Beberapa waktu lalu (masih sekitar 10 hari yll kayaknya) gw masih liat beliau di tv, di stadion mana gw lupa. Terlihat masih segar. Memang jika jantung yg bermasalah, tak ada ampun. Yg tadinya segar pun bisa langsung tumbang. Makanya jagalah jantung kita.
Sebagai salah satu tokoh yg serius terjun membimbing dunia sepakbola Indonesia maka sangat pantas jika kita merasa kehilangan. Turut berduka oom Santo, selamat jalan, semoga dengan contoh yg anda berikan akan lahir Santo-Santo lain di dunia sepakbola Indonesia, yg dengan hati serius membimbing bibit-bibit pemain dilingkungannya. Sekali lagi, turut berduka. Delfiar ----- Original Message ----- From: Jurig Milan To: bolaml Sent: Monday, June 25, 2007 5:55 PM Subject: [BolaML] H.Santo Tutup Usia Selamat Jalan pak Santo. ------------------------------------------ Senin, 25/06/2007 17:32 WIB H.Santo Tutup Usia Triono Wahyu Sudibyo - detikSport *Semarang - *Kabar duka mendatangi Persija Jakarta. H.Susanto yang merupakan manajer klub berjuluk "Macan Kemayoran" itu tutup usia, Senin (25/6/2007), sore WIB. H.Susanto meninggal dunia akibat sakit jatung yang dideritanya. Ia menghembuskan napas terakhir di ruang Gawat Darurat Rumah Sakit Telogorejo, Jl. Ahmad Dahlan, Simpang Lima, Semarang, sekitar pukul 15.40 WIB. Saat ini jenazah masih berada di ruang ICU dan rencananya akan disemayamkan di rumah duka di Jl. Parang Riris Raya No. 14, Tegalrejo, Sondakan, Purwosari, Solo. Rencananya jenazah akan dikebumikan di TPU Cokro Tulung, Klaten, Selasa (26/6/2007), pukul 14.00 WIB. Almarhum mulai dirawat di Rumah Sakit Telogorejo sejak 20 Juni lalu pasca menyaksikan pertandingan Persija menghadapi PSIS Semarang di ajang Copa Indonesia. Kondisinya mulai memasuki masa kritis sejak Sabtu (20/6/2007) lalu, yang membuatnya tak lagi mampu berbicara. Pria kelahiran 4 Mei 1945 itu sebelumnya memang memiliki riwayat sakit jantung sejak 1997. Ini tentu menjadi kabar duka buat kubu Persija Jakarta, apalagi pria yang akrab disapa H. Santo itu belum lama menduduki jabatan manajer di Lebak Bulus. Ia naik ke posisi tersebut awal April lalu menggantikan IGK Manila yang mundur karena alasan kesehatan. Sebelumnya almarhum juga sempat menjabat posisi manajer di Persebaya Surabaya. Selain keluarga dan sanak saudara, beberapa saat lalu terlihat rekan-rekan almarhum juga terlihat datang melayat. Diantaranya adalah manajer PSIS, Yoyok Sukawi yang ditemani manajer teknik, serta terlihat beberapa pengurus Persija Jakarta. *(din/key)* . [Non-text portions of this message have been removed]
