Lama-lama bisa muncul puisi "Aku Malu Jadi Orang Indonesia" versi 2 :-(

Miyabi terlalu menyedot perhatian...sampai wilayah dicaplok pun tak banyak yg 
aware!!!
Apa kita termasuk bangsa yg "addicted" dgn entertainment...selalu terfokus pd 
hiburan...sehingga lupa utk bekerja secara nyata dan mempertahankan serta 
memajukan segala hak milik kita?

Best Regards and Wassalam,




Nugon


Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!



http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/

http://nugon19.multiply.com/journal



--- In [email protected], Satrio Arismunandar
<satrioarismunan...@...> wrote:

No comment deh...! Sudah capek rasanya memperingatkan pemerintah RI yang
satu ini..... 



 




 
http://www.antaranews.com/berita/1255249132/timor-leste-klaim-naktuka-di-ntt
 

Timor Leste Klaim Naktuka di NTT
Minggu, 11 Oktober 2009 15:18 WIB | Peristiwa | Politik/Hankam |


(ANTARA/Grafis/ Hanmus)
 
Kupang (ANTARA News) - Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste (RDTL)
mengklaim wilayah Naktuka di Desa Netemnanu, Kabupaten Kupang, Nusa
Tenggara Timur (NTT) sebagai wilayah mereka.

"Timor Leste sudah mengklaim wilayah tersebut sekitar tiga kilometer
masuk ke wilayah Indonesia," kata Raja Amfong, Robi Manoh di Kupang,
Minggu.

Wilayah RI yang telah dikuasai Timor Leste tersebut, belum diputuskan
dalam berbagai pertemuan antara delegasi Indonesia dan Timor Leste
sehingga tidak boleh ada aktivitas di sana.

Pertemuan antara Indonesia dan Timor Leste sudah dilakukan tiga kali,
yakni pada Desember 2002 di Jakarta, kemudian Maret 2003 di
Denpasar-Bali dan April 2003 di Timor Leste.

Kedua negara belum bersepakat sehingga lokasi masih status quo. "Timor
Leste melanggar itu, karena di wilayah itu telah dihuni 42 kepala
keluarga dan dijaga ketat oleh kepolisian Timor Leste," katanya.

Secara adat, lanjutnya, masyarakat Oeccuse telah mengakui wilayah
tersebut masuk dalam wilayah Amfoang, namun secara politik Timor Leste
tidak mengakui itu.

Manoh mengatakan, awalnya batas wilayah Amfoang dan wilayah Timor Leste
adalah sungai Noel Besi, namun sekarang penduduk Timor Leste di Distrik
Oeccuse telah melewati sungai itu sampai radius tiga kilometer hingga
sebuah parit bernama Nonomna.

"Jarak parit dengan Pos TNI sekitar satu kilometer. Parit inilah yang
diklaim Timor Leste sebagai batas negara antara RI-Timor Leste,"
katanya.

Padahal, lselama bertahun-tahun lokasi sebelum Noel Besi adalah milik
Indonesia, sesuai perjanjian Portugis dan Belanda pada 1904. Ketika itu
Oeccuse adalah jajahan Portugis, sedangkan wilayah Timor bagian barat
adalah jajahan Belanda.

"Kita minta Pemerintah segera menuntaskan persoalan tersebut wilayah ini
agar tidak berkembang menjadi konflik," katanya.

Diketahui, lima titik wilayah RI di perbatasan RI-Timor Leste kini
menjadi persoalan serius, karena diklaim Timor Leste sebagai miliknya.
Lima titik itu adalah Imbate, Sumkaem, Haumeniana, Nimlat, dan Tubu
Banat. (*)

















[Non-text portions of this message have been removed]

--- End forwarded message ---





      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke