Guys gw ada titipan dari sobat kita bung Heye.
   
  Good one lads.
   
  Walk on.
   
  Cheers,
   
   
  Congrats tuk MILAN, untuk seluruh Milanisti dan Simpatisan…
   
  For neutral, last night game probably not the best match to watch, jauh 
dibandingkan dengan Istanbul 2005, atau 1999, atau bahkan final UEFA 2001.
   
  But, for both fans, pertandingan semalem jelas merupakan pertandingan yang 
menegangkan, karena tidak ada superioritas yang berarti antara kedua tim, 
pertandingan berlangsung seimbang dengan dominasi yang relatif sama.
   
  Hal yang paling membedakan dan yang sangat menentukan hasil adalah efisiensi 
pemanfaatan peluang, dimana LIVERPOOL terlihat begitu ketinggalan bahkan 
dibandingkan hanya dengan 1 orang Pippo Inzaghi.
   
  Semenjak awal, terlihat beban yang begitu besar seakan-akan menggelayuti The 
Reds, terutama sang skipper. Steven Gerrard terlihat begitu gugup dan terlihat 
tidak bisa bermain lepas, dengan ketegangan yang tinggi, membuat dia membuang 
beberapa peluang sangat bagus, dan ketegangan itu membuat dia beberapa kali 
terlihat marah2 kepada rekan setim, sepertinya keharusan menjadi Hero begitu 
memberatkan langkahnya kali ini…
   
  Seperti yg gw dah bilang diatas, tidak ada dominasi berarti antara kedua tim,
Dan rupanya keputusan Rafa untuk menempatkan Masch sebagai benteng Kaka 
terlihat berhasil, dimana Kaka tidak eksplosif seperti biasanya.
   
  Sayang, ada 1 pemain yang begitu deadly,
Dia tidaklah cepat, tidak jago gocek, tidak jago umpan, terlalu mudah jatuh, 
bahkan sering terkena offside… tetapi begitu lolos dari perangkap, dia adalah 
killing machine, insting dan daya membunuhnya begitu besar, tidak harus dengan 
cara indah, sederhana tapi sangat mematikan…
   
  Pippo Inzaghi, pemain yang dianugrahkan kemampuan untuk positioning yang 
tepat, dan keahlian untuk menyelinap yang jitu,
Hanya cukup dengan sentuhan sedikit saja, bahkan terkesan tidak sengaja, bola 
sudah bisa di belokkan tepat di tengah gawang. Sedikit menyelinap diantara bek, 
posisi sudah berhadapan langsung dengan kiper, dan tuhan tahu betapa tajamnya 
dia kalau sudah dalam situasi itu.
   
  Congrats untuk Milan,
Pantas memenangkan pertandingan, dan ini merupakan kado yang sangat Indah untuk 
musim terakhir Billy Costacurta, dan tentunya merupakan kenangan yang sangat 
menyenangkan untuk “Il Bandaniera”, Paolo Maldini. Tidak ada yang menyangka dia 
akan bermain full time, bahkan untuk posisi starter, tapi rupanya Carleto masih 
mempercayai determinasi tinggi dan semangat juangnya untuk terus menghidupkan 
roh permainan rekan-rekannya…
   
  Congrats untuk MILAN,
Tidak ada penyesalan yang begitu besar, karena sang juara memang pantas 
mendapatkannya…
   
  Congrats !!!

 
---------------------------------
We won't tell. Get more on shows you hate to love
(and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke