Kami dipaksa bekerja …
Maraknya buruh migran di bawah umur

Kemiskinan ternyata bisa menjadi pembenaran bagi siapa saja, termasuk
orang tua untuk mengirimkan anaknya yang masih di bawah umur bekerja
menjadi buruh migran di negeri orang. Dengan dalih, biar dapur rumah
tetap mengebul, anak-anak yang masih di bawah umur dipaksa untuk bekerja.

Rendahnya kesadaran dari para orang tua untuk tidak mengirimkan
anaknya yang seharusnya menikmati masa sekolah dan bermain telah
menjadi salah satu sumber utama maraknya buruh migran di bawah umur.
Di sisi lain, gerilya para calo/sponsor di kantong-kantong buruh
migran dengan ribuan bujuk rayunya bisa merangkul ribuan anak di bawah
umur mau menjadi buruh migran.

selengkapnya di :
http://www.iwork-id.org/index.php?action=news.detail&id_news=70

Kirim email ke