Punya KTP Pun Tetap Dijaring

Jumat, 16 Oktober 2009 | 05:43 WIB
 *KOMPAS.com *— Meliani Ayu Septiani (19), mahasiswi semester I Universitas
Bina Nusantara, terperangah saat belasan anggota Satpol PP mendatangi tempat
kos Andri, teman kuliahnya, di Jalan Mandala dekat kampus di Kemanggisan,
Jakarta Barat, Kamis (15/10) sekitar pukul 09.30.

Bahkan, Meliani alias Mei yang sedang bertamu di rumah itu pun ikut dijaring
operasi yustisi kependudukan. ”Saya punya KTP DKI dari wilayah Jakarta
Pusat. Saya sedang mengerjakan tugas kuliah bersama, tahu-tahu pintu kos
digedor. Saya pikir tukang mi ayam mengantar pesanan kami berenam. Ternyata
ada belasan Satpol PP dan seorang polisi di depan pintu,” ungkap Mei di
ruang sidang yustisi di lantai empat Kantor Kecamatan Kebun Jeruk.

Kamar-kamar kosong di tempat kos pun didatangi petugas. Mereka menyelipkan
selembar kertas ke kamar penghuni berisi pesan agar mendaftarkan diri ke
kantor kelurahan. Adapun Mei dan teman-teman diminta menyerahkan KTP.

Menurut Mei, petugas meminta KTP mereka secara baik-baik, tetapi tidak
menjelaskan bahwa sedang berlangsung operasi kependudukan. Akhirnya,
sejumlah KTP dikembalikan, tetapi KTP Mei dan KTP Andhika, kakak sepupunya,
tetap ditahan. ”Tahu-tahu kami disuruh mengambil KTP di Kecamatan Kebun
Jeruk. Padahal, kami sudah menjelaskan sedang bertamu di tempat kos teman
dan menunggu jam kuliah kedua,” kata Andhika yang memiliki KTP dengan alamat
di Ciledug.

Sempat bersitegang, tetapi petugas Satpol PP tidak surut. Awalnya belajar
bersama dan mengikuti kuliah, alih-alih Mei dan Andhika malah harus
menghadiri sidang operasi yustisi di Kantor Kecamatan Kebun Jeruk.

*Didenda

*Dalam persidangan, keduanya didenda. Andhika denda Rp 31.000, sedangkan Mei
didenda Rp 26.000. ”Saya cuma punya uang Rp 20.000. Ya sudah saya berikan
semua. Jaksa bilang saya kebetulan lagi apes dan diminta terima nasib,” kata
Andhika sambil tersenyum kecut. ”Aneh, dendanya bisa berbeda begini. Ini
akal-akalan cari duit dan razia yang tidak efektif,” kata Mei.

Mei dan Andhika gusar karena tugas kelompok belajar mereka pun terbengkalai.
Mata kuliah yang harus mereka ikuti pun terpaksa ditinggalkan karena harus
hadir di sidang yustisi.

Mei dan Andhika hanyalah segelintir dari sejumlah mahasiswa yang pernah
terjaring operasi yustisi kependudukan di Jakarta Barat. Tahun lalu, belasan
mahasiswa Universitas Bina Nusantara yang sedang bertamu ke tempat kos teman
mereka juga ikut dijaring.

Pelaksanaan operasi yustisi ini kerap dipertanyakan banyak orang. ”Bukan
tidak mau mengurus, Pak. Tahu sendiri berapa besar biayanya,” kata seorang
perempuan yang kemarin ikut disidang. Perempuan itu gusar saat diminta
mengurus KTP.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta Franky Mangatas
Panjaitan mengatakan, razia dilakukan agar masyarakat mau mendaftarkan diri.
”Itu penting untuk *database* kependudukan sebagai dasar penyusunan program
kesejahteraan bagi masyarakat agar tepat sasaran,” kata Franky. *Database *itu
digunakan agar program kesehatan, perumahan, dan pendidikan tepat sasaran.

Sungguh sayang, di lapangan kenyataan berbicara lain. Para mahasiswa yang
beridentitas jelas pun, seperti memiliki KTP dan sedang menunggu kuliah,
ikut terjaring. (*IWAN SANTOSA DAN M CLARA WRESTI)*
**


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

"We cannot all do great things.But we can do small things 
with great love." - Mother Teresa
---------------------------------------------------------

BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan
Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar

Stop or Unsubscribe: send blank email to [email protected]
Questions or Suggestions, send e-mail to [email protected]

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke