On 5/7/07, omar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ini baru wacana ya Rud?? kalo bener Super Copa dilaksanakan di luar > Italia, gimana pendapat ente?? Apa itu artinya bukan berupaya > mengkomersialisasikan liga italia yang ujung2nya duit??? padahal menurut > ente khan liga italia tidak mengejar tujuan komersil (duit gitu), beda > dengan EPL yang komersil. alasan manisnya sih untuk citra liga italia. tapi > kok rasanya gak beda dengan komersialisasi?? kalo disetujui di Cina > misalnya, pasti pihak Cina bayar mahal ke liga italia, bener gak? > > -omar- > > "England's most decorated club has another trophy" Martin Tyler, FA Cup > Final, 13 May 2006 > > --------------------------------- >
[rudy] Piala Super Italia dulu pernah digelar di Lybia dan Amerika...ini bukan sesuatu yang baru. Saya tidak pernah bilang Lega Calcio tidak berorientasi bisnis, saya hanya bilang klub-klub Italia(terutama para pemiliknya) yang lebih mengejar glory daripada money. Sulit dibayangkan Berlusconi, Moratti, Della Vale dan keluarga Agnelli mengharapkan keuntungan "uang" dari klub-klub mereka. Berlusconi sangat mencintai Milan, Moratti sangat mencintai Inter, Della Vale sangat mencintai Fiorentina dan keluarga Agnelli sangat mencintai Juventus. Cinta, yah...sesuatu yang saya tidak yakini ada pada Abramovich terhadap Chelsea, Glazer terhadap emyu dll. Saya suka Sepakbola Italia juga terutama karena ini, hubungan antara pemain, pemilik, dll terhadap klub tidak hanya karena urusan "bisnis". Mungkin anda tidak akan pernah melihat seorang pemain mengangis ketika mencetak goal ke gawang mantan klub-nya di epl(dengan alasan professionalisme atau apalah...). Tapi ini terjadi di Serie A ketika Gabriel Batistuta mencetak goal ke Fiorentina, bener2 sebuah "Romance" yang mengharukan. [/rudy] -- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal! FORZA INDONESIA >> Tak pernah berhenti berharap Indonesia bisa tampil di Piala Dunia. [Non-text portions of this message have been removed]
