Bener kata abel,.
imel kayak gini banyak yang malang melintang dimilis dan kebenarannya
masih absurd. Kalo emang ada kasus yg seperti ditulis ini, Pasti ada di
Koran ato di TV. So far sih, gw blom liat, baca or denger.

Jadi lo santai aja wan, btw lo ngapain minum bodrex sebanyak itu? lo cucau
ya???hahahahaha...
-- 


> Hus , ini pengumuman badan POM tanggal berapa ?
> gw masih konsumsi bodrex sampae sekarang 1 box bisa 1bulan habis
>
>
>   ----- Original Message -----
>   From: Muhammad Husni
>   To: [email protected]
>   Sent: Tuesday, December 19, 2006 11:43
>   Subject: [bonsi97] Daftar Obat Terlarang ( Bener Ga???)
>
>
>   Gw pernah denger kalo Paramex & Inza dilarang (gw pernah dapet imelnya
>   udah lama banget) tapi gw ga tau kalo ada penambahan list lagi. Ada yang
>   tau kebenaran berita ini ga???
>
>   PENGUMUMAN
>
>   DAFTAR OBAT DILARANG - SURAT KEPUTUSAN BADAN POM DIKUTIP DARI SURAT
>   KEPUTUSAN BADAN PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN BPOM) REPUBLIK INDONESIA
>   Dengan ini diberitahukan bahwa produk-produk berikut ini " TIDAK BOLEH
>   DIKONSUMSI " oleh siapapun dalam wilayah hukum Republik Indonesia :
>
>   1. OBAT PARAMEX, PRODUKSI PT. KONIMEX
>   2. OBAT INZA, PRODUKSI PT. KONIMEX
>   3. OBAT INZANA, PRODUKSI PT. KONIMEX
>   4. OBAT CONTREX & CONTREXYN , PRODUKSI PT.TEMPO SCAN PACIFIC
>   5. HEMAVITON ENERGY DRINK, PRODUKSI PT.TEMPO SCAN PACIFIC
>   6. HEMAVITON ACTION, PRODUKSI PT. TEMPO SCAN PACIFIC
>   7. BODREX & BODREXYN, PRODUKSI PT.TEMPO SCAN PACIFIC
>   8. NATUR E, DIEDARKAN OLEH PT. WIGO HOSLAB
>   9. SUPER TETRA, DIEDARKAN OLEH PT. WIGO HOSLAB
>   10. STOP COLD, DIEDARKAN OLEH PT. WIGO HOSLAB
>
>   Alasan:
>   1. Jumlah Prosentase PPA-nya lebih dari 15%
>   2. Telah terjadi bencana kematian sebanyak 13 orang di Cianjur, 2 orang
> di
>   Palangkaraya, 15 orang di Palu, dan 20 orang di Jayapura karena meminum
>   obat-obatan diatas.
>   3. Obat-obatan di atas mengandung racun yang amat berbahaya bagi
> produksi
>   reproduksi tubuh manusia dalam hal ini kualitas sperma dan kualitas sel
>   telur.
>   4. Obat-obatan diatas tidak bisa dikembalikan ke distributor/pabriknya
> bila
>   rusak Dan itu berbahaya bagi pembeli yang mengkonsumsinya.
>   5. Obat-obatan itu telah diproduksi secara tidak higienis di
>   pabrik-pabriknya.
>
>   Demikian pemberitahuan kami. Sekian Dan terimakasih.
>
>   Drs. H. Sampurno, M.B.A.
>   Kepala Badan POM
>
>
>
>


Kirim email ke