[rudy]
Harus langsung tancap gas dari pekan pertama. Kehilangan poin di pekan-pekan
awal akan memberikan tekanan negatif buat Milan.

Btw, kegagalan Milan di pra musim buat gw adalah "kejeniusan" Carletto,
memang dia terkenal sebagai pelatih yang tidak pernah menuntut banyak kepada
manajemen, terutama soal pembelian pemain. Masih ingat dalam ingatan ketika
dia kepengen mempermanenkan Crespo di tahun 2005 tapi hanya bilang, "kalau
saya diberi kewenangan maka Crespo akan saya pertahankan karena dia cocok
dengan skema saya, tapi semuanya tergantung manajemen". Inilah menurut gw
ciri khas dari seorang Ancelotti, dan inilah alasan utama dia sangat disukai
oleh manajemen.
Nah, gw yakin Carletto paham kalau Milan tampil hebat di pra musim maka
tidak akan pernah kembali tuh namanya Shevchenko dan tidak akan datang
Senderos.

Ciao
[/rudy]

Rabu, 27/08/2008 12:05 WIB
Jelang Liga Italia
Mengukur Peluang Milan Juara
Doni Wahyudi - detiksport

Jakarta - Setelah gagal total musim lalu, scudetto adalah harga yang tak
bisa ditawar AC Milan tahun ini. Dengan banyak pemain baru datang, bisakah
Rossoneri meraih gelar ke-18-nya?

Berstatus juara Liga Champions dan kampiun Kejuaraan Dunia AntarKlub, Milan
harus menerima kenyataan pahit finish di posisi lima klasemen musim lalu.
Hasil yang memaksa mereka gagal meraih tiket ke Liga Champions.

Usaha untuk memperbaiki hal tersebut sudah dilakukan. Sejak usai kompetisi
mereka langsung aktif berburu di bursa transfer, Milan yang sebelumnya
terkenal pelit, musim ini jauh lebih royal dalam membelanjakan uangnya.

Masalah striker yang musim lalu jadi salah satu kendala terbesar kini
teratasi karena mereka punya stok cukup berlimpah di lini depan. Saat si
gaek Filippo Inzaghi masih wara-wiri di kotak penalti lawan serta Alexandre
Pato yang kian padu, Carlo Ancelotti punya opsi lain menyusul kedatangan
Andriy Shevchenko dan Marco Borriello.

Yang terasa dari kebijakan Milan musim ini adalah upaya untuk melakukan
peremajaan. Memang Paolo Maldini (yang Juni lalu berusia 40 tahun) dan Super
Pippo (35) masih dipertahankan, juga pembelian Gianluca Zambrotta (31).
Namun kedatangan Borriello, Mathieu Flamini, Philippe Senderos serta
keinginan mempertahankan Alberto Paloschi adalah pertanda keseriusan Milan
memudakan pasukannya.

Dengan modal seperti itu peluang Milan merengkuh scudetto jelas terbuka
lebar. Bahkan Gianluiggi Buffon dan Fabio Capello sempat menyebut kalau
pasukan Carletto adalah kandidat kuat juara Seri A musim ini.

Ada cukup alasan untuk mengunggulkan Milan, yang pertama tentu saja
akstivitas mereka di bursa transfer. Alasan lain terkait tidak lolosnya
mereka ke Liga Champions, ini jelas menguntungkan Milan karena mereka bisa
lebih berkonsentrasi ke kompetisi lokal.

Memang Paolo Maldini cs masih harus berlaga di Piala UEFA, tapi turnamen
kelas dua Eropa itu harusnya tak memberi Milan banyak masalah.

"Ini adalah skuad untuk menjadi juara dan pelatih kami tahu itu. Itu bukan
berarti kami tak bisa gagal, tapi tentu saja kami harus berjuang hingga
hari-hari terakhir," ungkap wakil Presiden Milan, Adriano Galliani.

Milan jadi juara? Itu mungkin saja. Sekarang tinggal bagaimana Carletto
memaksimalkan potensi yang dia miliki untuk mentranformasikan Rossonero
kembali menjadi salah satu klub yang ditakuti tak hanya di Italia tapi juga
di Eropa. ( din / key )

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke