--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 30 Maret 2009 15:40 UTC ** SERANGAN TEROR DI PAKISTAN ** AKSI TEROR DI PAKISTAN BERAKHIR ** BAKU TEMBAK DI SRILANGKA ** GEMA WARTA; ULASAN PERS: JANGAN LUPAKAN RAKYAT AFGHANISTAN SERTA SATU LEDAKAN KEMUDIAN DANA SITU GINTUNG KOSONG ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AFGHANISTAN PENGHASIL OPIUM TERBESAR DUNIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PARTAI BARU COBA GEBRAK EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KRIMINAL CYBER CINA MERAJARELA ** GEMA WARTA, TOPIK INDONESIA: BANTUAN KORBAN SITU GINTUNG PERLU KOORDINASI ** GEMA WARTA, TOPIK INDONESIA: KAMPANYE SUDAH DUA PEKAN, WARGA MASIH ADEM * SERANGAN TEROR DI PAKISTAN Tentara Pakistan mengepung akademi polisi di Lahore setelah sekelompok teroris mendudukinya. Serangan teroris ini menyebabkan 11 orang tewas. Berita ihwal jumlah korban tewas dan luka-luka bersimpang siur, karena kekacauan selama serangan teror. Media setempat menulis 20 orang tewas, dan 50 luka-luka. Beberapa taruna akademi polisi disandera di gedung tersebut. Para teroris datang pagi dini dengan mengunakan seragam polisi. Saat itu para taruna sedang mengadakan latihan pagi mereka. Awal bulan ini di kawasan sama di Lahore sudah dilakukan serangan terhadap bis yang mengangkut para pemain kriket Srilangka. Serangan ini meminta korban enam polisi Pakistan dan sopir bis tewas. Lebih dari 10 teroris lolos. India, negara tetangga Pakistan mengutuk serangan ini. * AKSI TEROR DI PAKISTAN BERAKHIR Pasukan keamanan Pakistan mengakhiri pendudukan akademi polisi di Lahore oleh pejuang ekstrim. Penyerbuan yang melibatkan helikopter dan mobil berlapis baja, menewaskan 4 orang ekstrimis, 3 lainnya ditahan. Pada pagi hari dini para aktivis menyerbu lembaga pendidikan ini dan menembak membabi buta, mereka menggunakan senjata otomatis dan granat. Menurut sumber militer jatuh korban 40 orang tewas. Lebih dari 80 taruna luka-luka. Serangan di Lahore ini menyerupai serangan di Mumbai November tahun lalu. Negara tetangga India mengecam keras aksi ektrimis ini. * BAKU TEMBAK DI SRILANGKA Dalam baku tembak antara pemerintah dengan Mancan Tamil, 39 pemberontak Macan Tamil tewas, demikian tentara Srilangka. Di lepas pantai Srilangka 4 kapal milik pembangkang Macan Tamil ditenggelamkan, dalam aksi ini 26 pembangkang tewas. Selanjutnya dalam konfrontasi langsung tentara pemerintah dengan Macan Tamil, 13 pembangkang tewas. Jumlah mereka yang tewas kurang jelas karena para wartawan dilarang masuk wilayah ini dan pemerintah menolak mengumumkan jumlah korban di pihak mereka. Tentara Srilangka akhir-akhir ini beraksi melawan gerilyawan Macan Tamil dengan tujuan mengakhiri perang saudara selama 25 tahun. * BENCANA SITU GINTUNG Usaha pencarian korban di Situ Gintung ditingkatkan, 98 orang sudah dinyatakan tewas, 100 masih hilang. Ratusan anggota tim sar dikerahkan, sementara pencarian korban dilanjutkan di sungai Pasanggrahan. Di khawatirkan tidak ada yang akan ditemukan hidup, mayat mereka bisa hanyut di sungai ini. * TRIBUNAL KAMBOJA ADILI TOKOH KHMER MERAH Hari Senin ini proses pengadilan tokoh Khmer Merah Duch dimulai, ia dituduh terlilibat kejahatan perang dan kemanusiaan. Duch dianggap algojo utama rejim Khmer Merah pada tahun 70an. Ia dituduh ikut memusnahkan 15 ribu orang, pria, wanita dan anak-anak di penjara Tuol Sleng. Duch yang kini berusia 66 tahun dan nama aslinya Kaing Guek Eav, Februari lalu sudah tampil di pengadilan namun saat itu hanya berkaitan dengan masalah prosedur saja. * MOGOK DI BANDARA AUSTRALIA Para pengangkat bagasi di beberapa bandara besar Australia mogok. Akibatnya para penumpang berbagai penerbangan domestik dan internasional terpaksa menanti berjam-jam. Para pengangkat bagasi maskapai penerbangan Quantas protes selama setengah hari menentang rencana mengganti bagian bagasi dengan perusahaan lain yang lebih murah. Penumpang di bandara Sydney, Brisbane, Adelaide dan Perth yang merasakan dampak pemogokan ini. * JUMLAH KORBAN KEBAKARAN HUTAN AUSTRALIA Kebakaran hutan di Australia meminta korban lebih rendah. Polisi negara bagian Victoria menurunkan jumlah mereka yang tewas dari 210 ke 173. Angka yang lebih rendah ini antara lain disebabkan, berbagai bagian tubuh ternyata adalah dari seorang korban saja. Selanjutnya bagian mayat yang ditemukan juga ada yang berasal dari hewan. Kebakaran di Australia tenggara berlangsung selama 5 minggu. Dua minggu lalu api terakhir bisa dipadamkan. Lebih dari 2 ribu rumah terbakar habis. * REFERENDUM DI PULAU MAYOTE Pulau Mayote yang terletak di Samudra Hindia akan menjadi bagian dari Prancis. Saat ini pulau tersebut masih berstatus semi autonomi. Dalam referendum 95 persen menyatakan setuju. Pulau Mayote berpenduduk 190 ribu jiwa, mayoritas penganut agama Islam Suni. Sepertiga dari penduduknya adalah pendatang gelap dari pulau-pulau sekitarnya. Mayote yang menjadi bagian Prancis kelak berhak mendapat subsidi Uni Eropa. Kebanyakan penduduk Prancis berkeberatan, Mayote mejadi bagian negara mereka karena diduga Mayote melakukan hal ini hanya untuk mendapat dana. Namun kalau pulau ini menjadi bagian Prancis, maka undang-undang Prancis juga berlaku untuk penduduk yang mayoritas muslim, misalnya undang-undang anti-poligami. * KONPERENSI AFGHANISTAN DI DEN HAAG Persiapan untuk konperensi internasional ini sedang dilakukan di Den Haag. Wilayah udara di kota ini ditutup untuk sebagian besar, besok Selasa selama konperensi berlangsung, larangan ini diperketat sampai sekitar 2 kilometer dan ketinggian 50 kilometer akan ditutup total. Penerbangan biasa ke bandara Schiphol masih diijinkan. Pasukan penjaga perbatasan Marechaussee ditambah untuk mengantar para petinggi asing. Namun menurut panitia penyelenggara, kota Den haag tidak ditutup seratus persen, 5 organisasi diijinkan mengadakan demonstrasi. Perdana menteri Belanda Jan Peter Balkenende Senin malam menjumpai presiden Afghanistan Hamid Karzai dan sekjen PBB Ban Ki-moon untuk mempersiapkan konperensi. Sampai saat ini belum jelas siapa yang akan mewakili Iran, dikabarkan Iran akan mengrim wakil menlu Mahdi Akhounzadeh. * BERITA BURSA Bursa Eropa dibuka dengan rugi, AEX di Amsterdam turun 2,6 persen pada 215 poin. London, Paris dan Frankfurt minus 1,5 dan 2 persen. Nilai nikei di Tokio turun drastis, 4,53 persen pada 8236,08. Posisi ini terutama berkaitan dengan kurs yen yang kuat terhadap dolar. Hal yang sama dialami bursa Asia lainnya. Nilai tukar euro tercatat $ 1,3224 Satu euro sama dengan Rp 15.095 Satu dolar setara dengan Rp 11.455 * JANGAN LUPAKAN RAKYAT AFGHANISTAN SERTA SATU LEDAKAN KEMUDIAN DANA SITU GINTUNG KOSONG Menjelang konperensi Afghanistan di Den Haag Selasa besok, berbagai komentar para pengamat menyorot Afghanistan sebagai masalah internasional, demikian tulis harian Belanda Trouw. Misalnya ihwal kebijakan pemerintah Barack Obama, dan tanggapan sekutu Amerika. Bagaimana sikap Iran ihwal kebijakan Washington. Tapi bagaimana sikap dan perasaan rakyat Afghanistan sendiri? Apa yang menjadi keinginan mereka. Trouw menulis rakyat Afghanistan bisa dibagi dalam berbagai kelompok, minoritas setuju dengan kebijakan Presiden Hamid Karzai yang mendukung haluan baru pemerintah Barack Obama. Namun sebagian besar rakyat Afghanistan kurang setuju dengan politik campur tangan asing. Korupsi pemerintah Hamid Karzai sangat ditentang masyarakat Afghanistan, dan bantuan Amerika yang dikaitkan dengan politik anti korupsi akan merugikan kepentingan-kepentingan kalangan penguasa di Kabul. Trouw kemudian menyinggung rencana pengiriman pasukan tambahan Amerika sebanyak 17 ribu orang. Lawan mereka bukan saja Taliban, namun berbagai kelompok bersenjata yang bergerilya dari satu tempat ke tempat lain. Para pejuang muslim ini kebanyakan orang asing yang tidak takut dengan tentara koalisi Barat yang berjumlah besar. Mereka justru datang membantu Afghanistan karena misi militer tersebut. Jadi aksi-aksi kekerasan terhadap tentara asing tidak berkurang. Kebanyakan rakyat Afghanistan sejak dulu kurang setuju dengan pengiriman pasukan asing ke negara mereka, demikian Trouw. Iran memegang peran kunci dalam penyelesaian masalah Afghanistan. Presiden Obama sudah mengajak Iran untuk rujuk dalam sebuah pesan video. De Volkskrant, koran pagi Belanda menulis, Iran dan Amerika Serikat sudah berunding atas prakarsa Rusia di Moskow. Hasilnya positif. Seorang diplomat Barat menyatakan untuk pertama kali ia optimistis ihwal masa depan Afghanistan. Iran sebenarnya tidak suka dengan Taliban yang membunuh sejumlah diplomatnya tahun 1998. Tapi Teheran terpaksa mendukung Taliban, karena sama-sama anti Amerika Serikat. Dari Afghanistan kita sorot Indonesia, De Volkskrant menurunkan laporan dari Situ Gitung, dengan judul ledakan, kemudian danaunya kering. Laporan ini menggambarkan pengalaman para korban. Misalnya Pak Cecep yang kehilangan rumah, istri dan anak cucunya. Hanya satu anak perempuannya selamat. Juga pak Cepek, yang mencoba menyelematkan istrinya tapi gagal. Kini ia menolak makan dan berbicara dengan para wartawan dan ribuan penonton yang mengganggu pekerjaan timsar. De Volkskrant mengutip seorang anggota timsar, Ibnu Hassan yang menyalahkan keteledoran para penguasa. Tanggul ini tidak pernah diurus. Baik oleh pemda pusat, kota madya dan kecamatan yang sekarang malah saling melempar tanggung jawab. Perawatan yang tidak memadai, dan bukannya hujan deras yang menyebabkan bencana Situ Gintung. Sekian De Volkskrant dan sekian ulasan pers. * AFGHANISTAN PENGHASIL OPIUM TERBESAR DUNIA Membeli seluruh hasil panen bunga madat Papaver sommiferum, mendukung penanaman alternatif atau melegalisasi opium untuk kebutuhan medis. Cara terbaik untuk memerangi masalah narkotika di Afghanistan, sudah menjadi bahan diskusi selama bertahun-tahun. Satu hal jelas, kebijakan pemerintah Amerika Serikat untuk memberantas ladang-ladang opium terbukti tidak efektif. Demikian utusan khusus Amerika untuk Afganistan Richard Holbrooke. Afghanistan tetap menjadi pemasok 90% heroin ilegal di seluruh dunia, dan merupakan sepertiga dari total pemasukan negara tersebut. Laporan redaktur Pieternel Gruppen: "Percuma dan sangat tidak efektif", demikian Holbrooke menjelaskan strategi anti-narkotika yang dilancarkan negaranya, awal minggu ini. Washington sudah membuang 800 juta dolar setiap tahunnya untuk memberantas semua ladang-ladang opium atau madat. Menurut Holbrooke semua itu tidak membuahkan hasil yang diharapkan. "Kami tidak mendapatkan sedikit pun dari kebijakan ini. Sama sekali tidak ada". Kees Homan, dari institut Clingendael di Den Haag, menyambut positif pernyataan Holbrooke ini: Kees Homan: Ini tentu saja suatu kemajuan. Sejak dulu Eropa tidak menyukai kebijakan pemerintah Amerika yang hanya mengandalkan pemusnahan ladang-ladang opium di Afghanistan. Sekarang akan dipilih jalan keluar untuk jangka penjang, dan itu akan menghadapi banyak pula masalah. Para petani di Uruzgan dan wilayah Afghanistan lainnya harus diyakinkan bahwa di jangka panjang buat mereka lebih menguntungkan untuk menanam tanaman lain. Tetapi cara yang ditawarkan Eropa untuk mendukung penanaman hasil bumi yang lain seperti kacang-kacangan, kismis, kunyit tidak mebuahkan hasil yang diharapkan. Tanaman lain tidak begitu bermanfaat seperti opium. Paul Burton, direktur kebijakan dan analisis di Dewan Keamanan dan Pembangunan, berpendapat, melegalisasi opium untuk memproduksi obat bisa menjadi bagian dari solusi masalah obat bius di Afganistan. Ia menilai, lisensi itu bisa mengurangi kekuasaan para raja obat bius. Burton berharap, kebijakan baru Amerika Serikat tentang Afganistan bisa melempangkan jalan bagi prorgam opium untuk obat-obatan Paul Burton: Kami mengusulkan perubahan kebijakan opium Afghanistan, dengan mengijinkan penanaman opium untuk morfin sebagai obat rasa sakit di bawah ijin dan pengawasan yang ketat. Ini memberikan para petani penghasilan yang cukup dari ladang mereka. Kami tidak mengatakan bahwa ini berlaku untuk semau ladang. Tapi sekarang kami ingin mencoba kemajuran formula ini di Afganistan Selatan. Turki yang pernah menjadi sumber heroin ilegal terbesar di barat, telah menjalankan sistem pemberian ijin resmi kepada para petani opium mulai tahun 1970-an. Amerika Serikat memberikan Turki stastu pasar yang diawasi khusus dan tetap mendukung industri di Turki. Menurut Paul Burton, negara-negara lain akan mengambil manfaat apabila Afghanistan mengikuti langkah Turki ini. Paul Burton: Dalam istilah kekurangan global, bila kita mengunjungi sebagian besar rumah sakit di wilayah Shara, Afrika, Amerika Latin dan Asia, maka bisa dilihat sedikit sekali cadangan morfin yang tersedia di negara-negara miskin. Kami mengusulkan agar hasil produksi Afganistan dipasarkan sebagai morfin yang dibeli dari petani dengan harga menguntungkan atau fair trade, sehingga tidak terjadi pertikaian dengan pasar yang ada. Jadi morfin Afghanistan menambah produksi pasar yang sudah ada. Para kritikus mengatakan kurangnya cadagang morfin untuk obat di negara-negara sedang berkembang tidak ada hubungannya dengan kekurangan obat morfin di seluruh dunia. Itu lebih disebabkan birokrasi dan sistim distribusi yang tidak beres. Dan perbandingan dengan situasi di Turki juga dianggap tidak pada tempatnya. menurut mereka yang dibutuhkan adalah introduksi perdagangan opium yang legal di Afghanistan. Para petani yang menanam opium atau madat untuk produski obat harus dilindungi dari panglima perang Afghanistan yang mengamuk, karena sumber penghasilan mereka berkurang drastis. * PARTAI BARU COBA GEBRAK EROPA Anda tidak akan membiarkan partai lokal memerintah sebuah negara, jadi mengapa membiarkan kepentingan nasional mengendalikan Eropa? Itulah pesan yang ingin disampaikan Newropeans, partai pan-Eropa pertama, dalam kampanye Belanda mereka untuk pemilu Eropa yang akan datang. "The revolution starts here, revolusi dimulai di sini," ujar ketua partai Arno Uijlenhoet penuh keyakinan. Laporan redaktur Eropa Perro de Jong Newropeans menyatakan diri sebagai partai pan-Eropa yang pertama. Dalam prakteknya, mereka hanya akan berkampanye di sejumlah negara dan tidak di 27 anggota Uni Eropa. Belanda dan Prancis adalah negara-negara yang penting bagi mereka karena penduduk kedua negara ini menolak Konstitusi Eropa pada 2005. Gelombang sentimen anti-Eropa mendorong sekelompok mantan mahasiswa idealis -- yang pada akhir 1980-an mencoba dan gagal mendirikan gerakan Eropa, sekarang kembali mengaktifkan gerakan tersebut. Mereka membentuk sebuah partai yang sama sekali lepas dari politik nasional, lebih banyak berkomunikasi lewat internet, dan memungkinkan orang memilih kandidat langsung lewat internet atau e-voting. Arno Uijlenhoet, orang nomor satu Newropeans Belanda menyangkal bahwa ia adalah tipe politikus yang tidak diminati pemilih Eropa: pandai bicara, berpendidikan tinggi, dan memakai setelan standar jas abu-abu. [NEWROPEANS CLIP 3 in Exchange 00'15"] "Well, kalau Anda berbicara tentang perubahan, perubahan di berbagai negara dan masyarakat biasanya datang dari kelas menengah. Walaupun begitu, kami akan dengan senang hati berhubungan dengan orang-orang dari kelas di bawah kami." Saat Genting Sekarang adalah saat yang genting bagi Eropa, begitu keyakinan Arno Uijlenhoet. Ia menyatakan mengerti mengapa banyak orang tidak puas dengan Uni Eropa, seiring makin banyaknya wewenang yang diserahkan parlemen nasional kepada Brussels. Tapi ia juga menyatakan, bukan kuantitas Eropa yang penting, tapi kualitasnya. [NEWROPEANS CLIP 1 in Exchange 00'17"] "Tujuan kami bukan kuantitas pemilih, tapi kualitas. Kami ingin Eropa yang lebih baik. Partai-partai nasional-lah yang menginginkan jumlah pemilih lebih banyak. Yang ingin kami lakukan adalah menjadikan kekuatan yang dimiliki Eropa andalan penduduknya. Jadi, tujuan demokrasi bukan kuantitas, tapi kualitas Eropa yang lebih baik." Walaupun begitu, beberapa ide Newropeans dianggap membangkitkan skeptisisme terhadap Eropa. Termasuk ide pajak Eropa. Walaupun Uijlenhoet menekankan pada akhirnya orang tidak perlu membayar pajak lebih banyak. Rakyat Biasa Persoalan lain yang harus dihadapi Uiijlenhoet adalah bagaimana ia bisa menarik perhatian rakyat biasa - penduduk Eropa yang mengekspresikan frustasi mereka terhadap Brussels dan pemerintahan negaranya dengan menaikkan bahu dan tidak mau tahu tentang pemilu Eropa. Sebagian besar penonton yang hadir pada peluncuran Newropeans Belanda adalah teman-teman, saudara, dan tetangga Uijlenhoet. Termasuk seseorang yang memperkenalkan diri sebagai 'rakyat biasa' dan mengajukan pertanyaan kritis sewaktu diskusi publik. [NEWROPEANS CLIP 2 in Exchange 00'26"] "Saya sama sekali tidak setuju dengan mereka. Saya pikir, sangat penting bahwa kita juga membahas isu nasional dalam strategi politik. Kita tidak bisa bilang masalah Eropa lebih penting ketimbang isu nasional. Jika kita mau melibatkan rakyat dalam politik Eropa, kita harus membahas isu nasional." Hidup dan Belajar Arno Uijlenhoet tidak kecil hati atas respon tersebut. Ia menyatakan, targetnya adalah target jangka panjang. Menurutnya, mungkin dibutuhkan dua puluh tahun sebelum pesan Newropeans bisa dimengerti dan sampai pada tujuan. Uijlenhoet menyatakan, targetnya untuk Newropeans Belanda pada pemilihan Juni adalah dua dari 750 kursi Parlemen Eropa. Itu berarti, ia membutuhkan 360,000 suara pemilih Belanda. Dilihat dari peluncuran Newropeans di kota kecil Rosmalen, kelihatannya Uijlenhoet masih harus bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita itu. * KRIMINAL CYBER CINA MERAJARELA Johan van Slooten Sekelompok peneliti Kanada menemukan hampir 1,300 komputer di lebih dari seratus negara telah dimata-matai sebuah jaringan kejahatan cyber yang dijuluki Ghostnet. Walaupun telah dipastikan operasi ini dikelola di Cina, masih belum jelas siapa otak di belakangnya. Sistem komputer di kantor pusat Dalai Lama di India adalah salah satu yang disadap. Laporan redaktur Johan van Slooten: Para peneliti dari Pusat Studi Internasional Munk (Munk Center for International Studies) di Toronto mulai menyelidiki jaringan kerja komputer itu setelah karyawan kantor pusat Dalai Lama di Tibet menemukan bahwa sistem komputer mereka telah disadap. Dipercaya, para hacker berhasil mengambil informasi dari komputer-komputer terinfeksi, termasuk perangkat lunak dan gudang data. Kedutaan Selama penyelidikan ditemukan, bukan hanya komputer Dalai Lama saja yang terinfeksi, tapi juga ratusan sistem lain di berbagai kedutaan, kementrian luar negeri, dan kantor-kantor pemerintah di 103 negara. Menurut spesialis kejahatan cyber Belanda Joran Polak - editor situs kemanan komputer Security.nl - GhostNet menggunakan strategi dasar untuk masuk ke berbagai sistem komputer: cuma mengirim surat elektronik dengan lampiran yang berbunyi: "Ini adalah dokumen menarik, silakan dibuka." Ketika orang-orang membuka dokumen tersebut, virus secara otomatis masuk ke dalam sistim komputer. Itulah masalahnya: orang-orang harus tahu mereka tidak boleh membuka attachment ini. Tampaknya orang-orang tidak waspada akan keamanan jaringan komputer mereka, walaupun mereka bekerja di kedutaan." Cina Para peneliti Pusat Studi Munk di Kanada menemukan bahwa GhostNet dioperasikan dari Cina. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa pemerintah Cinalah yang berada di balik kejahatan itu. Terutama karena sistem komputer Dalai Lama juga termasuk korbannya. Tapi Polak juga ragu: "Ini adalah salah satu bentuk termudah dan tersederhana dari kejahatan cyber. Sedangkan Cina mampu menggunakan sistem yang lebih baik dan lebih canggih jika mereka ingin menyadap sistem komputer negara lain. Toh, di sisi lain bisa saja ini memang strategi Cina. Tidak akan sulit bagi mereka untuk menyatakan: "Cara ini terlalu mudah bagi kami, jika kami benar-benar melakukannya, kami pasti akan menggunakan sistem yang lebih rumit dan canggih." Keuntungan Terlepas dari apakah Cina berada di balik kejahatan ini, pertanyaan utama yang muncul adalah keuntungan apa yang bisa diraih para hacker dari informasi yang mereka curi. Joran Polak menyatakan, ada beberapa kemungkinan: "Kedutaan-kedutaan memproses banyak sekali informasi ekonomi dan politik, yang tentu saja akan jadi informasi sangat berharga bagi para hacker. Tidak hanya itu, informasi pribadi tentang tokoh-tokoh kunci dunia juga bisa jadi sangat menarik untuk para hacker." Belum diketahui kerusakan apa yang ditimbulkan kejahatan ini. Menurut Polak, masalah yang sebenarnya dihadapai 1.295 pemilik komputer yang terinfeksi adalah kurangnya kewaspadaan mereka akan keamanan. Membuka e-mail tidak dikenal adalah hal yang sangat berbahaya, katanya. "Saya harap penelitian ini akan membuka mata mereka yang berkepentingan." www.security.nl <http://www.security.nl> <http://webapp.mcis.utoronto.ca/> * BANTUAN KORBAN SITU GINTUNG PERLU KOORDINASI Intro: Bantuan yang diperlukan untuk korban sekarang adalah pakaian, seperti celana dalam dan sebagainya. Jadi bukan makanan seperti indo mie yang banyak diberikan saat ini. Demikian Dick van der Meij, seorang warga Belanda yang tinggal di Ciputat tentang bencana jebolnya tanggul Situ Gintung. Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) ini menyayangkan tidak adanya koordinasi dalam menangani bantuan. Ikuti keterangan Dick van der Meij kepada Radio Nederland Wereldomroep. Dick van der Meij [DvdM]: Tadi saya dengar ada masih 130 orang yang belum ditemukan. Jadi yang dikhawatirkan sekarang entah di mana mereka sekarang. Hari ini agak sepi, kemarin dan kemarin dulu wah banyak sekali sepertinya wisatawan bencana yang kesini, macet sekali. Dan banyak sekali organisasi SAR yang mau memberikan bantuan-bantuan itu, tapi belum terorganisasi. Jadi ketakutannya itu nanti organisasi saking tidak ada koordinasi. Ini kan koordinasnya kurang, jadi yang diberikan kan misalnya banyak supermi, supermi, supermi melulu. Tapi orang memerlukan lain yang belum mereka dapat. Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Misalnya apa yang mereka perlukan bung Dick? DvdM: Misalnya sarung dan selimut dan barang-barang dan ikan dan barang-barang yang praktis-praktis. Makanan-makanan itu kayanya nggak ada masalah. RNW: Mereka itu ditampung di mana sekarang, di tenda-tenda atau di mana tuh? DvdM: Oh bukan, mereka tinggal di rumah-rumah orang-orang di sekeliling sama di mesjid-mesjid dan lain sebagainya, karena tidak ada ada tempat. RNW: Tidak ada tenda? DvdM: Ada yang tidak bisa sampai ke daerah itu sangking macet-macet. Jadi ini sepertinya kampung-kampung itu kan hilang semuanya. Jadi ini sekarang sepertinya itu satu sungai yang airnya mengalir sedikit-sedikit yang lain-lainnya kosong-kosong. RNW: Oh ya, jadi mereka ini sebenarnya terisolasi juga ya, kalau begitu, hubungan keluar bagaimana itu? DvdM: Daerahnya dekat sekali dengan jalan yang mau ke Ciputat. Jadi kalau mereka mau jalan bisa, sekarang nggak terlalu macet-macet. Tapi sepertinya kemarin cuma kemacetan saja yang bikin masalah. RNW: Ya, karena katanya orang jadi nonton di situ ya? DvdM: Nonton-nonton, wah banyak sekali. Jadi waktu kejadiannya hari Jumat, teman-teman saya langsung ke Makro untuk beli macam-macam untuk kampung di sana, untuk tolong-tolong dan pada waktu itu menggenaskan sekali, mengerikan deh. RNW: Anda sendiri bagaimana? Anda melihat, Anda datang kesana waktu itu, Jumat itu atau banyak membantu juga saya dengar? DvdM: Ya, saya tinggal di sini juga tapi di jalan yang mau ke Pondok Cabe. Jadi saya kira-kira satu kilo dari sana, jadi waktu itu naik ojek untuk melihat. Terus sama teman naik mobil ke Makro untuk belanja-belanja. Pada hari pertama belum begitu macet. Pas waktu itu hari Kamis hujan lebat sekali luarbiasa. Saya belum pernah melihat hujan sehebat itu. Jadi paginya saya ditelpon teman saya dari Universitas UIN katanya Dick bagaimana khabarnya? Saya bilang, lo ada apa? Saya juga nggak tahu menahu apa-apa. Terus katanya ada musibah itu yang di danau. Terus ada teman yang lain pas mau berenang di tempat di dekat sana dan dia bilang ini danaunya kosong Jadi saya naik angkot, naik ojek turun kampung Gunung untuk melihat bagaimana. Terus kelihatannya semua serba hilang dan rusak dan banyak korban dan sebagainya. Yang masih utuh cuma mesjidnya saja. RNW: Terus Anda lakukan apa? DvdM: Saya bikin foto, saya ke kampus UIN kasih lihat foto terus nonton tivinya, saya tilpon sama teman saya Monique dari Belanda. Monique itu punya yayasan kecil untuk tolong orang-orang kalau ada musibah, bicarakan apa yang harus dibelikan dan lain-lain sebagainya. Ada menantunya dia ke kampung sana untuk minta keperluannya apa sebetulnya terus itu dicari, dicatat terus kita ke Makro. Langsung kita serahkan kepada orang-orang yang perlu. RNW: Tapi sekarang masalah yang sangat diperlukan bantuan tadi apa itu, bukan indo mi, indo mi lagi ya? DvdM: Yang praktis-praktis supaya orang bisa ya nanti bangun lagi rumahnya dan sebagainya itu. Seperti yang Saya bilang kan tadi, sepatu bot, celana, celana dalam untuk perempuan, behanya dan kemeja dan semuanya kan mereka hilang semua. Mereka kan sudah sempat mengungsi pada waktu itu mau jebol tapi rumahnya dan semuanya kan hilang, jadi mereka itu tidak memiliki apa-apa. Jadi sekarang kan masih musim hujan, jadi kalau pakaiannya kan nggak mau kering. Perlu pakaian sehari-hari, seragam untuk anaknya dan alat tulis dan semua-semuanya itu. Sekarang penting itu supaya ada koordinasi. RNW: Tapi koordinasi itu harus datang dari mana menurut Anda? DvdM: Kalau kita mau sekarang kan mau pemilu. Jadi sebetulnya harus dari warga sendiri. Kalau ada warga yang ada usulannya itu harus didengarkan. Dari luar ini kan ada yang dari agama, ada yang dari partai politik, ada yang dari luar, ada yang macam-macam. RNW: Berarti ada orang yang mau menyalahgunakan juga atau memanfaatkan kesempatan ini juga ya, untuk kampanye gitu? DvdM: Saya belum lihat, saya harap jangan tapi kita kan nggak tahu. * KAMPANYE SUDAH DUA PEKAN, WARGA MASIH ADEM Pemilu parlemen Indonesia tak sampai dua pekan lagi. Kampanye partai politik kian menggelegar. Tapi bagaimana masyarakat menanggapi semua itu? Berikut laporan berbagai wartawan radio daerah yang dirangkum Argopandoyo Trihanggono, Radio Pelita Kasih, Jakarta. Argopandoyo Trihanggono [ AT ]: Kita akan mendengarkan bagaimana suasana kampanye terbuka pemilihan umum 2009 berdasarkan pantauan rekan-rekan wartawan radio di daerah, kita simak bersama-sama. Kita mulai hasil pengamatan dari rekan wartawan Rachel Bernard Lewi dari Radio Suara Tambolangi, Tana Toraja, kita dengarkan bagaimana antusias rakyat setempat. Kalau dibilang antusiasnya mungkin beda ya dengan tahun-tahun sebelumnya, pemilu sebelumnya, seperti yang terjadi juga sekarang kan lagi masa kampanye tuh, sepertinya warga tidak terlalu tertarik amat untuk mau turut berpartisipasi dalam kampanye-kampanye seperti itu. Yang marak malah caleg-caleg. Semarak menyambut pemilu melalui masa kampanye terbuka tidak bisa mengalahkan semaraknya spanduk atau pun poster-poster para caleg. Dari Sulawesi kita langsung ke Boyolali di pulau Jawa. Kali ini kita akan mempersilahkan hasil pengamatan rekan Muchi dari Radio Jaringan Tanimandiri Boyolali : Ya, namanya di Perdisan masih aman-aman saja, Mas, wer-weran juga hal-hal yang biasa saja. Yang menjadi pandangan saja, pandangan masyarakat kecil yang nonton saja. Tentunya kita juga akan mencoba mengetahui situasi di kota-kota besar dalam menyambut masa kampanye terbuka ini, kita coba ke Semarang. Di sana ada rekan Christian Dedi Wibowo dari Radio Bom FM, Semarang. Kondisi situasinya sih, tidak banyak perbedaan dari hari-hari biasa. Perbedaan hampir nggak ada malah dengan pas sudah mulai kampanye sama belum. Karena liputan saya sendiri, kampanye tidak ada malah di sini. Untuk arak-arakan tidak ada, tapi kalau untuk caleg sendiri yang turun ke calon pemilih dengan sosialisasi tentang cara pencentrengan banyak di sini. Karena mereka punya berbagai alasan yang pertama, karena mereka terkendala dengan dana jadi kalau parpolnya mau mengadakan arak-arakan, jelas tidak mungkin. Jadi dari calegnya pun mereka selain sosialisasi pencontrengan, mereka juga mengharap dukungan dan juga mempromosikan partai yang mengusung mereka. Tapi kalau arak-arakan di jalan itu, memang tidak pernah saya melihat ada. Demikian hasil pantauan Christian Dedi Wibowo, wartawan Radio Bom FM, Semarang. Kita singgah ke Bandung, di sana ada rekan Rony Kurniawan wartawan dari Radio Suara Cibangkong, Bandung. Bagaimana masyarakat Kota Kembang menyambut masa kampanye terbuka pada pemilu tahun 2009 ini, yang sudah bergulir. Kita dengarkan hasil pengamatan dari Rony Kurniawan. Respon di masyarakat pada saat ini, masih cukup tenang-tenang saja, mereka masih kebingungan dalam masalah pencontrengan pemilihan pada tanggal 9 April nanti. Dari beberapa informasi tidak hanya mencontreng melainkan disilang pun juga bisa, dan dalam kolom itu tidak hanya contreng namanya saja tapi nama partainya juga bisa. Di sini tidak terlalu ramai seperti pemilu tahun-tahun kemarin, malah kemarin pas kampanye terbuka itu, di sini mengadakan bazar di Kota Bandung itu. Pada hari pertama itu ada bazar seni tepatnya di lapangan Tegal Lega Bandung, di mana semua partai di sana hadir, dan setiap partai mengadakan konvoi tapi tidak begitu ramai, karena masyarakat itu kurang antusias dengan adanya pawai juga. Mereka masing-masing menjalankan aktivitasnya itu. Demikian rekan Rony Kurniawan, wartawan Suara Cibangkong, Bandung. Seperti yang kita ketahui keramaian masa kampanye terbuka hanya terjadi di hari Jumat dan Sabtu untuk kota Jakarta. Hal ini menunjukan bahwa rutinitas masyarakat tidak pernah terganggu oleh kampanye terbuka dalam suasana pemilihan umum 2009 ini. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
