Bos, di internet sih tiap hari banyak berita Hoax kayak gini. Tapi mending
anggap sebagai informasi aja dulu sebelum tau bener atau gaknya. itung2
tambah wawasan. Gak ada salahnya jg tau hal2 kayak gini. tapi hal2 kayak
gini gue lebih percaya media massa yang kredibel yang bisa dipertanggung
jawabkan kebenarannya.


• Abels •


On 12/19/06 11:43 AM, "Muhammad Husni" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

>  
>  
>  
> 
> Gw pernah denger kalo Paramex & Inza dilarang (gw pernah dapet imelnya
> udah lama banget) tapi gw ga tau kalo ada penambahan list lagi. Ada yang
> tau kebenaran berita ini ga???
> 
> PENGUMUMAN
> 
> DAFTAR OBAT DILARANG - SURAT KEPUTUSAN BADAN POM DIKUTIP DARI SURAT
> KEPUTUSAN BADAN PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN BPOM) REPUBLIK INDONESIA
> Dengan ini diberitahukan bahwa produk-produk berikut ini " TIDAK BOLEH
> DIKONSUMSI " oleh siapapun dalam wilayah hukum Republik Indonesia :
> 
> 1. OBAT PARAMEX, PRODUKSI PT. KONIMEX
> 2. OBAT INZA, PRODUKSI PT. KONIMEX
> 3. OBAT INZANA, PRODUKSI PT. KONIMEX
> 4. OBAT CONTREX & CONTREXYN , PRODUKSI PT.TEMPO SCAN PACIFIC
> 5. HEMAVITON ENERGY DRINK, PRODUKSI PT.TEMPO SCAN PACIFIC
> 6. HEMAVITON ACTION, PRODUKSI PT. TEMPO SCAN PACIFIC
> 7. BODREX & BODREXYN, PRODUKSI PT.TEMPO SCAN PACIFIC
> 8. NATUR E, DIEDARKAN OLEH PT. WIGO HOSLAB
> 9. SUPER TETRA, DIEDARKAN OLEH PT. WIGO HOSLAB
> 10. STOP COLD, DIEDARKAN OLEH PT. WIGO HOSLAB
> 
> Alasan:
> 1. Jumlah Prosentase PPA-nya lebih dari 15%
> 2. Telah terjadi bencana kematian sebanyak 13 orang di Cianjur, 2 orang di
> Palangkaraya, 15 orang di Palu, dan 20 orang di Jayapura karena meminum
> obat-obatan diatas.
> 3. Obat-obatan di atas mengandung racun yang amat berbahaya bagi produksi
> reproduksi tubuh manusia dalam hal ini kualitas sperma dan kualitas sel
> telur.
> 4. Obat-obatan diatas tidak bisa dikembalikan ke distributor/pabriknya bila
> rusak Dan itu berbahaya bagi pembeli yang mengkonsumsinya.
> 5. Obat-obatan itu telah diproduksi secara tidak higienis di
> pabrik-pabriknya.
> 
> Demikian pemberitahuan kami. Sekian Dan terimakasih.
> 
> Drs. H. Sampurno, M.B.A.
> Kepala Badan POM
> 
>  
>     


Kirim email ke