kalau dari awal sudah ditentukan mekanisme pengadaan ID,hal2 seperti ID Ganda bisa diminimalkan. kalau masalah ID untuk peruntukan berbeda,sebenarnya dapat digabungkan selama sistem nya terintegrasi.contoh kartu absensi pegawai,yang dapat digunakan sebagai kartu discount di beberapa perusahaan. semua kembali lagi,SDM Indo mau tertib gak ? kalau gak mau,yah kek yg skrg... acak2an my one liners KA 95
--- On Wed, 4/8/09, Tiw Tiw <[email protected]> wrote: From: Tiw Tiw <[email protected]> Subject: Re: Bls: [BinusNet] OOT: Pemilu 2009 To: [email protected] Date: Wednesday, April 8, 2009, 12:01 AM "Kenapa ya negara ini gak bikin 1 kartu buat semua ? ya KTP, SIM, dll .... mo nyontreng tinggak di scan barcode ... masak sih Negara gini besar gak mampu ? gak percaya gua ..." Hmm... ga bisa jg dunk fren. Klo ID card bt pemilu jg oke lah.. tp selalu ada kejadian 1 org pny 2 KTP. Gmn tuw? Trus dua2nya resmi lg. Da gitu tetep aja ntar ada pendataan di mana tempat dia terdaftar, tetep musi dibikin surat panggilan lg. Mengingat ga semua org mau proaktif ngecek sendiri. Klo SIM g rasa ga bisa disatuin ama ID card. Alasannya jelas. Surat Ijin Mengemudi, yg diberikan ke orang yang memang sudah layak secara usia, kemampuan dan memenuhi syarat. Tiw² ~ [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
