kalo kemaren banyak orang bilang tahun berakhiran 8 adalah tahun 
belanda, maka menurut gw tahun 2008 adalah tahunnya Spanyol :) :)

bravo espana

====================================================
Dramatis, Nadal Juara Wimbledon
Kris Fathoni W - detikcom

Wimbledon, Butuh lima set, dua kali penundaan akibat hujan dan 
pertandingan yang berjalan nyaris lima jam untuk menentukan juara 
Wimbledon. Bak sebuah drama nan menegangkan, Rafael Nadal keluar 
jadi pemenang dengan menundukkan juara bertahan Roger Federer, 6-4, 
6-4, 6-7 (5-7), 6-7 (8-10) dam 9-7.

Pertandingan, Minggu (6/7/2008), yang resmi tercatat sebagai final 
tunggal putra dengan durasi terlama, mengalahkan rekor 28 tahun lalu 
di Wimbledon, itu bergulir menegangkan selama empat jam dan 48 menit 
dan pasti akan tercatat sebagai salah satu partai klasik. 

Nadal meraup keunggulan di dua set awal, tapi Federer melakukan 
comeback cemerlang di dua set berikutnya. Lewat pertarungan ketat 
yang banyak diwarnai deuce dan kejar mengejar skor, akhirnya Nadal 
keluar dengan senyuman paling lebar dan jadi raja Wimbledon usai 
menang di set kelima. Nadal kini jadi petenis putra Spanyol pertama 
yang memenanginya usai Manuel Santana tahun 1966. 

Kekalahan buat Federer mematahkan ambisinya merengkuh gelar keenam 
beruntun di Wimbledon. Dia juga gagal melewati rekor Bjorn Borg 
untuk jadi petenis Open Era pertama yang mencatatkan enam gelar 
berturut-turut --keduanya sama-sama mengantongi lima gelar. 
Kegagalan kian mengecewakan Federer yang belum pernah menjuarai 
Grand Slam tahun ini, apalagi dia sudah dua kali kalah oleh Nadal di 
final --Prancis Terbuka dan sekarang Wimbledon.

Buat Nadal, kesuksesan ini adalah yang pertama di Wimbledon. Petenis 
Spanyol itu sebelumnya dua kali kandas di final dua musim belakangan 
dari Federer. Ini sekaligus menegaskan kalau si Raja Clay Court itu 
juga bisa berjaya di lapangan rumput, arena yang biasanya dikuasai 
Federer. 

Dalam pertandingan, Federer yang melakukan servis pertama kali dan 
tidak menyia-nyiakan peluang tersebut untuk mengantongi poin 
pertama. Namun Nadal bisa menyamakan kedudukan di game kedua bahkan 
berbalik unggul 1-3. Federer lantas bisa memangkas ketinggalan jadi 
2-3 dengan gaya: dengan servis, dia memberikan Love buat Nadal.

Susul menyusul kembali terjadi. Federer sempat kehilangan poin di 
game kedelapan, tapi lagi-lagi Federer bisa memaksimalkan servisnya 
di game kesembilan dan Nadal kembali harus puas dengan Love dan 
Federer Express membuntuti dengan 4-5. Namun set pertama akhirnya 
jadi milik Nadal. Setelah tiga kali mencapai set point pada posisi 
deuce, Nadal mengunci kemenangan di set pertama dengan 6-4 usai 
mengakhiri reli baseline.

Pada awal set kedua, Federer langgsung menggila. Nadal ditahannya 
dengan Love untuk unggul 1-0. Federer terus melaju untuk unggul 3-0. 
Nadal mencuri satu poin pada game keempat, namun Federer kembali 
menjauhkan kedudukan jadi 4-1 lagi-lagi lewat Love Game. Nadal belum 
menyerah dan terus mengejar dan bisa mengejar Federer di game 
kedelapan set kedua untuk bikin kedudukan jadi 4-4. Di game 
kesembilan, Nadal berbalik unggul. Dia bahkan mampu menutup set 
kedua dengan kemenangan 6-4.

Ketatnya pertandingan kembali terjadi di set ketiga dengan Federer 
unggul duluan. Sedikit kekhawatiran melanda ketika Nadal terpeleset 
di game ketiga dan sempat mendapat perawatan walau dia masih bisa 
melanjutkan. Federer kembali membuat Love Service Game lagi untuk 
membuat dirinya unggul 3-2. Saat Nadal menyamakan kedudukan jadi 4-
4, awan mendung mulai menyelubungi langit. Guyuran hujan turun saat 
Federer memimpin 5-4 dan pertandingan pun dihentikan.

Setelah satu jam lebih berlalu, matahari kembali muncul dan Nadal 
bersiap melakukan servis. Pertarungan set ketiga ini akhirnya harus 
ditentukan lewat tie-break, dengan Federer keluar jadi pemenang 7-6 
(7-5). Secercah peluang buat Federer guna mempertahankan gelar. 

Alotnya partai ini masih terus nyata tersaji di set keempat. Nadal 
unggul duluan atas Federer walau keduanya lantas terus bersaing 
ketat. Love-service game dibuat Nadal untuk bikin dirinya unggul 4-
3, tapi Federer kemudian bisa mengejar jadi 4-4, 5-5 bahkan 6-6. Tie-
break harus dilakukan.

Dari awal sudah terlihat kalau tie-break akan berjalan ketat, dengan 
reli yang sudah langsung tercipta. Federer mencetak poin pertama, 
tapi Nadal bisa membalikkan keadaan dengan unggul 4-1. Lewat 
comeback sengit, Federer mengunci Nadal di angka 8 dan sukses meraih 
set point dan mengunci kemenangan di set keempat ini dengan 7-6 (10-
8). Luar biasa!

Set kelima dimainkan. Kedua petenis sama-sama tampil ngotot. Federer 
unggul dua kali dan dua kali pula Nadal menyamai. Sayang hujan 
kembali turun di set kelima dan pertarungan luar biasa ini kembali 
tertunda. Setelah sekitar 15 menit menunggu, laga menegangkan antara 
Nadal kontra Federer dilanjutkan.

Federer kembali membuat Love Service Game untuk memimpin 4-3 atas 
Nadal, yang langsung menjawab dengan kembali membuat kedudukan jadi 
sama kuat usai memenangi deuce. Federer meraih kembali keunggulan 5-
4, tapi lagi-lagi bisa disamakan Nadal. Sang petenis Spanyol 
berbalik di atas angin dan unggul 40-15. Tapi apa itu? Lagi-lagi 
Federer bikin ace untuk memperkecil jarak, bahkan lantas bisa 
memaksakan deuce. Game ini akhirnya jadi milik Federer dengan 6-5.

Kedudukan kembali sama kuat setelah Nadal menyamakannya jadi 6-6 
dengan menahan Federer di angka 15. Keduanya kemudian kembali 
menghasilkan deuce setelah pengembalian Federer menghantam net. 
Federer akhirnya menutup dengan 7-6. Nadal kini berusaha menjaga 
kans dan dia akhirnya berhasil melakukannya! Kedudukan sekarang jadi 
7-7 di set penentu ini.

Deuce lantas hadir lagi dan dimenangi Nadal, walau sebelumnya 
Federer sempat mengeluarkan ace, dan kini Nadal memimpin 8-7 dalam 
pertandingan yang sudah berjalan 4 jam 41 menit. Di game setelahnya, 
deuce hadir lagi dengan Advantage di Nadal. Dia melakukan serve dan 
bertukar pukulan. Ow!! Bola pukulan Federer kandas di net. Nadal 
jadi juara baru dan dia pun terjerembab bahagia di lapangan. 

Kirim email ke