I guess it makes sense. Selama aplikasi-nya hanya untuk office, dan CPU time-nya lebih sering idle, mungkin biayanya bisa ditekan lebih murah.
Perspektif saya lebih ke arah engineering, di mana CPU-time jarang idle, komputasi-nya lebih berat, dan memanfaatkan perkembangan hardware yang cepat. Bayangkan saja, harga komputer desktop di bawah $500, sudah termasuk hard-drive 640G, memory 4G, quad processor 2.4GHz each, Dell 1 year guarantee. Compiling Linux kernel from scratch takes ~5 minutes. Isn't life nice? :) KOkon. 2009/8/19 Patrick Darmawan <[email protected]>: > > > Informasi johnny and yanto serta temen2 yg lain ud bener koq. > Kalau menurutku sendiri sih untuk thin client rata2 orang menggunakan krn: > 1. masalah license, dengan menggunakan thin client berarti software hanya > ada di server baik OS dan aplikasi lainnya. Jd lisence hanya untuk 1 saja. > Tidak perlu per computer. > 2. maintenance, tidak perlu ada perawatan untuk setiap komputer. Hanya cukup > untuk server aja. > 3. pembatasan hak akses data keluar dari office dapat dibatasi. Karena ada > juga yang thin client tanpa ada jack USB, jd tdak dapat copy2 data > seenaknya. > 4. masalah virus, dengan tidak adanya USB maka kemungkinan masuknya virus > juga dapat diperkecil. > > Sedang kekurangannya: > 1. kerusakan komputer. Jika terjadi kerusakan pada komputer server, maka > semua thin client tidak dapat menggunakan komputer. Solusi: sediakan > komputer backup, jd jika server bermasalah dapat langsung diganti dengan > komputer server cadangan. Dan cukup rubah link servernya > 2. LAN terputus, jika terdapat LAN yang terputus maka thin client tidak > dapat digunakan. Sedangkan jika komputer biasa tidak terlalu tergantung > dengan LAN. Solusi: Selalu siapkan kabel2 LAN dan Switch cadangan. Jadi jika > ada kabel atau switch yang rusak, dapat segera diganti sambil menunggu di > fix. Sehingga kinerja tidak terganggu. > 3. Hanya diperuntukkan bagi pengguna yang tidak terlalu berat pemakaiannya. > Tidak disarankan jika banyak menggunakan aplikasi2 berat. Sebaiknya ditest > terlebih dahulu. Karena terus terang aku belum pernah test jika semua client > bersama2 menggunakan program2 grafik atau pemrograman kelas berat. Jd paling > cocok untuk pengguna2 komputer standard, misal hanya pakai program office. > Mungkin spt orang2 admin, finance, HRD, dan sejenisnya. > > Ingat server harus benar2 disiapkan dengan spesifikasi yang memadahi. Dan > disesuaikan dengan banyaknya user serta pemakaian mereka. > > Thanks, > Patrick
