Selasa, 13/10/2009 17:40 WIB

                
http://health.detik.com/read/2009/10/13/174033/1220830/766/alat-pemalsu-keperawanan-menuai-kontroversi
Alat Pemalsu Keperawanan Menuai Kontroversi                             Nurul 
Ulfah - detikHealth


                                
                

                
(Foto : Glamoour)Kairo,
Sebuah alat pemalsu keperawanan yang dirancang khusus untuk mengelabui
pria menuai banyak kontroversi. Alat buatan China yang ditujukan khusus
bagi wanita yang sudah tidak perawan tapi ingin tampak seperti perawan
itu pun diprotes oleh negara-negara Arab.

Produk yang bernama
Artificial Virginity Hymen itu dibuat oleh perusahaan Gigimo di China.
Dengan harga 30 dolar AS, alat itu menjanjikan efek berhubungan seksual
seperti layaknya saat berhubungan dengan seorang wanita perawan.

Alat
itu juga diklaim untuk membantu para wanita yang sudah tidak perawan
dan baru menikah untuk mengelabui suaminya agar dikira masih perawan.

Di dalam website alat tersebut disebutkan instruksi pemakaiannya, antara lain 
yaitu:
Masukkan hymen (selaput dara) buatan ke dalam vagina secara perlahanKetika 
pasangan melakukan penetrasi, hymen buatan akan rusak dan kemudian mengeluarkan 
sedikit cairan yang mirip dengan darahTambahkan sedikit suara erangan, dan Anda 
pun akan terlihat seperti seorang perawan

Begitulah kira-kira instruksi yang disarankan oleh pembuat produk
pada para wanita yang ingin dikira masih perawan oleh pasangannya.

Beredarnya
alat yang banyak dipasarkan di Timur Tengah itu langsung memunculkan
kontroversi. Para pengamat di negara yang masih tabu soal seks sebelum
menikah itu mengkhawatirkan adanya penyimpangan seksual dengan
dibuatnya alat tersebut.

Para konservatif dan pembuat
undang-undang di Mesir pun langsung melarang peredaran alat tersebut,
bahkan akan mengancam akan mengasingkan wanita di negerinya jika
ketahuan menggunakan alat tersebut.

"Akan sangat memalukan jika
alat tersebut sampai diimpor dan dipasarkan oleh negara yang beradab.
Produk ini akan memicu seseorang melakukan hubungan seksual terlarang.
Alat ini lebih banyak mendatangkan keburukan daripada kebaikan," ujar
Sayed Askar, seorang anggota Egypt's Muslim Brotherhood seperti dikutip
dari Glamour, Selasa (13/10/2009).

Meskipun sebagian
orang percaya bahwa keluarnya darah dari selaput dara adalah pertanda
seorang wanita perawan, namun hal itu tidak sepenuhnya benar.
"Pendarahan bukan satu-satunya tanda untuk mengetahui wanita itu
perawan atau tidak," ujar Heba Kotb, seorang pengamat wanita muslim di
Mesir.                                    
_________________________________________________________________
Windows Live: Keep your friends up to date with what you do online.
http://www.microsoft.com/windows/windowslive/see-it-in-action/social-network-basics.aspx?ocid=PID23461::T:WLMTAGL:ON:WL:en-id:SI_SB_1:092010

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke