FYI sekedar info karena menurut saya ini menarik. Mohon maaf jika mengganggu
traffic milis..

-----
Thanks & Regards,


Henri
+62 818 08 606 113
www.tehsirihmerah.com
www.TwoHCraft.com
[email protected]
[email protected]

===


Di buku SQ Reformation karangan Bpk Budi Yuwono (skg sudah terbit di TB
Gramedia) disebutkan kalau cara kerja SQ (kecerdasan spiritual) itu
berkebalikan dengan cara kerja IQ (kecerdasan akal) kita. Kenapa bisa
begitu? Karena IQ kita hanya bisa berkontribusi maksimal 10 % dari
pencapaian suatu kesuksesan. Karena IQ selalu mencari untung dalam melakukan
segala hal padahal SQ kita mengetahui kunci-kuci dari kesuksesan yang
menurut IQ akan rugi.

Konsep sedekah adalah satu contoh ketika IQ kita akan menolaknya karena itu
merupakan suatu kerugian dan sama sekali tidak menguntungkan. Ketika IQ
tidak bisa memahami hal yang sulit dicerna maka akan sulit bagi kita untuk
bergerak mengikuti SQ kita. Walaupun sedekah adalah konsep yang kalau kita
perhatikan di sekitar kita adalah hal yg sederhana.

Coba bayangkan buah yang kita makan tidak mungkin seluruhnya kita
habiskan…ada satu bagian yang akan justru bisa kita nikmati lagi buah
tersebut kalau kita tidak makan. Bagian itu adalah biji nya…apabila kita
buang ke tanah yang subur maka akan tumbuh pohon dengan buah-buah yang tidak
terhitung jumlahnya. Bukankah itu merupakan konsep sedekah? Apabila kita
sedekahkan harta kita ke orang-orang yang tepat maka harta kita akan
berkembang dengan subur…

Kalau di dunia bisnis kita menyebutnya investasi….apabila kita mempunyai
suatu bisnis dan kita ingin bisnis kita tumbuh subur maka yang harus kita
lakukan adalah mengeluarkan biaya investasi untuk mengkomunikasikan produk
kita. Atau bahasa yang biasa digunakan adalah ber promosi…itu bukan biaya
sebenarnya tapi suatu investasi karena akan balik lagi ke kita dalam jumlah
yang berlipat-lipat. Kita sebenarnya bisa menghitung jumlah yang akan balik
lagi ke kita kalau kita berpromosi atau biasa dsebut namanya ROI (Return on
Investment)

Kalau mau membuat suatu bisnis bagaimana kita harus memulainya? Pakai teori
di buku SQ Reformation lagi aja kita tinggal berbalik arah dari orang
kebanyakan. Karena di buku tersebut disebutkan kalau 90% kebanyakan orang
adalah salah arah. Kita cari bisnis yang tidak banyak dilirik orang dan kita
istiqomah dalam menjalani prosesnya. Ibaratnya kita harus bisa melihat
kemungkinan di masa depan ketika orang lain tidak bisa melihatnya. Bill
Gates dengan Mocrosoftnya…dia bisa melihat kalau nanti suatu waktu semua
meja akan ada komputer diatasnya padahal ketika dia berbicara sebuah
komputer ukurannya sebesar lemari!! Bagaimana mungkin sebuah lemari ada
diatas meja? Dan sekarang omongannya hampir ter-realisasi.

Kalau di tingkat lokal kita tahu Pak Sosro ketika membuat teh botol Sosro
dia mengacuhkan hasil riset yang mengatakan orang Indonesia pada waktu itu
tidak akan menerima sebuah produk teh didalam botol. Karena mereka terbiasa
minum teh hangat-hangat di dalam cangkir. Ataupun ketika Aqua ketika pertama
kali ada di Indonesia 1 liter Aqua mempunyai harga lebih tinggi dibandingkan
1 liter bensin!!! Apa tidak gila itu? Air yang kita semua bisa bikin
dihargai lebih mahal dibanding bensin? Tetapi mereka semua walaupun dianggap
gila telah bisa memetik kesuksesannya karena mempercayai kalau mereka pasti
akan berhasil kalau yakin dan istiqomah (konsisten) . Di buku SQ Reformation
disebutkan istilahnya memiliki Iman kecil tetapi panjang….

Apalagi contoh lainnya? Sekarang bisnis juga telah menuju arah digratiskan!
!! Ketika orang-orang sibuk membuat harga dari suatu produkmereka maka
sekarang bermunculan produk-produk yang menggratiskan. Contoh paling banyak
adalah di dunia internet…kebanyakan produk mereka justru digratiskan antara
lain : Yahoo, Gmail, Facebook, google, Twiter, blogspot, wordpress, dan
masih banyak lainnya. Dengan menggratiskan produknya mereka justru bisa
menjadi milyuner!!! Sesuatu yang berkebalikan….

Bagimana kalau bisnis yang bukan di dunia online? Kita bisa lihat sekarang
operator berlomba-lomba membuat gratisan kalau kita menelpon!!walaupun masih
sebatas sesama operator tetapi ini merupakan hal yang sulit dibayangkan 10
tahun yang lalu!! Malah ada satu operator CDMA bikin program browsing seumur
hidup dengan HP tertentu !!! (kebetulan saya salah satu yang membeli hp
tersebut hehehe)
Ada lagi lainnya, banyak perusahaan media seperti majalah, Koran, radio
ataupun stasiun TV miliknya dapat kita nikmati secara gratis!! Enak
ya….mereka menggunakan modal besar untuk membuat produk tetapi kita
menikmatinya gratis.

Tinggal berbalik arah saja untuk menemukan kelimpahan sejati...

Rgds,

Imam Wijayanto

Blog
http://imamwijayanto.blogspot.com
http://kudapanbetawi.blogspot.com
 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

.


            .: http://www.facebook.com/BisnisCenter :.

:-) ~ Do    | Respect, Warm, Interact, Related, informative, Short
:-( ~ Don't | OneLiner,  MLM, pyramid scheme, scam, spam, illegal & SARA

.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Bisnis_Center/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Bisnis_Center/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke