Sori neh bro rudi... ini saya jelaskan tidak konsistennya anda, bisa 
dilihat dari tulisan anda yg panjang lebar ini... tidak konsistennya 
tuliasn anda (baca: tidak nyambung), saya tandai dengan [**][/**], 
ok?semoga menjadi pencerahan bagi jiwa anda yg tersesat...

--- In [email protected], "Rudyansyah *" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Saya sedih dan kecewa mendengar ucapan Wenger kemarin yang bilang 
Pelatih
> TimNas=Maling Mobil. Klub2 Inggris cenderung memikirkan dirinya 
sendiri
> tanpa memikirkan kontribusi buat Tim Nasional Inggris(Sampai-
sampai FA
> pusing memikirkan prestasi TimNas).
> Menurut saya komentar Wenger bener2 menyesatkan, bagaimana kalau 
insan
> Sepakbola Nasional lebih mengidolai klub-klub semacam itu(yang 
nggak peduli
> sama prestasi Tim Nasional) ketimbang klub yang memberikan 
kontribusi buat
> Tim Nasional. 

[**]Ini neh, gak nyambung, apa hubungannya antara mengidolai klub 
inggris dengan kontribusi insan sepakbola (baca: fans klub inggris 
tersebut di Indo) terhadap persepakbolaan nasional dalam hal ini 
Timnas... gini de analoginya, apa seorang pembalap juara nasional 
pasti mengidolai pembalap juara dunia?belum tentu kan?apa pecandu 
(baca: penonton) balap yg menonton balap, pasti HANYA menonton 
pembalap juaranya saja?kayaknya gak... back to sepakbola, apa para 
pemain negara juara asia pasti mengidolai tim juara dunia?pasti 
masing2 ada yg berangkat dari mengidolai pemain A, yg lain pemain B, 
yg menginspirasinya menjadi seorang pemain sepakbola & pd akhirnya 
bisa bermain di timnas & juara.. nah pemain A atau B tersebut apa 
pasti pemain juara dunia?[/**}

Akhirnya klub-klub Indonesia lebih memikirkan dirinya sendiri,
> Persija mengincar juara Ligina dengan menghamburkan APBD, padahal 
saya ga
> peduli siapa yang juara Ligina. Yang saya peduli apa kontribusi 
klub-klub
> Sepakbola Indonesia buat Tim Nasional.

[**] Nah yg ini, bro rudi lagi ngomong bla bla bla antara hubungan 
komen wenger, dengan sepakbola inggris & trus nyasar ke insan 
sepakbola nasional & semakin nyasar ke timnas sekarang semakin 
nyasar lagi ke AS Roma... duh... wenger, liga inggris, fans bola 
indo, timnas indo, sepakbola indo, skg ke italia... halahhhh [/**]

Terus terang saya terharu dan iri mendengar statement Bruno Conti
(pelatih
> junior AS Roma), "Kami sedang dalam proyek yang lebih besar 
ketimbang juara
> Champions ataupun Scudetto, yaitu untuk melahirkan juara dunia 
baru seperti
> yang sudah terjadi pada saya, Totti, dan De Rossi. Jangan heran 
kalau Tim
> Nasional Italia di masa datang didominasi pemain-pemain Roma".
> Semua memang perlu proses, dari orang2 seperti itulah Italia 6x 
masuk final
> Piala Dunia(1934, 1938, 1970, 1982, 1994, 2006) dan 4x Juara Dunia
(1934,
> 1938, 1982, 2006)  dari 18x diselenggarakan Piala Dunia(1/3).

[**] Nah ini semakin nyasar, uda ngomongin komen conti... balik lagi 
ke fans sepakbola di indonesia & MENCOBA MENDOKTRIN MIND DARI PARA 
FANS TERSEBUT UNTUK MENGIDOLAI CONTI... CONTI siapa?juara dunia?
kenapa kita harus mengidolai dia yg cuma pelatih junior Roma?kenapa 
gak mengidolai Totti saja?atau candela?kenapa harus CONTI?Apa cuma 
karena komennya itu, trus kita mengidolai dia?Memang sepakbola AS 
ROMA kontribusinya selama ini ke timnas Italia banyak yah?bagaimana 
bila di banding the big 3?Milan, Inter, Juve?[/**]

Seandainya insan Sepakbola Indonesia lebih mengidolai orang-orang 
seperti
> Bruno Conti ketimbang klub-klub yang mementingkan diri sendiri. 
Karena kita
> cenderung meniru Idola atau sesuatu yang kita sukai.

[**] Lalu apa kita salah klo mengidolai pemain dengan teknik tinggi 
misalnya seperti Ryan Giggs, yg lahir di negara dngan timnas yg 
lemah?atau seperti Kazuyoshi Miura yg dulu muncul dr Jepang yg saat 
itu sepakbolanya belum begitu bagus... atau Batistuta, pemain 
argentina yg diakui hebat tekniknya tp tidak pernah juara dunia?
mereka juga pemain bertekhnik tinggi & bisa membuat masing2 fansnya 
terpana dengan permainan mereka?apa anda yakin org2 yg mengidolai 
pemain2 ini, tidak punya peluang menjadi juara?[/**]

> Saya bukan Italian Maniac. Saya mengidolai Milan(dan simpatik 
dengan
> klub-klub Italia) karena Milan tidak mementingkan dirinya sendiri. 
Milan
> selalu rela (bahkan mendukung) pemain2nya untuk tampil di Tim 
Nasional,
> hasilnya?

[**] itu anda, bagaimana dengan Jerman Maniac?Bagaimana dengan yg 
mengidolai klub2 seperti United, pool dll yg mungkin prestasinya 
belum seperti Milan?Milan, (maaf sebelumnya buat Milan fans], mereka 
mementingkan dirinya sendiri/ tidak, apakah anda tau?anda bukan 
direksi disana kan?anda sama dengan kami, hanya sebatas pecinta 
saja, jd anda juga gak berhak MENJELEKKAN TIM/PEMAIN lain dengan 
tidak hormat... kecuali anda punya data & fakta berikut sumbernya yg 
akurat untuk berargumentasi, bukan dengan hati atau nurani atau 
pandangan yg subjektif saja... bukan begitu?[/**]

> [List=1]
> [*]Trio Belanda(Rijkaard-Gullit-Van Basten), berhasil 
mempersembahkan
> satu-satunya gelar Internasional Belanda, yaitu Piala Eropa 1988. 
Suatu hal
> yang bahkan tidak bisa diberikan Johann Cruiff.
> [*]Boban berhasil membawa Kroasia peringkat 3 Piala Dunia 1998, 
mengalahkan
> Belanda di perebutan tempat ke-3 dengan Hiddinknya yang katanya 
hebat.

[**] Nah anda makan komen anda sendiri, Boban?juara kah?tempat ke -3 
bukan juara bung... klo pinjam istilah anda, BOBAN TIDAK LEBIH DARI 
SEORANG PECUNDANG YG TIDAK MERAIH JUARA BERSAMA TIMNASNYA & 
PECUNDANG JUGA SEMUA FANS BOBAN... begitu?itu the way of thinking 
anda lho... saya hanya me-refresh saja. [/**]

> [*]Sheva membawa Tim seperti Ukraina ke 8 besar Piala Dunia 
kemarin.
> [/]

[**] Ini juga... Sheva gak juara... PECUNDANG... begitu?toh anda 
bilang Hiddink pun gak berpresatasi apa2 krn anda membandingkan 
dengan pelatih yg meraih gelar juara, pdhal... klo anda berpikir 
jernih, apa pelatih juara dunia itu bisa membawa tim2 yg dilatih 
hiddink sampai pd level/ melebih level yg dicapai hiddink?belum 
tentu bung... & bila tidak bisa, apa artinya pecundang?silakan anda 
jawab sendiri... [/**]

> Prinsip saya jelas, apalah arti prestasi sebuah klub kalau Tim 
Nasional
> tidak berprestasi. 

[**] bali keatas ya bro rudi, jd apa artinya prestasi Milan dgn 
Shevanya, pdhal Sheva tidak pernah bisa membawa timnasnya 
berprestasi????pecundangkah dia???bagaimana dengan boban?
pecundangkah?[/**]

Semoga pemikiran ini juga ada di benak pengurus2 klub di
> Indonesia.

[**] Harusnya anda membantu pengurus2 klub nasional, bagaimana 
membangun tim yg kuat & sumbangsih bagi timnas, bukan mengurusi 
siapa idola mereka... [/**]

> Itu hanya sebuah pemikiran dari orang awam seperti saya, bukan 
tulisan Bung
> Ronny Pangemanan, Bung M. Kusnaeni, Bung Towel, dll.
> Kalau ada yang tidak setuju, tidak apa-apa.

[**] Saya pun awam & im nobody... tp saat anda menghina idola saya, 
Cantona dgn menyebutnya pecundang... saya kecewa... saya pikir anda 
kritis & bisa menambah pengetahuan saya tp ternyata anda hanya bisa 
bergulat & muter2 dengan masalah "PECUNDANG"[/**]

Semoga semua bs menjadi ajang diskusi yg sehat & menambah 
pengetahuan buat semua anggota milis ini... bukan cuma meributkan 
siapa pecundang & siapa pemenang... setiap pemain adalah PEMENANG di 
hati para fansnya... jd mohon anda bisa lebih menjaga kata2 anda 
mengenai seorang pemain...

Nikky Yudianto.




HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke