> adi setiawan wawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Remaja Amerika bertambah pandir. Ekonominya > terkena krisis, utang luar negerinya terbesar, > dan pamor politiknya melorot. Inilah negeri > pelanggar HAM nomor satu di dunia. Aneh, > pemerintah Indonesiaselalu mengikutinya
Sebenarnya yang paling pandir itu anda sendiri yang tidak mengeri system negara ataupun kehidupan di Amerika ini. Ekonomi Amerika bisa saja terkena krisis karena spending berlebihan seperti perang Iraq. Hutang Amerika juga bisa bertumpuk, tapi salah kalo anda menganggapnya hutang itu sebagai hutang luar negeri. Amerika biasa memberi hutang kepada luar negeri tetapi tidak pernah berhutang kepada luar negeri. Mana mungkin ada negara yang bisa memberi hutang kepada Amerika yang spendingnya demikian besar ???? Hutang Amerika memang terbesar diseluruh dunia tetapi bukan hutang kepada luar negeri melainkan hutang kepada rakyatnya sendiri melalui penjualan stock, bond, dll. Makin banyak hutang negara Amerika, makin beruntung rakyatnya yang membeli stock dan bont ini karena biasanya bunganya makin tinggi. Dengan adanya krisis ekonomi inilah, penghasilan saya dari stock dan bond jadi meningkat karena pemerintah menaikan bunganya agar makin banyak yang mau beli. Ekonomi Amerika selalu dinamis, bisa naik bisa turun. Kalo turun ada untungnya sebaliknya kalo naik juga ada untungnya diaspek yang berbeda. Sekarang ini, akibat krisis ekonomi, maka pemerintah lebih banyak berhutang kepada rakyatnya, akibatnya rakyatnya tanpa bekerjapun bisa cukup hidup mewah dari bunga stock dan bond. Akibat banyak dana disedot pemerintah lewat stock dan bond, peredaran uang dalam dunia perdagangan dan bisnis jadi menurut karena orang lebih suka ongkang2 kaki menikmati bunga tinggi katimbang berbisnis yang penuh resiko. Menurunnya peredaran uang akibat disedot oleh stock dan bond, mengakibatkan bisnis menurun. Menurunnya bisnis mengakibatkan banyak pemecatan. Banyaknya pemecatan mengakibatkan mereka yang kredit rumah tidak mampu membayar cicilan rumahnya. Ketidak mampuan membayar cicilan rumahnya mengakibatkan rumahnya disita dan dilelang dengan harga sisa hutangnya. AKIBATNYA harga rumah turun, harga rumah jatuh, bahkan banyak rumah mewah cuma dijual seharga $10 ribu yang bahkan lebih murah daripada perumnas di Indonesia. Demikianlah, krisis ekonomi di Amerika banyak hikmahnya, sebaliknya surplus ekonomi Amerika tidak selalu menguntungkan, itulah sebabnya, perekonomian Amerika selalu dinamis naik turun untuk memberi kesempatan semua pihak untuk menikmatinya. Yang paling berpengaruh bukan Amerika, melainkan negara2 diluar Amerika karena akibat dinamikanya ekonomi Amerika ini semua negara2 didunia saling bersaing untuk merebut rezeki dari Amerika. Akibat persaingan itulah, banyak negara2 diluar negeri terpaksa mengemban kerugian besar seperti halnya Indonesia. Akibat krisis di Amerika, investasi di Indonesia ditarik keluar, semua investor melakukan efficiency dengan memindahkan investasinya ke China atau India yang lebih aman dan lebih dijamin keamanannya. Dilain pihak, masuknya investasi ke China dan India, membuat ekonomi kedua negara jadi surplus yang tentu akan merugikan negara itu sendiri karena dana surplus ini tidak bisa di investasikan lagi karena ekonomi diluar negara ybs sedang menurun. Akhirnya China dan India juga memborong stock dan bond dari Amerika yang pada waktunya akan menyebabkan pemerintah Amerika menjadi kelebihan dana sehingga bunga yang tadinya tinggi kemudian terpaksa diturunkan lagi dan mengakibatkan bisnis kembali menjadi aktiv lagi dan lowongan kerja kembali meningkat. Demikianlah secara ringkas cycle yang terus berulang begitu2 lagi yang percyclusnya diperkirakan berlangsung sekitar 30-45 tahun. Perang Iraq memang menyedot dana, namun dana tsb didapatkan dari bond dan stock. Dengan perhitungan yang tepat juga pemerintah Amerika melakukan pencetakkan uang yang akan meningkatkan inflasi, dan inflasi ini bukan menghancurkan Amerika tetapi menghancurkan negara2 diluar Amerika yang menyimpan dollar. Inflasi yang sengaja dilakukan Amerika merusak kekuatan beli dari negara2 lain seperti Indonesia. Artiya jatuhnya nilai dollar akan menguntungkan Amerika tapi merugikan negara2 diluar Amerika. Itulah sebabnya, semua negara2 diseluruh dunia selalu berkoordinasi satu sama lainnya untuk mengatasi akibat2 seperti ini yang bisa menghancurkan ekonomi sebuah negara. Amerika diminta untuk mengerem turunnya mata uang Amerika karena merugikan negaralain. Ny. Muslim binti Muskitawati.
