Saya sedih dan kecewa mendengar ucapan Wenger kemarin yang bilang Pelatih
TimNas=Maling Mobil. Klub2 Inggris cenderung memikirkan dirinya sendiri
tanpa memikirkan kontribusi buat Tim Nasional Inggris(Sampai-sampai FA
pusing memikirkan prestasi TimNas).
Menurut saya komentar Wenger bener2 menyesatkan, bagaimana kalau insan
Sepakbola Nasional lebih mengidolai klub-klub semacam itu(yang nggak peduli
sama prestasi Tim Nasional) ketimbang klub yang memberikan kontribusi buat
Tim Nasional. Akhirnya klub-klub Indonesia lebih memikirkan dirinya sendiri,
Persija mengincar juara Ligina dengan menghamburkan APBD, padahal saya ga
peduli siapa yang juara Ligina. Yang saya peduli apa kontribusi klub-klub
Sepakbola Indonesia buat Tim Nasional.
Terus terang saya terharu dan iri mendengar statement Bruno Conti(pelatih
junior AS Roma), "Kami sedang dalam proyek yang lebih besar ketimbang juara
Champions ataupun Scudetto, yaitu untuk melahirkan juara dunia baru seperti
yang sudah terjadi pada saya, Totti, dan De Rossi. Jangan heran kalau Tim
Nasional Italia di masa datang didominasi pemain-pemain Roma".
Semua memang perlu proses, dari orang2 seperti itulah Italia 6x masuk final
Piala Dunia(1934, 1938, 1970, 1982, 1994, 2006) dan 4x Juara Dunia(1934,
1938, 1982, 2006) dari 18x diselenggarakan Piala Dunia(1/3).
Seandainya insan Sepakbola Indonesia lebih mengidolai orang-orang seperti
Bruno Conti ketimbang klub-klub yang mementingkan diri sendiri. Karena kita
cenderung meniru Idola atau sesuatu yang kita sukai.
Saya bukan Italian Maniac. Saya mengidolai Milan(dan simpatik dengan
klub-klub Italia) karena Milan tidak mementingkan dirinya sendiri. Milan
selalu rela (bahkan mendukung) pemain2nya untuk tampil di Tim Nasional,
hasilnya?
[List=1]
[*]Trio Belanda(Rijkaard-Gullit-Van Basten), berhasil mempersembahkan
satu-satunya gelar Internasional Belanda, yaitu Piala Eropa 1988. Suatu hal
yang bahkan tidak bisa diberikan Johann Cruiff.
[*]Boban berhasil membawa Kroasia peringkat 3 Piala Dunia 1998, mengalahkan
Belanda di perebutan tempat ke-3 dengan Hiddinknya yang katanya hebat.
[*]Sheva membawa Tim seperti Ukraina ke 8 besar Piala Dunia kemarin.
[/]
Prinsip saya jelas, apalah arti prestasi sebuah klub kalau Tim Nasional
tidak berprestasi. Semoga pemikiran ini juga ada di benak pengurus2 klub di
Indonesia.
Itu hanya sebuah pemikiran dari orang awam seperti saya, bukan tulisan Bung
Ronny Pangemanan, Bung M. Kusnaeni, Bung Towel, dll.
Kalau ada yang tidak setuju, tidak apa-apa.
[Non-text portions of this message have been removed]
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/