Memang bicara soal SARA tidak semua org bisa berkepala
dingin.
Waktu kejadian Tsunami di Aceh, secara tidak sengaja
saya dibawa ke sebuah forum (blogging) yg membicarakan
kejadian di Aceh. Website itu menurut saya bukan milik
asia, karena semua peserta yg memberikan comment
memakai proper bahasa inggris yg bagus. Isi dari
blogging itu membahas soal Tsunami Aceh, sebagian
mengutuk dengan mengatakan hukuman Tuhan, sebagian
lagi ikutan prihatin dengan apa yg terjadi, bahkan
mendoakan org2 di Aceh, sebagian lagi berbicara ke
arah Scientist.

Terakhir saya mendapat artikel yg disebarkan sendiri
oleh org kristen, soal gereja. Saya beranggapan bahwa
artikel ini benar adanya karena tidak memihat. Isi
artikel itu kira2 sebagai berikut: (note. saya sering
mendapat artikel mengenai Gereja khususnya Kristen
tapi saya tidak pernah sekalipun forward ke org lain,
terutama isinya menurut saya ada unsur memihat,
pengirim email adalah sepupu saya yg total Kristen)

>Gereja Dibela oleh Tukang Ojek dan Becak
>Oleh  Saumiman Saud
>   
>Tengah malam itu, saya terbangun. Rupanya telepon
>berdering di  kesunyian malam. "Halo, selamat . Ada
yang bisa >dibantu?" sapaku.
>Pak Valen, ini dari Theo," suaranya bergetar. Saya
>mengenali itu  suara Teophilus, rohaniwan gereja
cabang di >perumahan Bukit
>Asri "Ada apa, pak?""Gawat, Pak. Barusan Gereja Bukit
Asri >dikepung massa.
>Mereka   mempertanyakan apa gereja ini sudah ada izin
atau IMB. >Pak
>RT  menyerahkan surat pernyataan penghentian ibadah
dan >penutupan gereja.
>Saya diminta tanda tangan, tapi saya tolak."
>"Lalu bagaimana kondisi sekarang?"
>"Aman, Pak. Mereka sudah dibubarkan oleh polisi. Tapi
> besok saya diundang  rapat di kecamatan."
>            
>"Syukurlah, Pak. Kami doakan agar Tuhan memberi
hikmat dan >perlindungan."
>   
>            ***
>Esoknya saya, Theopilus, dan beberapa penatua hadir
dalam
>pertemuan di kantor Camat. Di sana sudah ada Ketua
RT, Ketua RW, >Lurah,
>Camat, Kapolsek, dan para pemuka agama. Pak RT
dipersilakan >berbicara
>tentang masalah yang terjadi.
>"Bapak Pendeta, kami mendapat banyak laporan
keberatan
>dari warga RT 03 tentang keberadaan gereja di
perumahan warga >Bukit Asri.
>Mereka merasa terganggu dengan ibadah tiap hari
Minggu dan suara >musik
>band tiap Sabtu malam. Apakah gereja ini ada izinnya
atau IMB ?" >tanya pak RT. 
>"Pak, gereja kami memang tidak ada IMB. Sudah 15
tahun
>sejak berdirinya gereja, kami sudah mencoba mengurus
izin, tapi >tidak
>pernah dikabulkan. Kalau soal keberatan, warga mana
yang >keberatan? Soalnya
>kami punya daftar tanda tangan warga yang setuju
dengan >pendirian gereja
> pada tahun1988," saya menjelaskan.
>            
>Pak RT menyerahkan selembar kertas penuh tanda tangan
>warga yang keberatan.Setelah dibaca, ternyata itu
beberapa warga >yang baru
> pindah ke RT03. Selebihnya adalah bukan warga
sekitar gereja, >tapi dari
>  kelurahan lain. "Maaf, pak. Ini kan tidak
signifikan. Yang >benar-benar
> warga RT03 cuma 2orang, itu pun mereka pindah kemari
belum ada >setahun,"
> tanya Theopilus.
> 
>"Meski cuma 2 orang, kalau merasa terganggu dengan
gereja, kami
>patut dengar aspirasinya," suara pak RT mulai
meninggi.
>"Pak, gereja di sini bukan baru setahun dua tahun.
Kami
>sudah lama di sini, sejak berdirinya perumahan ini 15
tahun >lalu. Kami tidak
>  melakukan sesuatu yang merusak, malahan kami
membantu membina >dan
> meningkatkan  moral spiritual masyarakat."
>           
>"Kami ini mayoritas! Minoritas harus tunduk pada
> mayoritas!"  "Bapak sebagai Ketua RT kok bisa bilang
mayoritas.
> Seharusnya Bapak  mengayomi semua golongan
masyarakat, tanpa >memandang
> mayoritas atau minoritas."
> 
>"Pokoknya gereja harus ditutup. Kalau tidak, akan
kami
>ratakan dengan tanah. Massa siap bergerak."
>Terjadilah adu argumentasi dan suasana menjadi panas.
> Akhirnya Pak Lurah dan Pak Camat menengahi. Mereka
meminta >masing-masing
> pihak  tetap berkepala dingin dan menghindarkan
tindak >kekerasan. Pihak gereja
> diberi waktu 1 bulan untuk merundingkan hal ini dan
disarankan >untuk
> pindah ke tempat lain.
>   
>            ***
>Hari Minggu para penatua mengadakan rapat. Diputuskan
>untuk mengantisipasi
>keadaan, gedung gereja diberi lapisan peredam suara.
Alat
>musik band sementara waktu tidak dipakai. Ini supaya
suara dari >dalam
>gereja tidak mengganggu warga sekitar.
>Diumumkan kepada warga gereja untuk mendoakan masalah
ini.
>Setiap hari Sabtu diadakan doa puasa. Para penatua
dan aktivis >berdoa
>di gereja sejak jam 05.00 sampai 07.00 pagi. Lalu
dilanjut >dengan doa di
> rumah atau di  kantor bagi yang bekerja. Sore jam
18.00 >diadakan doa dan
> makan bersama di gereja.
>           
>Sementara itu, sudah tampak usaha-usaha menutup jalan
 masuk
>menuju gereja oleh orang-orang yang tidak suka dengan
keberadaan >gereja.
>Jalan utama  menuju gereja diportal dan ditutup
setiap hari >Minggu.
>Warga gereja yang hendak menuju gereja terpaksa
berjalan
> kaki sekitar 2 km
>memakai jalan alternatif. Meski dipersulit, ibadah
minggu
> tetap berjalan seperti biasa.
>Tanpa diduga oleh warga gereja, ternyata peristiwa
ini
>  meresahkan para tukang becak dan tukang ojek di
perumahan >Bukit Asri.
> Mereka yang biasa mendapat penumpang dan mengantar
ke gereja, >mulai
> berkurang pendapatannya, apalagi sekarang jalan
utama ditutup >sehingga harus
> memutar  lebih jauh.
> "Payah, Mas. Sekarang penghasilan saya jadi kurang.
> Biasanya  hari Minggu bisa dapat 100.000, sekarang
cuma >20.000," keluh Parto,
> tukang ojek langganan saya.
>            
>Yah, kami juga lagi prihatin kok, Mas," jawab saya. 
"Yang nggak >setuju dengan gereja 
>kan cuma 2 orang saja.Mending dia yang pindah dari
sini. Betul >nggak, Mas?" ujar Parto.
>   
>            ***.
>Keesokan harinya saya terkejut membaca berita koran
pagi.
>Isinya tertulis: "Sejumlah tukang ojek dan tukang
becak mengusir >warga yang
>keberatan  terhadap gereja." Ketika saya telepon
Theopilus, dia
> membenarkan berita teersebut.
> "Pak Valen, kemarin 2 warga RT 03 yang sentimen
terhadap
> gereja didemo oleh tukang ojek dan tukang becak.
Mereka >dianggap sebagai
>biang kerok menurunnya penghasilan para tukang ojek
dan tukang >becak."
>"Lalu gimana sekarang?"
>"Dua orang itu diminta pindah secepatnya dari
perumahan.
>Kalau  tidak, rumah mereka akan diacak-acak."
>Oleh imbauan penatua gereja, para tukang ojek dan
tukang
>becak tidak sampai melakukan tindak kekerasan.
Disepakati, dua >warga itu
>membuat  surat pernyataan tidak keberatan terhadap
keberadaan >gereja.
>Tanpa diduga keberadaan gereja dibela oleh para
tukang
>ojek dan tukang becak. Memang selama ini, gereja ada
perhatian >kepada
>mereka.SetiapLebaran dan Natal, gereja memberikan
bingkisan >sembako
>buat mereka.  Rupanya kehadiran gereja dirasakan
manfaatnya oleh >mereka
>sehingga  ketika ada yang mempermasalahkan keberadaan
gereja, >justru
>merekalah yang membela dan mempertahankan gereja.
>Tuhan dapat memakai apa dan siapa saja untuk
melindungi
>umat-Nya. Sampai sekarang, warga jemaat Bukit Asri
dapat >beribadah
>dengan tenang tanpa gangguan.
>   
>Soli Deo Gloria.
>   
>Penulis adalah rohaniwan, tinggal di Bogor.

Akhir2 ini saya mencoba mengurus mutasi dari daerah
dan tinggal di sekitar angke(pejagalan), daerah itu
kompleks baru, dan kebetulan saya nga tahu rumah RT
dimana, menurut developer RTnya ada dibentuk sendiri
dilingkungan baru, jadi saya diminta urus KTP jakarta
serta KK ke RW. RWnya pas di jembatan gambang. Dalam
pengurusan KTP, saya diminta ongkos 1,5jt, yg menurut
saya itu keterlaluan. Ketua RW-nya org chinese, and
punya usaha sendiri. Sampe sekarang saya belum tahu
apa itu wajar ato nga. Akhirnya saya urus sendiri ke
kelurahan, dengan biaya yg lumayan masuk diakal, tapi
permasalahan sekarang RW/RT tidak mo tanda tangan KK,
KTP keluar karena tidak ada hubungan dengan RT/RW,
tetapi tidak untuk KK. Org kelurahan sepertinya nga
bisa berbuat banyak.

Pernah sekali saya naek motor bawa komputer, tanpa
sadar salah satu ikatannya lepas, di jalan hayam wuruk
dekat glodok, dengan kecepatan lumayan, tiba2 ada
motor mendekat sambil memberitahu saya kalo komputer
saya itu mo lepas. Karena kondisi kecepatan dan di
tengah jalan, motor tsb hampir menabrak mobil didepan.
Pembawa motor itu bukan org chinese. Saya pun berhenti
sambil membetulin ikatan, dan saya cuma bisa bilang
terima kasih dalam hati. 

Apa yg ingin saya sampaikan adalah semua suku ato
bangsa pasti ada yg jahat dan yg baik. Judgement tidak
bisa perkelompok ato bahkan perorangan.

Mengenai isu bahwa supir taksi tidak terima bayaran
dengan mengatakan sesuatu yg buruk (sumpah), mungkin
ada baeknya kalo dilaporkan ke Perusahaan Taksi
tersebut dengan menyebut nomor plat dan waktu
kejadian. (Kalo pas itu yg dialamai oleh saya, saya
juga tidak akan terpikir untuk melapor, tetapi kalo
ada yg saran supaya lapor, maka saya akan lapor).
Memang saya juga pernah dengar isu ini terjadi di
medan. Jika memang benar ada sekelompok pengacau,
dengan laporan2 ini pasti keliatan ciri2 kelompok tsb.
Setidaknya pihak Perusahaan Taksi bisa membuat laporan
ke polisi untuk diusut.




                
__________________________________ 
Start your day with Yahoo! - Make it your home page! 
http://www.yahoo.com/r/hs


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/WpTY2A/izNLAA/yQLSAA/wf.olB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

*._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._*


----^----------------------------------------------------

Belajar Internet Marketing sekarang juga
dari Sekolah Internet Marketing yang pertama di Indonesia
Kesempatan Emas Dapatkan Modul Pertama
"Internet Marketing Basic" secara cuma-cuma,
hanya untuk 50 orang pengunjung pertama
 http://www.AsianBrain.com/index.php?aff_code=503499

-----------------------------------------------------------

BinusNet founded on Dec 28, 1998

Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED]
Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke