--- In [email protected], "Arif Ikram" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>

> Saat Kaka dan Pirlo yang walau istirahat 2 game tapi tidak 
maksimal semalam,
> saat Il Panthera cedera, saat Nesta, Maxi dan Kakhaber tidak 
maksimal, saat
> La Bandiera sudah lelah semalam, tidak ada upaya maksimal dari Don 
Carletto
> untuk menghembuskan nafas baru.
> Potensi Yoann Gourcuff, Andrea Paloschi, Daniel Bonera, Willy 
Aubameyang
> yang sebenarnya sangat sepantaran dengan rata2 pemain Arsenal 
tidak berani
> dimunculkan.

saya kira sangat logis buat carlo melulu menurunkan pemain inti dan 
membangku cadangkan pemain2 muda. Kenapa ? kalau ditilik sebenarnya 
tanda2 ini sudah terjadi di awal2 musim, dan boleh jujur ini terjadi 
juga karena impact kemenangan Milan musim lalu di liga Champion.

dgn skuad pas-pasan kemenangan Milan tahun lalu di UCL sebenarnya 
sudah sangat memaksakan energi pemain2nya, kalau diumpamakan mesin 
itu sudah nembus batas RPM tertingginya, tinggal nunggu putusnya 
saja hehehe.

Tapi kemenangan di Super Eropa dan lagi2 piala intercontinental 
membuat milan terlena, hanya pato yg didatangkan dgn gembar-gembor 
yg luar biasa. Bak dewa penolong yg bakalan membawa keajaiban buat 
milan.

Padahal secara realistis, banyak yg berharap di paruh musim milan 
mendatangkan pelapis yg sepadan di lini tengah dan belakang.

Apa yg kemudian terjadi adalah, Carlo terjebak dalam kondisi dimana 
dia harus mengejar ketertinggalan poin di Serie A yg cukup banyak 
dgn kemenangan beruntun. Apalagi yg dikorbankan kalau bukan 
membangku cadangkan beberapa pemain muda dan mengurangi waktu 
istirahat dari pemain inti (yg lagi2 juga sudah berumur).

Dan impact-nya yg terjadi tadi malam, Milan yg kehabisan bensin 
harus melayani energi2 tinggi pemain2 muda arsenal. Tidak perlu 
bergelar "the profesor" untuk tahu bahwa mematikan kaka & pirlo akan 
meredam Milan, karena itu sudah dibuktikan oleh banyak tim di Serie 
A.

nah, skr tinggal balapan ama Fio & Juve di Serie A untuk memungut 
sisa gengsi yg masih tersisa kalau tidak mau musim depan berlaga di 
UEFA..

good luck, semoga musim depan milan melakukan perubahan yg lebih 
berarti.

for now, let the best team get what they deserved

Alkaizer

Kirim email ke