Note: forwarded message attached.
Yahoo! Shopping
Find Great Deals on Holiday Gifts at Yahoo! Shopping
SPONSORED LINKS
| School education | Jakarta | Pre school education |
| Bonsi | Bonsi tree |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "bonsi97" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
--- Begin Message ---: Penyelamat Cinta~ > > Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai > macam benda-benda > abstrak: ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, > Kegembiraan dan sebagainya. > > Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatu > ketika, datang > badai menghempas pulau kecil itu dan air laut > tiba-tiba naik dan akan > menenggelamkan pulau itu. > Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha > menyelamatkan diri. > Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat > berenang dan tak > mempunyai perahu. > > Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari > pertolongan. > Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta. > > Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh > perahu. > > "Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!" teriak Cinta. > > "Aduh! Maaf, Cinta!" kata Kekayaan, "Perahuku > telah penuh dengan harta > bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti > perahu ini tenggelam. > Lagipula > tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini." > > > > Lalu Kakayaan cepat-cepat mengayuh perahunya > pergi. > > > > Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya > Kegembiraan lewat dengan > perahunya. "Kegembiraan! Tolong aku!", teriak > Cinta. > > > > Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia > menemukan perahu sehingga > ia tak > mendengar teriakan Cinta. > > > > Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke > pinggang dan Cinta semakin > panik. > > > > Tak lama lewatlah Kecantikan. > > > > "Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!", teriak > Cinta. > > "Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa > membawamu ikut. Nanti kamu > mengotori perahuku yang indah ini." sahut > Kecantikan. > > > > Cinta sedih sekali mendengarnya. > > > > Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah > Kesedihan. > > > > "Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu," kata > Cinta. > > "Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin > sendirian saja..." > > > > kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. > > > > Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan > akan menenggelamkannya. > > > > Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, > "Cinta! Mari cepat naik > ke perahuku!" > > > > Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat > seorang tua dengan perahunya. > Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat > sebelum air > menenggelamkannya. > > > > Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta > dan segera pergi lagi. > > > > Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama > sekali tidak > mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya > itu. > > Cinta segera menanyakannya kepada seorang penduduk > tua di pulau itu, > siapa sebenarnya orang tua itu. > > "Oh, orang tua tadi? Dia adalah Waktu." kata orang > itu. > > "Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak > mengenalnya. Bahkan teman-teman > yang mengenalku pun enggan menolongku" tanya > Cinta heran. > > "Sebab," kata orang itu, "Hanya Waktu lah yang > tahu berapa nilai > sesungguhnya dari Cinta itu." > > > > >__________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
--- End Message ---
