[rudy] Sedikit revisi, musim ini di Serie A ada 1 tim yang dimiliki orang asing...yaitu Bologna yang awal musim ini dibeli Joe Tacopina yang mewakili "Tacopina & Seigel, P.C". Btw, emang kadang menjengkelkan juga nich...Inggris tuh pemain2-nya medioker, pelatih2-nya juga, termasuk wasit2-nya tapi jurnalisnya kalau nulis ngerasa paling ngerti apa itu sepakbola, fuiiihhh...
*kompor gas Ciao [/rudy] Kamis, 28 Aug 2008 08:10 Ulivieri Balik Serang Liga Premier Renzo Ulivieri adalah salah satu pelatih yang telah banyak mengecap asam garam persepakbolaan Italia. Memulai karirnya bersama klub Serie C2, Cuoiopelli, ia menghabiskan 42 tahun untuk mengarsiteki berbagai tim Italia dari divisi terendah, hingga kasta tertinggi. Musim lalu, ia sempat melatih Reggina, sayang tangan dinginnya belum mampu mengangkat prestasi tim berjuluk Amaranto tersebut, sehingga ia pun dipecat sebelum kompetisi usai. Meski demikian, segudang pengalamannya tentu membuat Ulivieri tidak dapat dipandang sebelah mata. Apalagi ia kini menjabat sebagai Presiden Asosiasi Pelatih Italia. Satu hal yang pasti, ia memiliki kecintaan yang sangat mendalam terhadap sepakbola Italia. Hal tersebut dibuktikannya dengan balik 'menyerang' pernyataan yang bernada merendahkan kompetisi di negaranya tersebut. Hal ini dimulai dengan munculnya artikel di harian The Times yang terbit pada Sabtu (23/08) lalu. Pada harian itu terdapat artikel yang ditulis oleh kolumnis Oliver Kay dengan nada merendahkan kompetisi sepakbola Italia. Kay menuliskan Serie A adalah 'tempat istirahat para pesepak bola tua yang ingin mendapatkan kekayaan serta tidak memiliki ambisi." Artikel ini kemudian direproduksi oleh harian Italia La Gazzetta dello Sport. Hal inilah yang memicu kemarahan Ulivieri. "Ini seperti memanaskan ketel. Inggris memiliki liga yang bagus, namun jika kamu mencermatinya terdapat pelatih-pelatih asing di sana, mayoritas pemain adalah pemain asing dan bahkan beberapa pemilik klub datang dari berbagai tempat di seluruh dunia," geram Ulivieri seperti dilansir Channel 4. Ia menambahkan: "Saya sungguh meragukan bahwa mereka (orang Inggris) berada di posisi yang pantas untuk mengkritisi sepakbola Italia. Disamping itu saya tidak akan mengatakan bahwa Andriy Shevchenko dan Ronaldinho sudah tua." Pernyataan Ulivieri ini memang sesuai kenyataan. Sebab dari sebuah riset terbukti bahwa Liga Premier memiliki jumlah pemain asing terbesar dibandingkan liga-liga papan atas Eropa lainnya. Selain itu sepuluh dari 20 pelatih klub Liga Premier musim ini merupakan pelatih asing. Juga jangan dilupakan kalau pelatih Timnas Inggris saat ini adalah Fabio Capello, seorang warga Italia. Sementara itu di Serie A musim ini hanya ada satu pelatih asing, Jose Mourinho. Plus, tidak ada satupun klub Serie A yang dimiliki pihak asing. Jadi sepakbola Italia lebih baik daripada sepakbola Inggris, Signor? [LB] -- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal! [Non-text portions of this message have been removed]
