kelihatan. Setiap orang menghormati saya. Saya senang sekali.

Seperti koleganya, Nyonya Kwaasteniet tidak setuju dengan bekas menlu Ben Bot, 
bahwa perempuan membawa keahlian khusus dalam kariernya sebagai diplomat. 
Menariknya, ini merupakan pandangan separuh perempuan pada posisi senior di 
kementerian luar negeri Belanda. 

Perintis
Mungkin itu memang sudah bisa diharapkan. Ketika para perempuan ini mengawali 
karier diplomatik mereka, mereka benar-benar perintis. Memperjuangkan persamaan 
dengan diplomat pria. Watak perempuan dianggap tidak terlalu menguntungkan 
dalam diplomasi.

Sekarang kaum perempuan di kementerian luar negeri Belanda memang bukan hal 
aneh lagi. Walau begitu, masih diperlukan waktu 20 tahun lagi, sampai separuh 
jabatan duta besar Belanda dipangku oleh kaum perempuan. Pada saat itu pasti 
akan kelihatan dampak yang dibawa perempuan dalam pentas diplomasi Belanda.


* ROHINGNYA DI SABANG KEMUNGKINAN DIPULANGKAN

Departemen Luar Negri di Pejambon mengatakan 174 orang pengungsi Rohingya atau 
manusia perahu yang saat ini berada di pangkalanan angkatan laut di Sabang, 
adalah migran ekonomi. Artinya mereka pergi meninggalkan negaranya untuk 
mencari kehidupan yang lebih baik. Oleh karena itu, kemungkinan besar, mereka 
akan dikembalikan ke negara asal. Namun UNHCR, yaitu organisasi pengungsi PBB 
tidak bisa memastikan apakah mereka benar-benar migran ekonomi karena 
pemerintah Indonesia tidak memberi akses untuk melakukan penilaian. Demikian 
dikatakan jurubicara UNHCR Indonesia, Anita Restu.

Anita Restu[AR]: Belum ada balasan surat atau jawaban langsung dari Deplu 
kepada UNHCR. Tapi statement dari spokesperson (jurubicara, Red) Deplu katanya 
sudah ada statemen seperti itu. 

Radio Nederland Wereldomroep[RNW]: Deplu hari ini mengeluarkan statemen bahwa 
para Ronghingya itu sebenarnya adalah para migran ekonomi. 

AR: Katanya menurut hasil asessment mereka, mereka itu economic migrants. Tapi 
jurnalis-jurnalis sudah ada yang interviuw langsung dengan Rohingya tersebut 
bahwa mereka itu tidak mendapat perlindungan dari negaranya. Makanya mereka 
pergi dari negaranya secara ilegal memang. 

RNW: Ibu Anita,  juga terbetik berita bahwa Deplu akan merepatriasikan mereka 
ke Myanmar. Bagaimana ini menurut UNHCR hal seperti ini?

AR: UNHCR kan tidak bisa ke sana. UNHCR tidak diberikan akses untuk memberikan 
penilaian. Kalau misalnya Indonesia memaksa memulangkan mereka kalau mereka 
tidak mau, itu sebenarnya tidak boleh ya. 

Seperti IOM punya kebijakan sama dengan UNHCR bahwa kita tidak boleh 
merepatriet boat people atau Rohingya secara paksa, kalau bukan atas permintaan 
mereka ya tidak boleh.

Kecuali ada permintaan voluntary repatriation (repatriasi sukarela, Red),  ya, 
kita IOM mendanai logistiknya, IOM yang biasa bantu. Policy-nya begitu. Tapi 
kalau secara paksa ya tidak boleh menyalahi policy yang ada. 

RNW: Menyalahi hukum internasional begitu ya bu? 

AR: Ya. Kan di international free people itu tidak boleh memulangkan secara 
paksa. 

RNW: Walaupun mereka itu migran ekonomi, mereka tetap tidak boleh direpatriasi 
secara paksa?

AR: Goverment of Indonesia has not given us acces to Sabang ya. Jadi kita nggak 
bisa menginterviuw mereka. Kita tidak tahu persis mereka itu memang migran 
ekonomi atau memang orang-orang yang pergi dari negaranya karena tidak mendapat 
perlindungan. Kalau pemerintah Indonesia mengatakan mereka itu adalah migran 
ekonomi.

Tapi kembali lagi kalau kita lihat sejarah, orang Rohingya ini siapa sih? 
Mereka itu kan minoritas Muslim yang ada di Myanmar yang memang mereka adalah 
orang-orang yang tidak mendapat kewarganegaraan di negaranya sendiri gitu. Jadi 
kalau memang orang itu ingin mencari perlindungan internasional atau mereka itu 
tergolong orang-orang yang mencari suaka, kita tidak boleh memulangkan. Tapi 
kalau migran ekonomi ya bisa saja.

RNW: Jadi kalau kita beranggapan, apa yang dikatakan Deplu itu memang 
seluruhnya benar, bahwa memang mereka itu adalah migran ekonom, maka mereka 
masih bisa dipulangkan secara paksa begitu bu Anita?

AR: Ya, karena kalau yang tergolong orang economic migrants kan bukan orang 
yang meminta perlindungan internasional. Itu orang-orang yang ingin mencari 
perekonomian yang lebih baik di negara lain gitu. Makanya perlu assesment dan 
itu tidak sebentar, tapi assesment itu lama gitu. 

RNW: Dan sejauh ini UNHCR sudah dua kali mengirim surat ke Deplu dan tidak ada 
tanggapan samasekali dari Deplu?

AR: Tidak ada.

RNW: Lalu apa yang bisa dilakukan UNHCR dalam hal ini bu Anita?

AR: UNHCR tidak bisa melakukan apa-apa. Kita tidak bisa langsung menangani 
tanpa ijin pemerintah setempat. Kita kan badan UN memang ada kendalanya juga, 
ada prosedurnya juga. Tidak bisa sembarangan langsung terjun gitu, pokoknya 
harus ada ijin.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke