--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 31 Maret 2009 15:00 UTC ** DUKUNGAN INTERNASIONAL AFGANISTAN ** AL QAEDA TANGGUNGJAWAB SERANGAN LAHORE ** KEADAAN DARURAT DI JOLO, FILIPINA ** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: PENGADILAN DUCH DAN DEMOKRASI INDONESIA ** GEMA TOPIK INTERNASIONAL: LABORATORIUM UTRECHT PELOPOR PEMBIAKAN JARINGAN USUS ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TAK ADA JAMINAN PERANG AKAN BERHENTI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: INDONESIA INGIN BERPERDAN DALAM PERDAMAIAN AFGANISTAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SEMUA PIHAK BANGGA DENGAN KONFERENSI AFGANISTAN DI DEN HAAG * DUKUNGAN INTERNASIONAL AFGANISTAN Terorisme di Afganistan hanya dapat diberantas dengan dukungan internasional. Demikian dikatakan presiden Afganistan, Hamid Karzai dalam pidato pembukaan di KTT internasional soal Afganistan di Den Haag, Belanda. Para wakil dari 70 negara membicarakan masa depan Afganistan. Negara-negara tetangga seperti Pakistan dan Iran memainkan peran penting dalam pemberantasan terorisme, tambah Karzai. Delegasi Iran menyatakan besedia untuk bekerjasama dalam pengembangan dan pembangunan kembali Afganistan. Namun Iran menentang keras pengiriman pasukan tambahan asing ke Afganistan seperti yang diumumkan Amerika Serikat. Menteri luar negeri Amerika Hillary Clinton mengatakan para pejuang Taliban yang melepaskan diri dari kubu ekstrim harus bisa mendapat semacam pengampunan. Selain itu dalam pidatonya tuan rumah menlu Maxime Verhagen mengatakan prioritas utama adalah pembentukan kembali militer dan polisi Afganistan. * AL QAEDA TANGGUNGJAWAB SERANGAN LAHORE Cabang Al Qaeda di Pakistan menyatakan bertanggungjawab atas serangan terhadap akademi polisi di Lahore. Pemimpin cabang tersebut, Baitullah Mehsud mengatakan bahwa ia akan memberikan keterangan soal aksi tersebut. Sekelompok penyerang menyerbu akademi polisi di Lahore. Akibatnya terjadi baku tembak dengan pasukan keamanan selama delapan jam. Delapan anggota polisi dan delapan penyerang tewas. Sementara sumber lain mengatakan ada 40 tewas. Empat penyerang berhasil ditangkap, salah seorang di antaranya adalah warga Afganistan. Otoritas Pakistan menuduh serangan itu dimotori oleh negara lain. Menteri luar negeri Rehman Malik mengatakan Pakistan berada di balik serangan itu untuk menganggu stabilisasi. Sementara itu negara tetangga India yang juga merupakan musuh bebuyutan, mengecam serangan di Lahore. Awal bulan ini di kawasan sama Lahore, terjadi serangan terhadap bis yang mengangkut pemain kriket Srilanka. Serangan tersebut menewaskan enam polisi Pakistan dan supir bis tersebut. * KEADAAN DARURAT DI JOLO, FILIPINA Pemerintah Filipina mengumumkan keadaan darurat di pulau Jolo. Pasalnya, kelompok militan muslim Abu Sayyaf menyandera tiga anggota regu bantuan Palang Merah dan Selasa ini mengancam untuk menewaskan satu di antaranya. Dinas keamanan bersiaga penuh. Pemerintah Filipina menekan Abu Sayyaf agar membatalkan rencana eksekusi salah seorang sandera. Kelompok tersebut menuntut agar pasukan keamanan segera meninggalkan lima kota di Pulau Jolo. Sementara Manila menyatakan tidak dapat memenuhi tuntutan tersebut. Tiga sandera itu adalah seorang perempuan Filipina, seorang warga Swiss dan seorang warga Italia. Mereka diculik Januari lalu ketika berkunjung ke tempat sarana perairan milik Palang Merah. * AMERIKA HAPUS PERANG LAWAN TEROR Amerika Serikat menghapus istilah Perang Melawan Teror. Demikian diungkapkan Menlu Amerika Hillary Clinton sesaat sebelum dimulainya KTT internasional soal Afganistan di Den Haag, Belanda. Perang melawan terorisme diumumkan setelah serangan 11 September 2001 oleh mantan presiden George W Bush. Kelompok-kelompok hak-hak asasi manusia selalu mengkritik istilah tersebut. Menurut mereka, Amerika berlindung dibalik "Perang Terhadap Teror", untuk membenarkan pelanggaran terhadap kemanusiaan. Misalnya seperti yang terjadi di penjara Guantanamo Bay. Clinton mengatakan penghapusan itu bukanlah keputusan resmi pemerintah. Istilah itu tidak lagi dipergunakan secara umum, tambah Clinton. * KTT AFGANISTAN DI DEN HAAG KTT internasional mengenai Afganistan di Den Haag dibuka. Menteri luar negeri Maxime Verhagen dan perdana menteri Jan Peter Balkenende menyampaikan kata sambutan. Mereka menyatakan pentingnya kerjasama yang baik dengan Afganistan. Pertemuan tersebut dihadiri oleh wakil-wakil dari 72 negara di antaranya presiden Afganistan, Hamid Karzai. Dalam pidato pembukaanya Karzai menekankan bantuan dari negara-negara tetangga sangatlah penting untuk memberantas terorisme. Sesaat setelah kedatangannya di Belanda menteri luar negeri Hillary Clinton mengatakan, Amerika menyediakan 40 juta dolar untuk pemilihan umum di Afganistan tahun ini. Menlu Clinton juga mengatakan bahwa Amerika tidak mempunyai rencana untuk berbicara secara terpisah dengan delegasi Iran. Hal itu dilontarkan Clinton sehubungan dengan pemberitaan yang meramalkan pembicaraan itu, atas upaya normalisasi hubungan kedua negara. Selama berlangsungnya pertemuan, ruang udara di Den Haag menjadi tempat terlarang, dan sekitar tigaribu polisi dikerahkan. Selain itu pemeriksaan di perbatasan dengan Belgia dan Jerman juga diperketat. Kendati demikian Den Haag tidaklah tertutup rapat. Lima organisasi diberikan tempat khusus untuk menggelar demonstrasi. * DUA JURNALIS AMERIKA DIADILI DI KORUT Dua jurnalis Amerika yang ditahan di Korea Utara diadili dengan dakwaan melakukan tindakan permusuhan dan memasuki Korea Utara secara ilegal. Demikian dilaporkan kantor berita negara Korea Utara. Tidak dijelaskan lebih lanjut apa yang dimaksud dengan melakukan tindakan permusuhan. Namun menurut media massa Korea Selatan, itu adalah istilah untuk tindakan mata-mata. Kedua jurnalis perempuan tersebut ditangkap ketika berada di pinggir Sungai Tumen, yang merupakan perbatasan antara Korea Utara dan Cina. Mereka dianggap tidak menghiraukan perintah penjaga perbatasan untuk menghentikan pengambilan gambar. Kedua wartawan itu bekerja di sebuah stasiun televisi California. Mereka sedang bertugas meliput warga Korea Utara yang mengungsi ke Cina. * MA BATALKAN VONIS SHARIF Mahkamah Agung Pakistan membatalkan vonis pengadilan sebelumnya yang menyatakan mantan perdana menteri Nawaz Sharif dilarang menduduki jabatan terpilih. Hakim di pengadilan rendah memutuskan hal itu karena Sharif memiliki catatan kejahatan. Mahkamah Agung juga mencabut vonis larangan menduduki jabatan di pemerintahan atas kakak laki-lakinya Shabaz Sharif. Ia akhirnya kembali menduduki jabatannya sebagai perdana menteri di Propinsi Punjab. Vonis terhadap kakak beradik Sharif akhir bulan lalu menimbulkan kemarahan oposisi. Presiden Asif Ali Zardari dianggap turut campur tangan dalam menentukan vonis untuk membungkam kakak beradik Sharif. * RATUSAN PENGUNGSI AFRIKA HILANG Ratusan pengungsi perahu Afrika hilang setelah perahu mereka mengalami kerusakan di lepas pantai Libya. Setidaknya satu perahu dengan 250 penumpang tenggelam. Dikabarkan, perahu kedua dengan 300 pengungsi juga mengalami nasib sama. Menurut beberapa sumber, ada dua perahu lain yang juga mengalami kerusakan. Sekitar 20 pengungsi berhasil diselamatkan. Sementara 21 lainnya dipastikan tewas, di antaranya adalah pengungsi dari Mesir, Palestina dan Tunisia. Dikhawatirkan jumlah korban tewas terus bertambah. Sementara perahu lainnya yang mengalami kerusakan diselamatkan oleh angkatan laut Italia. Kapal-kapal sarat pengungsi itu berangkat dari Tripoli menuju Italia. Sekitar 30 kilometer dari pantai Libya, perahu mereka terjebak masalah. * DUCH MINTA MAAF Di hadapan tribunal Kamboja, pentolan Khmer Merah Duch meminta maaf atas perbuatannya. Saat pemerintahan Khmer Merah, Duch menjabat kepala pusat interogasi S21. Ia dianggap bertanggungjawab atas penyiksaan dan eksekusi ribuan tahanan. Selama berlangsungnya proses pengadilan Duch meminta maaf terhadap keluarga korban dan ia berharap suatu saat dapat dimaafkan. Untuk pertama kalinya Duch secara umum mengakui tanggungjawabnya atas kekejaman yang dilakukan. Sampai sejauh ini Duch tetap bersikeras bahwa ia hanya mengikuti perintah. Duch atau Kaing Guek Eav, adalah satu dari lima pemimpin Khmer Merah yang ditahan oleh tribunal. Rejim tersebut antara tahun 1975 dan 1979 diperkirakan menewaskan dua juta warga. * BERITA BURSA Setelah kerugian berat Senin, lantai bursa Eropa dibuka dengan keuntungan. Indeks AEX dibuka dengan keuntungan dua persen pada 215 poin. Indeks Tokyo, kembali ditutup dengan kerugian dengan 1,5 persen pada 8.109,53 poin. Nilai tukar euro tercatat $1,329 Satu euro sama dengan Rp 15.278 Satu dolar setara dengan Rp 11.491 * PENGADILAN DUCH DAN DEMOKRASI INDONESIA Ulasan pers kali ini mengulas soal demokrasi di Indonesia menjelang pemilihan umum dan pengadilan terhadap pentolan Khmer Merah. Harian Algemeen Dagblad menulis, Tribunal Kamboja memulai proses peradilan terhadap para pentolan Khmer Merah. Orang pertama yang muncul di pengadilan adalah ketua penjara S21 di Phnom Penh, Kaing Guek Eav atau dikenal dengan julukan Duch. Rejim komunis Khmer Merah memerintah penuh kekejaman dari 1975 hingga 1979. Di kamp penyiksaan Tuol Seng saja, yang dipimpin Duch, setidaknya ada 16 ribu pria, perempuan dan anak-anak yang terbunuh. Jumlah total korban tewas mencapai 1,7 juta orang. Duch merupakan orang pertama dari lima pemimpin Khmer Merah yang diseret ke pengadilan. Ia juga merupakan satu-satunya pentolan Khmer Merah yang menyatakan penyesalannya. Pendirian tribunal Khmer Merah sempat tertunda selama lima tahun. Setelah lama tarik ulur Kamboja akhirnya mencapai kesepakatan dengan PBB dan hakim-hakim luar negeri. Sayangnya, pemimpin terpenting Pol Pot yang juga dijuluki Saudara laki-laki nomor satu, tidak dapat diadili karena sudah meninggal di hutan tahun 1998. Rakyat Kamboja harus menanti selama 30 tahun. Ruang pengadilan tribunal yang dengan kapasitas 500 tempat duduk, dijejali pengunjung, Senin kemarin. Dari Kamboja kita beralih ke masalah demokrasi di Indonesia Situs Asia Sentinel menulis sulit dipercaya menghadapi pemilu legislatif 9 April mendatang Indonesia akhirnya dikatakan bisa mencapai demokrasi yang baik, dan bahkan bersinar di antara negara-negara tetangga. Sebanyak hampir 40 partai mengikuti pemilihan legislatif kali ini, pertanyaan mendasar adalah apa yang akan terjadi setelah pemilihan legislatif berakhir. Masalahnya tidaklah semudah yang dibayangkan. Percaturan politik akan menghadapi masa sulit. DI bawah UU pemilihan umum, sebuah partai tidak dapat mencalonkan presiden, kecuali jika merebut 20 persen kursi DPR atau mencapai 25 persen suara dalam pemilihan legislatif. Satu-satunya partai yang diramalkan dapat mencapai jumlah itu adalah Partai Demokrat milik presiden SBY. Sementara tiga partai lainnya Golkar, PDI P dan Gerindra, partai sayap kanan milik mantan jenderal Prabowo Soebianto mencoba untuk membentuk koalisi guna mencapai batas 20 persen untuk mencalonkan presiden. Sementara itu partai-partai islam juga memegang peran penting terutama Partai Keadilan Sejahtera PKS yang popularitasnya meningkat setelah 2004. Jurubicara presiden SBY mengatakan dukungan terhadap UU Anti pornografi dan pornoaksi merupakan suatu isyarat simbolis presiden akan dukungannya terhadap kelompok islam. Kendati ada kekhawatiran, akan adanya kecurangan dalam daftar pemilih di Jawa Timur dan ketegangan etnis di Papua, demokrasi di Indonesia masih lebih maju dibanding negara-negara tetangga lainnya. Partai Demokrat diramalkan akan mencapai suara terbanyak. Namun jika itu gagal maka ancaman koalisi Parta Demokrat dan PKS diramalkan akan nyata. PKS telah membangun dukungan akan upaya meleburkan masyarakat islam ke masyarakat plural Indonesia serta berjanji untuk memberantas korupsi. Demikian situs Asia Sentinel dan sekian pula ulasan pers kali ini. * LABORATORIUM UTRECHT PELOPOR PEMBIAKAN JARINGAN USUS Jaringan usus dibiakkan di laboratorium. Itulah penemuan institut penelitian Utrecht. Bahan dasarnya adalah sel induk yang diambil dari usus pasien bersangkutan. Berkat penemuan ini, dalam beberapa tahun lagi, penderita penyakit usus akan bisa tertolong. Untuk sekarang yang dibiakkan adalah sel usus tikus. Tetapi menurut para peneliti, teknik pembiakan ini juga bisa diterapkan pada manusia. Jaringan usus tumbuh pesat; ukurannya bisa lima kali lipat dalam seminggu saja. Dalam beberapa tahun lagi, metode ini bisa diterapkan pada terapi gen. Menurut Hans Clevers, pemimpin proyek penelitian sel induk usus, penemuan ini merupakan langkah penting dalam penelitian sel induk. Menurut Clevers terapan teknologi baru dalam terapi gen adalah sebagai berikut: "Karena terapi sinar X atau karena penolakan sel baru, bagian dalam usus itu rusak atau tidak berfungsi lagi. Karena itu harus diganti. Sekarang kami capai kemajuan luar biasa dalam upaya mengobati pasien dengan jaringan usus yang dibuat dari sel induk mereka sendiri." Beberapa minggu Keuntungan medisnya luar biasa. Karena jaringan usus dibiakkan dari sel induk yang tidak asing bagi tubuh si pasien, maka penolakan tidak akan terjadi. Ini berarti seorang dokter tidak perlu takut lagi membuang jaringan tumor secara drastis; karena jaringan usus yang baru dan sehat tersedia dalam beberapa minggu. Para peneliti di Utrecht bisa dikatakan 'beruntung' karena jangka waktu pendek itu disebabkan regenerasi jaringan usus yang berjalan sangat cepat. Setiap manusia memproduksi 200 gram sel usus setiap hari yang kemudian diganti dalam waktu lima hari. Kecepatan ini membuat usus menjadi calon unggulan untuk membiakkan jaringan baru dari sel induk usus. Seperti tanaman Tim Utrecht selanjutnya menemukan tempat pembiakan yang cocok dan faktor-faktor pertumbuhan yang baik sehingga sel bisa berkembang biak di luar tubuh. "Jadi", Hans Clevers bercanda, "seperti tanaman harus dirawat. Kalau keadaannya baik dia akan tumbuh." Yang masih merupakan tantangan adalah menemukan sel induk yang dibutuhkan di jaringan usus, tapi dalam hal ini tim Utrecht dapat mengandalkan penelitian sebelumnya yang dilakukan laboratorium Hubrecht: "Selama 10 tahun kami meneliti kaitan antara kanker yang tumbuh dalam usus dan regenerasi usus yang sehat. Kami melakukan experimen canggih dan itu menghasilkan apa yang kami sebut 'zat putih telur khusus'. Zat putih telur ini disebut LGF5, yang dimiliki oleh setiap sel induk usus di lapisan luarnya. Ini berati kami benar-benar dapat mendeteksi sel dan melihatnya di bawah mikroskop." Keberhasilan Hans Clevers bersama timnya sebenarnya lebih besar lagi: metode pembiakan ternyata dapat diterapkan pada jaringan lain. Laboratoriumnya membiakkan jaringan lambung selama beberapa bulan. * TAK ADA JAMINAN PERANG AKAN BERHENTI Januari lalu komando tentara Belanda di Uruzgan - Afghanistan selatan, masuk ke lembah Baluchi dengan 800 tentara. Lembah Baluchi yang merupakan sarang kerusuhan antar suku dipakai oleh gerilyawan Taliban. Seorang penengah Afghan menunggu perkembangan dari serbuan ini. Apakah serbuan tersebut akan menyebabkan pemberontakan dari penduduk lokal ? Perundingannya selama ini baik dengan kalangan diplomat di Kamp Holland maupun penduduk lokal, potisip. "Percayalah pada para pemimpin suku dan penengah seperti saya", ujarnya. Kami sampaikan laporan koresponden Bette Dam di Afghanistan dan Pakistan. Penengah ini mau diwawancara lewat telepon dengan syarat namanya tidak disebut. Masih bahaya kalau diasosiasikan dengan pasukan Belanda. Bisa-bisa dia akan menerima surat ancaman mati yang ditanda-tangani pemimpin Taliban Mullah Omar. Si penengah itu - sebuat saja namanya Abdul, merupakan penengah penting antara pasukan Belanda dengan penduduk lokal. Tapi pengaruhnya tidak begitu besar, tambahnya langsung. Pengaruh yang paling besar adalah seorang pemimpin suku yang misterius yang ditakuti semua orang. Melibatkan mantan tokoh Taliban ini, punya risiko besar. "Namanya sangat dirahasiakan. Saya tidak bisa menyebutnya, karena menyangkut keamanannya", kata Abdul. Abdul jemu dengan aksi-aksi razzia yang dilakukan oleh militer selama bertahun-tahun karena tidak menghasilkan ketentraman di Lembah Baluchi. Tahun lalu ia memutuskan untuk melibatkan diri. "Saya rasa penduduk lokal Afghanistan jemu berperang dan mereka mau bekerja sama dalam proses perundingan", tegas Abdul. Bagaimana anda berperan sebagai penengah antara pasukan Belanda dan penduduk lokal ? "Saya selalu punya orang-orang yang bertugas di lembah Baluchi. Itulah sebabnya mereka percaya pada saya disini. Dari balik layar selama setahun saya ikut berunding dengan para pemimpin suku dan tokoh-tokoh penting lain disini. Pasukan Belanda memainkan peranan penting. Gubernur Hamdan dan komandan polisi juga bekerja keras untuk menciptakan perdamaian". Apa yang ditawarkan pasukan Belanda kepada penduduk lokal Afghan yang anda wakili, uang atau yang lain ? "Penduduk lokal di lembah Baluchi tidak menerima imbalan apapun secara konkrit atas kerjasama mereka. Kami katakan kepada mereka : kalau anda menginginkan perdamaian yang langgeng, anda harus juga berkorban. Itu tidak pernah berhasil. Penduduk lokal harus diberi proyek, seperti membangun sekolah, jalan dan rumah sakit. Pasukan Belanda berjanji akan melakukan hal itu dalam waktu dekat. Saya yakin 100%, pasukan Belanda akan memenuhi janji mereka". Bagaimana anda berhubungan dengan orang-orang Afghan ? "Terutama dengan berbicara. Lambat laun semakin banyak pemimpin suku yang muncul. Saya rasa bagaimanapun juga saya bisa meyakinkan mereka. Banyak dari mereka terlibat dalam peperangan, dalam bentuk apapun. Mereka juga berperang dengan pasukan Belanda. Sikap permusuhan di lembah Baluchi sangat peka. Setiap kali saya bertanya kepada mereka : jangan biarkan anak-anakmu juga berperang melawan musuh. Jangan ! Ini bukan pemecahannya". Ketika pasukan Belanda melakukan operasi Januari lalu, kelihatannya tidak ada tembak-menembak ? "Memang, para pemimpin suku nampaknya menepati janji dan para pemimpin suku juga melarang anak-anak mereka. Tidak ada jaminan hitam diatas putih bahwa para pemimpin suku itu akan memenuhi imbauan saya. Hal itu saya sadari dan sayapun cemas. Tapi saya percaya akan janji mereka. Bisa saja karena kesepakatan kami itu perlawanan terhadap pasukan Belanda berkurang. Tapi tentu saya tidak tahu pasti". Apakah sekarang akan terus aman ? "Stabilitas 100% hanya ada kalau semua berkorban yaitu gubernur, komandan polisi dan pasukan Belanda. Setelah berunding selama bertahun-tahun mereka harus tetap berbicara dengan para pemimpin suku maupun saya sebagai penengah. Hanya itulah jaminan agar supaya bisa berhasil. Salah satu agenda dalam konperensi Afghanistan di Den Haag adalah apa yang disebut dengan "comprehensive approach" pendekatan semua pihak. Yang dimaksud adalah lewat militer, perundingan diplomatik dan bantuan pembangunan. Koresponden Bette Dam menyebut contoh di Uruzgan - Afghanistan selatan dimana pasukan Belanda merupakan bagian dari missi perdamaian internasional ISAF. * INDONESIA INGIN BERPERDAN DALAM PERDAMAIAN AFGANISTAN Selasa ini di Den Haag diselenggarakan konperensi internasional untuk Afghanistan yang diikuti 72 negara termasuk Indonesia. Pemerintah Indonesia diwakili wakil menteri luar negeri, Triyono Wibowo. Tujuan keikutsertaan Indonesia dalam konperensi ini adalah untuk menunjukkan komitmen serta bahwa Indonesia selalu bersedia ikut serta dalam upaya perdamaian internasional. Ikuti keterangan wamenlu kepada Radio Nederland Wereldomroep: Triyono Wibowo [ TW ]: Barangkali ada dua hal yang perlu kita garis bawahi satu, masalah Afghanistan memang menjadi satu isu internasional yang menonjol saat ini. Jadi sebagai negara yang memang sejak awal selalu sesuai dengan konstitusinya, selalu ingin terlibat dalam masalah-masalah internasional maka Indonesia terpanggil untuk itu. Yang kedua adalah bahwa pertemuan ini adalah salah satu dari rangkaian international conference yang diadakan oleh PBB untuk mencari solusi terhadap permasalahan di Afghanistan. Jadi sebelum ini ada pertemuan di Paris, pada bulan Juni tahun lalu kemudian di London dan Bonn. Radio Nederland Wereldomroep [ RNW ]: Indonesia juga ikut? TW: Ya, Indonesia selalu ikut hadir pada pertemuan-pertemuan itu. Hanya bedanya pertemuan kali ini di Den-Haag adalah bukan pleadging conference seperti di Paris tahun lalu, pleadging conference artinya masing-masing negara yang hadir itu menawarkan bentuk bantuan apa yang bisa diberikan dalam rangka rehabilitasi dan rekonstruksi politik maupun ekonomi di Afghanistan. Tapi pertemuan kali ini hanya untuk menunjukkan komitmen internasional, komitmen masyarakat internasional terhadap upaya pembangunan kembali Afghanistan. RNW: Saya lihat itu ada 70 negara yang diundang pak ya, kira-kira kenapa Indonesia diundang? Karena negara berkembangnya, karena negara Islamnya atau bagaimana? TW: Bukan, samasekali tidak ada kaitannya dengan Indonesia sebagai penduduk atau negara Islam. Lebih kepada komitmen Indonesia selama ini, khususnya dalam dua tahun terakhir ketika kita menjadi anggota Dewan Keamanan PBB, di mana kita, Indonesia muncul sebagai sebuah negara yang dikonsider sebagai consensus builder jadi membangun konsensus. Kita tahu bahwa tekanan sekarang ini kepada upaya Afgahnistan adalah bagaimana upaya penyelesaian Afghanistan dilihat dalam konteks regional, yaitu menyertakan negara-negara di kawasan regional, untuk ikut serta di dalam pembangunan kembali atau pemulihan stabilitas di Afghanistan. Nah, Indonesia memang saat ini seperti kita ketahui menonjol sekali di dalam upaya-upaya internasional. Contoh misalnya kita diundang ke G20. Sekarang OECD pun pun mengundang kita sebagai partisipasi sebagai anggota OECD dan sebagainya. Jadi barangkali memang bobot diplomasi Indonesia, bobot Indonesia sendiri yang sekarang sudah mulai diperhatikan oleh internasional. RNW: Dalam wawancaranya dengan Radio Nederland, ada mantan dubes Pakistan di Kabul, dia mengatakan sebenarnya katanya untuk berdialog dengan Taliban itu nggak mungkinlah katanya. Tapi mungkin juga bisa katanya, Taliban pasti ada syaratnya. Syaratnya itu kalau memang pasukan asing itu ditarik dan kalau toh mereka tidak ditarik mereka menyebut menginginkan negara-negara tertentu yang boleh menjadi penjaga perdamaian di sana. Disebut juga salah satu Indonesia pak, kira-kira Indonesia bersedia nantinya atau bagaimana terlalu jauh berbicara soal itu? TW: Pertemuan ini sendiri masih akan menjajaki, langkah-langkah berikut dari upaya kedepan dalam penyelesian masalah Afghanistan. Hanya memang yang selalu ditekankan Indonesia adalah adanya ownership dari rakyat dan pemerintah Afghanistan dalam setiap upaya itu. Apa pun penyelesaian yang akan ditempuh oleh masyarakat internasional itu harus diawaki oleh Afghanistan. Artinya pihak rakyat dan pemerintah Afghanistan berada di travingsite. Nah kita masyarakat internasional hanya membantu mensukseskan upaya dari pemerintah dan rakyat Afghanistan dalam mencari penyelesaian solusi terhadap mereka sendiri. Komitmen Indonesia selalu di dalam upaya penyelesaian di mana-mana, kita selalu aktif berpartisipasi, tapi kita melakukan itu hanya apabila itu merupakan keputusan dari PBB. Nah, yang terjadi sekarang di Afghanistan bukan pada bendera PBB tapi di ISAF, International Security Assistance Force. RNW: Tapi apakah Indonesia sendiri, bapak membawa harapan-harapan tertentu, mungkin dari pak menlu atau presiden atau pemerintah untuk konperensi ini? TW: Kehadiran kita di pertemuan di Den Haag ini adalah untuk menunjukkan bahwa komitmen Indonesia, pertama dan bahwa Indonesia akan selalu ikut serta di dalam upaya internasional untuk mencari penyelesaian secara damai yang baik untuk Afghanistan. * SEMUA PIHAK BANGGA DENGAN KONFERENSI AFGANISTAN DI DEN HAAG Penjagaan sangat ketat sempat menimbulkan kejengkelan tapi penduduk kota Den Haag juga bangga menjadi tuan rumah Konperensi Internasional Afghanistan yang dihadiri 72 negara, ribuan wartawan , dijaga 3500 polisi dan menghabiskan 4 juta Euro. Wakil menlu Triyono Wibowo juga bangga bahwa Indonesia selalu diundang dalam perundingan internasional bagi Afghanistan. Demikian kesan rekan Bari Muchtar yang meliput World Forum Afghanistan di Den Haag. Bari Muchtar (BM): Luar biasa memang situasinya. Bagi Den Haag bisa dikatakan bersejarah, karena memang ini disebut konferensi KTT tentang Afganistan yang dihadiri oleh 72 negara. Terus juga organisasi-organisasi internasional. Keamanannya luar biasa. Di kawasan di mana terletak Gedung World Forum Centre, tempat diadakan konferensi itu,` disterilkan. Sekali-sekali di atas ini ada helikopter berkeliling. Ini memang betul-betul luar biasa. Polisi bermotor di mana-mana dan mobil-mobil mengangkut tamu-tamu. Antara lain tamu yang sangat penting yaitu presiden Afganistan Hamid Karzai, selalu dijaga dengan ketat. Dan para wartawan banyak sekali. Itu kesan saya. Radio Nederland Wereldomroep (RNW): Mengeni penjagaan yang begitu ketat di kota Den Haag itu, apakah tidak mempersulit anda untuk melakukan tugas memberikan liputan? BM: Sedikit lah begitu. Untuk masuk pers itu ada pintu tertentu. Katanya ini warnanya kuning( red : warna bagde wartawan) maka anda harus lewat sana. Jadi saya harus keliling jauh lagi begitu. Jadi cukup menyulitkan bagi saya. Dan bagi penduduk Den Haag yang saya dengar di samping yang bangga, banyak juga yang mengeluh. Katanya, kenapa ini tidak diadakan saja di bandara Schiphol supaya tidak mengganggu. Jadi begitu tamu datang langsung saja ada konferensi di sana tidak perlu menganggu hingga ditutup jalan-jalan, katanya. Tapi banyak juga penduduk Den Haag yang bangga bahwa Den Haag memang sebagai kota perdamaian karena ada juga Mahkamah Internasional Yugoslavia antara lain dan juga Mahkamah Pidana. Jadi ini katakanlah pusat hukumnya dunia ada di Den Haag. Satu kebanggan juga, seperti dikatakan oleh walikota Den Haag, Jozias van Aartsen. RNW: Anda berhasil melakukan wawancara dengan wakil menteri luar negeri (red : Triyono Wibowo) yang diutus oleh Jakarta ke Den Haag ini? BM: Saya sudah janjian untuk mewawancarai beliau kemarin di rumah dinas dutabesar RI di Wassenaar, di sana memang diadakan juga pertemuan dengan para diplomat. Saya diberi kesempatan, satu-satunya wartawan yang diberi kesempatan untuk mewawancarai dia. Waktu saya tanya apa pentingnya bagi Indonesia konferensi ini? Katanya, bagi kita ini menunjukkan bahwa kita dihargai oleh dunia internasional. Indonesia selalu diundang kalau ada pertemuan-pertemuan yang diselenggarakan oleh PBB. Jadi ini bukan pertama kali kita menghadiri pertemuan tentang Afganistan. Ini sudah ketiga kalinya. Kemudian ia menjelaskan, baginya ini menunjukkan bahwa Indonesia semakin dihargai di mata dunia, di dunia internasional. Malah sudah mau dilibatkan di OECD, organisasi ekonomi Eropa. Saya tanyakan kepada Pak Triyono Wibowo apakah nanti kemungkinan Indonesia akan diminta untuk mengirim pasukan keamanan? Katanya ya bisa saja dan kita bersedia, tapi syaratnya harus dibawah bendera PBB. RNW: Anda juga dihubungi oleh media di Indonesia untuk memberikan laporan? BM: Ya antara lain Metro TV, saya sudah dua kali dihubungi mereka dan mereka sangat tertarik sekali dengan peristiwa ini dan kita pun sebagai Radio Nederland sangat bangga bisa melayani mereka. Dan itu juga ada radio Sonora dan radio Suara Surabaya yang sudah menjadi mitra kita. Jadi mereka cukup berminat sekali. Saya dengar dari rekan-rekan Radio Nederland lain bahwa yang paling laris kita ini, bangga ini. Yang lain belum di kontak oleh media asing kecuali mungkin ada yang dari Amerika Latin RNW: Baik Bari terima kasih atas laporan anda dan selamat bertugas. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
