Saya rasa kalau metode random check tidak akan terlalu efektif dan akan 
menghabiskan banyak waktu dan biaya. Bayangkan saja saat ini ada berapa juta 
produk consumer good yg beredar di pasaran. Kalau pun dilakukan random check 
terhadap beberapa merk produk, tidak akan bisa mewakili produk2 yg lain, bahkan 
terhadap varians lain dari merk yg sama sekalipun.

Jadi penasaran bagaimana cara kerja FDA di amrik sono mengawasi produk2 yg 
beredar?

Ini penting sekali kita ketahui karena menyangkut kesehatan hidup kita semua. 
Saat ini sedikit demi sedikit saya sudah mulai membiasakan diri membaca 
'ingredients' dari setiap produk yg saya beli, untuk kemudian mencari 
keterangan lebih lanjut di google.

Contoh, Hydrogenetic Vegetable Oil atau minyak sayur dihidrogenisasi, ternyata 
berbahaya sekali buat tubuh kita. Pada dasarnya minyak sayur adalah baik, namun 
demi alasan bisnis karena minyak ini tidak tahan lama, maka dilakukanlah proses 
pemadatan (hidrogenisasi) sehingga menjadi tahan lama, dan minyak jenis ini 
lebih berbahaya daripada minyak hewani. Margarin adalah salah satu contoh 
produk hidrogenisasi, sebaiknya hindari ini.
Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Vegetable_oil#Hydrogenated_oils

Oya, musti hati2 juga terhadap hasil terjemahan 'ingredients' karena kadang 
kala terjemahannya disederhanakan dan menyimpang dari seharusnya.

:-)
yono

----- Original Message ----
From: Masabi Masabi <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, August 31, 2007 4:39:06 PM
Subject: Re: [BinusNet]  Makanan formalin lagi

Sebenarnya sih simple.   BPOM harusnya secara random
misal 2 bulan sekali ambil sampel secara acak di
setiap kota (beli produk di pasar tradisional secara
acak dari minimal 15 pasar),  terus itu yang diuji.   

-- cut --





       
____________________________________________________________________________________
Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search 
that gives answers, not web links. 
http://mobile.yahoo.com/mobileweb/onesearch?refer=1ONXIC

Kirim email ke