Kenapa atlet ga' boleh mengutamakan ngejar bonus. Yg penting kan prestasinya tercapai, apapun motivenya.
Justru fenomena bekas atlet yg jatuh miskin karena waktu berprestasi mereka ga' mikirin soal bonus (uang). Mereka (pelakunya) aja ga' mikir soal uang, apalagi mengharapkan orang lain. Justru pola pikir seperti ini yg kurang pas. --- In [email protected], "Tukang Sapu Istana Negara" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > On 8/27/08, indah larasati <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Menpora: Emas Rp1,5 M, Perak Rp750 Juta, Perunggu Rp300 Juta > > Udah sepantasnya atlit dapat apresiasi sebesar itu. > Tapi semoga tidak menjadi target utama bagi atlit untuk hanya sekedar > ngejar bonus. >
