Fenomena Perdukunan, Paranormal dan Batu Petir

Oleh Ustadz Ja’far Shalih

(dukun n adalah orang yang mengobati, menolong orang sakit, memberi jampi-jampi 
(mantra, guna-guna,dsb)…-http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php)

Dalam bahasa Arab dukun biasa diistilahkan dengan kahin, ‘arraaf, munajjim atau 
sahir (tukang sihir), yaitu orang yang mengaku mengetahui perkara gaib, menebak 
isi hati, membaca pikiran, nasib, masa depan, jodoh, orang hilang, benda 
hilang, dengan cara melihat bintang, telapak tangan, garis-garis dan lain 
sebagainya, atau orang yang bekerjasama dengan jin dalam mencelakakan korban, 
memisahkan suami dengan istrinya atau menjadikan mereka akur kembali. Dan 
sekarang mereka dikenal juga dengan istilah paranormal, magician, Ilusionis, 
“orang pintar” dan lain sebagainya.

Berkenaan dengan hal ini, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah 
menerangkan salah satu rambu untuk menjaga keutuhan Islam seseorang, pada 
sabdanya beliau berkata,

من أتى عرافا فسأله عن شيء لم تقبل له صلاته أربعين ليلة

“Barangsiapa mendatangi arraaf (dukun) dan bertanya kepadanya akan sesuatu, 
tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh malam”. HR Muslim dari 
sebagian istri-istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Dan pada riwayat yang lain,

مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافاً فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ 
بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ

“Barangsiapa mendatangi kahin atau arraaf (dukun) dan dia membenarkan ucapannya 
maka dia telah kufur terhadap yang diturunkan kepada Muhammad (Al Quran)”. HR 
Ahmad dari Abu Hurairah Rhadiyallahu ‘Anhu.

Arti arraf, dan kahin

Ibnul Atsir menjelaskan, yang dimaksud dengan arraaf (peramal) adalah ahli 
nujum atau “orang pintar”, yang mengklaim mengetahui ilmu gaib padahal hanya 
Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang mengetahui persoalan gaib. Tukang ramal ini 
termasuk dalam kategori kahin (dukun)”.

Al Imam Al Baghawi menerangkan: Arraaf adalah orang yang mengaku-ngaku 
mengetahui perkara-perkara dengan cara-cara tertentu yang dipakai sebagai 
petunjuk akan barang hilang atau tempat hilangnya barang dan semisalnya. 
Sedangkan kahin adalah orang yang memberitahu akan peristiwa-peristiwa yang 
akan terjadi di masa yang akan datang. Dan pendapat lain mengatakan kahin 
adalah orang yang mengetahui apa yang ada di dalam hati (mengetahui isi 
hati/membaca pikiran).

Makna hadits

Kedua hadits ini memuat ancaman Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam terhadap dua 
jenis golongan manusia. Yang pertama, mereka yang datang kepada 
dukun/paranormal sebatas untuk bertanya. Yang kedua, mereka yang datang, 
bertanya dan percaya. Masing-masing keadaan ini diberitakan baginda Rasulullah 
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam redaksi yang berbeda dan dengan akibat yang 
berbeda pula. 

Adapun yang pertama, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengancam dengan 
ancaman, “tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh malam”. 

Al Imam An-Nawawi Rahimahullah menjelaskan; Adapun tidak diterimanya shalat 
(orang yang bertanya kepada dukun selama empat puluh malam), artinya tidak ada 
pahala untuk dia, meskipun shalat yang dilakukannya dianggap sah dan tunai 
kewajibannya dan tidak perlu baginya mengulangi shalatnya. (Syarah Shahih 
Muslim)

Dan golongan yang kedua, “maka dia telah kufur terhadap yang diturunkan kepada 
Muhammad”. Dan yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi 
Wasallam adalah Al Qur’an dan kufur terhadap Al Qur’an, berarti keluar dari 
Islam atau murtad. 

Dan apabila kita memperhatikan fenomena di tanah air, perdukunan dan paranormal 
bukanlah barang haram yang harus dijauhi. Lihat saja berapa banyak iklan-iklan 
praktek perdukunan dan usaha-usaha klenik di koran-koran dan majalah-majalah 
yang beredar. Praktek-praktek ini begitu laris manis di tengah-tengah 
masyarakat muslim yang menjadi pasien mereka. 

Dan tengoklah lebih jauh lagi, kita akan dapati sederetan nama-nama populer 
dalam barisan dukun/paranormal yang berhasil menipu jutaan pemirsa ummat Islam 
melalui acara-acara penyesatan yang disponsori stasiun-stasiun televisi dan 
iklan-iklan haram, yang menawarkan solusi kehidupan. Sebut saja seperti Mama 
Laurent yang katanya bisa membantu peruntungan, meramal masa depan, membaca 
pikiran, mengetahui isi hati, dlsbnya. Belum lagi nama-nama beken lainnya 
seperti Deddy Corbuzier, Romi Raffael, Ki Joko Bodo dan selain mereka. 

Jelas ini merupakan realita yang menyedihkan. Bagaimana tidak, Indonesia yang 
merupakan negera berpenduduk muslim terbesar, ternyata merupakan ladang subur 
bagi penyebaran virus-virus kekufuran. Muslim Indonesia di persimpangan jalan?!

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

قُل لَّا يَعْلَمُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ 
وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ

“Katakanlah:”Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara 
yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan 
dibangkitkan”. (Qs. An-Naml: 65)

Dan dia berfirman tentang nabi-Nya,

قُل لاَّ أَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعًا وَلاَ ضَرًّا إِلاَّ مَا شَاء اللّهُ وَلَوْ 
كُنتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لاَسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَا مَسَّنِيَ 
السُّوءُ إِنْ أَنَاْ إِلاَّ نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

“Katakanlah (wahai Muhammad):”Aku (Muhammad) tidak berkuasa menarik 
kemanfa’atan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang 
dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku 
membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. 
Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi 
orang-orang yang beriman”. (Qs. Al A’raaf: 188)

Apabila sebaik-baik makhluk, penghulu para nabi, manusia pilihan, kekasih Allah 
Subhanahu Wa Ta’ala saja tidak mengetahui perkara gaib, apalagi selain beliau 
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dari manusia-manusia biasa yang kebanyakan mereka 
adalah orang-orang kafir, atau meninggalkan shalat, banyak melakukan maksiat. 
Kemana perginya akal kebanyakan ummat! Hasbunallahu wa ni’mal wakiil.

 

Sumber:

http://mimbarislami.or.id/?module=artikel&action=detail&arid=157

 

 

Anniversary Homepage: http://www.sulzer.com/175 

Anniversary Games: http://www.experience-sulzer.com


CONFIDENTIALITY NOTICE
The information in this email may be confidential and/or privileged. 
This email is intended to be reviewed by only the addressee(s) named 
above. If you are not the intended recipient, you are hereby notified 
that any review, dissemination, copying, use or storage of this email 
and its attachments, if any, or the information contained herein is 
prohibited. If you have received this email in error, please 
immediately notify the sender by return email and delete this email 
from your system. Thank you.

<<inline: AnniversaryLogo_thumb.jpg>>

Kirim email ke