Rasanya ada keanehan yg sangat fatal disini. Seperti komentar saya dibawah :
On 6/9/06, liang_u <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > 1. Tiongkok, negara leluhur dari orang Tionghoa, yang luasnya berbeda > dari zaman ke zaman. Zhongguo dalam Mandarin. > 2. Orang Tiongkok adalah berasal dari Tiongkok atau yang berdiam di > Tiongkok. Zhongguoren dalam Mandarin. Berarti warga negara Tiongkok dan warga negara lain yg berdarah Tionghoa diangap orang Tiongkok karena berasal dari Tiongkok. Dengan defenisi ini berarti keturunan Tionghoa yg berada di Indonesia yg Warga Negara Indonesia (WNI) disebut orang Tiongkok.? Saya kira ini defenisi yg kurang lazim, karena Tiongkok identik dengan negara Tiongkok. Jadi orang Tiongkok mestinya adalah warga negara Tiongkok saja. Ok lah, ini cuma masalah defenisi saja, tidak terlalu masalah biarpun aneh. Toh, setiap orang bebas membuat defenisinya sendiri, biarpun belum tentu diterima oleh orang lain. Yg, benar-benar masalah besar adalah yg dibawah... > 3. Orang Tionghoa, adalah orang Tiongkok dan orang-orang Tiongkok > yang merantau di luar Tiongkok. Sekarang sering disebut Huaren dalam > Mandarin. Berarti disini orang Tionghoa termasuk [Orang Tiongkok/pada defenisi no.2 diatas] + [Orang Tiongkok yg merantau] Lho... dari defenisi No.2 orang Tiongkok yg merantau sudah dimasukkan kedalam orang Tiongkok, kenapa di No. 3 ada lagi defenisi orang Tiongkok + orang Tiongkok yg merantau. Berarti defenisi no.2 dan no.3 ini sama saja, tidak ada bedanya. > 4.Orang Tionghoa atau Huaren dapat dibagi tiga golongan: > Golongan pertama yang berwarga negara Tiongkok tapi menetap di luar > negeri, disebut juga Huaqiao atau Tionghoa perantauan. > Golongan kedua orang Tiongkok yang sementara berada di luar negeri, > pegawai perusahaan, diplomatik, para ahli dan teknisi yang > diperbantukan untuk kepentingan suatu proyek,mahasiswa dll. tetap > disebut orang Tiongkok atau Zhongguoren. Orang-orang berdarah Tionghoa tetapi warga negara Indonesia misalnya kok gak masuk kemana-mana? > 5. Orang Tionghoa yang dalam kehidupannya sudah sama dengan penduduk > negara ybs, disebut turunan Tionghoa. > Contohnya: Gus Dur mengaku turunan Tionghoa, dalam kehidupan sehari- > hari sudah jelas beliau sama dengan penduduk setempat. > Di Nigeria ditemukan penduduk keturunan Tionghoa, leluhurnya adalah > orang Tiongkok yang datang bersama rombongan Zheng He. Ia adalah > keturunan Tionghoa. > > Kebanyakan dari kita adalah orang Tionghoa (Huaren), bukan keturunan > Tionghoa, tapi keturunan orang Tiongkok. Berdasarkan yg diatas (no. 2 dan 3) orang TIongkok dan orang Tionghoa sama saja. Ini jadi membingungkan, karena dasarnya yg berada di defenisi no.2 dan 3 sudah ganjil, jadi defenisi yg ini sangat lemah. Sebelum no.2 dan no.3 di perbaiki defenisinya, defenisi yg ini tidak akan bisa dinilai tepat tidaknya. Bagaimana mau diskusi kalau defenisi-defenisi yg dipakai sebagai pondasi sudah kabur dan lemah ;-) Peace.. > Silahkan mulai. > > Salam > > Liang U ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> .: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :. .: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :. .: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :. .: Jaringan pertemanan Friendster : [EMAIL PROTECTED] :. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
