--- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> 1. 
> Final PD 1990.. saya dukung Jerman waktu itu, karena sepanjang 
Piala Dunia 
> mereka mainnya oke, terutama Lothar Mattheus yang sampai dibilang 
> reinkarnasi Beckenbauer.. tapi kecewa berat saat nonton final, 
karena 
> ketauan kalau Jerman itu TIDAK kreatif.
> 
> Argentina waktu itu bukanlah Argentina 1986 .. lolos ke final aja 
pakai 
> adu pinalti 2 kali .. tapi tetep aja pertahanannya nggak tertembus 
oleh 
> Jerman.
> Dan Jerman harus diakui, sangat terbantu oleh (mafia) wasit italia.
> 

Yonas: eitsss, emang ada bukti ?

> 2.
> kartu merah di Final Piala Dunia bukannya nggak boleh.. tapi 
peristiwa itu 
> adalah yang pertama (1990 itu piala dunia ke berapa ya? ke-14?).
> 
> Ingat, ini adalah FINAL piala dunia.
> Artinya, dua tim yang berlaga (arguably) adalah dua tim TERBAIK 
dunia.
> 
> Pemain2 di tim terbaik dunia harusnya tidak melakukan hal konyol 
yang bisa 
> bikin dia kena kartu merah kan?
> **mainnya tidak kasar, taklingnya harusnya lebih bersih, dll**
> 

Yonas: hehehehe, pertandingan sepakbola ada KK/KM udah biasa deh.
Kebetulan ini terjadi di final PD.

> 3.
> Tony Schumacher nggak nonjok sih,.. istilah nonjok itu menunjukkan 
kalau 
> dia SENGAJA mencelakakan Batiston. 
> 
> Dari tayangan ulang yang pernah disiarin (gue sih nggak nonton 
sendiri 
> -tua banget apa? hehe-) saat itu si Tony ini nggak nunjukin rasa 
> penyesalan sama sekali lho.. padahal Batiston itu pemain pengganti, 
baru 
> main 10 menit, langsung ditabrak sampe berdarah2 dan langsung 
pingsan.
> 

Yonas: lupa2 inget. Trus Tony kirim bunga ya ? Salah ya ?


> 4.
> Espana main semangat dan menyerang dengan teknik tinggi.. kalah.. 
dan 
> TIDAK terlupakan.. hehehe..
> 

Yonas: yg ga lupa, semua pemain bagus, tapi ko melempem.
Ada apa ya ?

> 
> 
> Tambahan ke-HOKI-an Jerman: (mumpung belon bosen, hehehe)
> 
> Piala dunia 1982: (baca dari koran nih) 
> skandal main mata dengan Austria.
> 
> Saat itu Jerman satu grup dengan Austria, Cili, dan Aljazair.
> kondisinya:
> Semua tim menang lawan Cili.
> Jerman kalah dari Aljazair,
> Aljazair kalah dari Austria.
> 
> PArtai terakhir adalah Jerman vs Austria.
> (catatan: jaman dulu partai terakhir nggak bersamaan, jadi partai 
Aljazair 
> vs Cili mainnya duluan -- gara-2 kasus ini dua partai terakhir grup 
> sekarang dimainkan di waktu yang sama) 
> 
> Catatan golnya: Jerman dan Austria menang dari Cili selisih lebih 
dari 1 
> gol, sementara Aljazair menang cuma selisih 1 gol, 3-2.
> 
> Artinya, kalau Jerman menang dari Austria dengan sedikit gol, 
mereka 
> berdua akan lolos. Kalau golnya banyak, Austria akan tersisih, tapi 
kalau 
> seri atau Austria menang, Jerman tersisih.
> 
> Hasilnya, Jerman menang 1-0, dalam pertandingan sepakbola gajah 
yang 
> sangat membosankan.. penonton sampai nyorak-nyorakin mengejek.
> 
> Catatan: Jerman dan Austria adalah dua negri bertetangga banget 
dengan 
> bahasa yang sama.. **pantes**
> 

Yonas: gw juga baca. Ini bukan hoki deh. Gw lebih stuju, klo emang 
bener spt itu, ga boleh ditiru ajah. Atao dihukum ?

> 
> 1986:
> HOKI dari undian pertandingan..
> 
> Jerman lolos dari grup dengan status runner-up, kalah dari Denmark.
> 
> di babak-knock-out Denmark yang juara grup ketemu Spanyol dan 
dibantai 
> 5-1.
> Jerman malah ketemu Maroko dan abis itu Meksiko dan lolos sampai 
> semifinal.
> 
> Di semifinal, Jerman ketemu Prancis, yang sebelumnya baku hantam 
dengan 
> Brasil.. 
> (catatan: taun 1982 dan 1986 Prancis dengan Platini cs dan Brasil 
dengan 
> Zico dan Socrates disebut2 sebagai dua tim terbaik dunia..)
> 
> Hasilnya, Prancis main dengan sisa tenaga dan kalah 2-0..
> 
> Untuk catatan, Piala dunia 1986 adalah piala Dunia terberat.. 
karena main 
> di Meksiko yang mayoritasnya adalah dataran tinggi, berudara tipis. 
> Demi waktu penayangan tivi di Eropa, partainyapun dimainkan tengah 
hari 
> bolong. 
> 
> Wajar kalau pemain sulit diharapkan dalam kondisi prima, apalagi 
kalau 4 
> hari sebelumnya habis tarung lawan Brazil :-)
> 

Yonas: itu bukti Jerman adalah tim dgn Staying Power sangat tinggi.
Kaya mesin diesel, makin lama makin panas. Tul ?

> 
> Kesimpulan:
> 
> 1. Jerman lebih terkenal dengan kekuatan fisik-nya daripada teknik 
> bermainnya. Makanya JErman terkenal dengan "staying power"-nya dan 
juga 
> sering disebut "mesin diesel".

Yonas: eittts (lagi), Der Kaizer, Breitner, Muller, Klinsi, 
Rumeniegge, Voller, Bierhoff, cuma fisik ?


> 
> 2. Jerman hampir selalu dilindungi dewi-fortuna di setiap turnamen 
(siapa 
> suruh dukung jerman di Piala Dunia 1990? itu kan maunya mafia 
italia, 
> bukan rencana Jerman sendiri).
> 

Yonas: eittt lagai-lagi mafia..hehehehe, buktinya ?

> 3. Jerman tau caranya menang di turnamen (walopun caranya nggak 
selalu 
> halal, he he..)
> 

Yonas: halal, hehehehhe.....khan ada MUI eh FIFA.

> 4. Jerman bukanlah Brazil, Spanyol, Italia, Argentina, atau 
Inggris. 
> Jerman adalah Jerman.. he he.. nenek-nenek juga tau..! maksudnya, 
untuk 
> ke-3 hal tersebut di atas, nggak ada yang bisa nyamain Jerman..
> 

Yonas: yg lebih baik dari Jerman dari semua di atas cumaBrazil, yg 
lain .....ga deh..loh ?


> 5. Tapi Jerman uber alles? big no no.. alias nggak setuju.. :-D
> 
> 

Yonas: Jerman, tim besar dgn sejarah prestasi yg panjang di PD.
Setuju donk.

> Bram
> **pengamat statistik bola yang kebetulan demen sama Spanyol**
> 

Yonas: sekarang lagi demen Jerman, karena yakin bener, klo Jerman yg 
ternaik di Germany 2006 nanti.









HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke