Original Sender : Dedhi <[EMAIL PROTECTED]>
---------------------------------


At 18:11 24/02/99 , Rusmin Ten wrote
>Original Sender : Rusmin Ten <[EMAIL PROTECTED]>
>---------------------------------

>Iya nih, habis bos saya maunya murah beda 200k ngak mau. Ukuran A4 discan,
>edit dan save ke file sedikitnya perlu waktu  5 menit. 1 hari/8jam = 96
>lembar. Lambat. Terpaksa nyesal deh. Maunya paling sedikit 300 lembar A4/hari.

ya itu memang dimana SCSI itu berguna sekali.
Btw, saya sendiri heran kok masih ada yang bikin pakai interface paralel yah.
Coba deh anda scan pakai resolusi tertinggi dan color depth terdalam.
Hasilnya kan pasti gede sekali tuh filenya. Ketika dia transfer data lewat
paralel, akan terjadi buffer overflow sehingga si scanner berhenti sejenak
menunggu isi buffernya dikuras lewat paralel port. Hasilnya, kalo anda
maginify, di saat scanner itu berhenti ada garis halus yang menyebalkan :(

>>Anda save di format Compressed TIFF dong, jangan Native TIFF.
>S/w yg disertakan dgn scanner hanya ada sato mode TIFF, ngak bisa milih
>Compress atau native.

Ooo, jangan pakai software bawaan Scanner. Scanner anda kan pasti membawa
driver TWAIN kan ?
Nah anda bisa gunakan aplikasi apapun yang support TWAIN ini (tentu saja
anda pakai TWAIN32 karena di Win 95). Misalkan anda bisa pakai aplikasi
Adobe Photoshop untuk melakukan scanning.'
Jangan terpaku dengan program bawaan scanner yang biasanya cuman light
edition /crippled.

>>KAlau saya sarankan, anda sebaiknya melakukan archiving menggunakan Adobe
>>Acrobat Capture.
>Saya maunya juga disimpan dlm format *.pdf cuman ngak tahu judul s/wnya.
>Bisa tolong diperinci maunya hari ini beli ke Dusit.

Saya sendiri menggunakan Adobe Acrobat 3.0, di dalamnya sudah ada 
Adobe Acrobat REader
Adobe Acrobat Distiller
Adobe Acrobat Capture
Adobe Acrobat Exchange dll

Saya dapat dari CD JAde Multimedia & Graphics Design
Mungkin sudah tidak ada lagi di Dusit yah, karena barang ini saya beli
setahun lalu


>>tapi pada intinya sistem yang digunakan adalah sama, yaitu Adobe PDF format.
>Saya lebih memilih format *.pdf daripada disuruh bikin HTML.

Jelas, PDF lebih enak kok. Dan gak kalah dengan HTML, dia bisa
mempertahankan layout, kemudian anda kalo punya waktu untuk authoring juga
bisa buat hyperlink antar dokumen, membuat insertion suara, note, grafik, etc.
Selain itu para pembaca format PDF pun bisa membuat bookmark maupun
annotation di dokumennya.
Selain itu PDF bisa dibuat di password, bisa dibuat tidak bisa diubah
ataupun tidak bisa di-print :)

>TEAC apa masih ada yg jual ? Perasaan minggu lalu saya tanya ke beberapa
>toko di Dusit ngak ada yg jual.

Hmm..... memang sih, barang bagus habis melulu :(

>>Interface SCSI yang dibutuhkan sendiri tidak perlu yang powerful, cukup ISA
>>based SCSI macam AHA-152x.
>Ini dari merek Adaptec yah ?

AHA = Adaptec Host ADapter, disupport langsung ama Adaptec
AVA = Adaptec Value Adapter, versi OEM dari AHA

>>c.display 15 inci (makin besar kan makin enak bacanya)
>display 15" ada tapi punya bos, kalau diembat ntar saya di PHK.

Kalo anda di PHK kan jadi enggak pusing mikirin ini..hihhhiihh...just
kidding :)

>>e.HDD SCSI 1 GB yang hanya untuk membuat ISO Image ketika akan burning CD-R
>Lah ini perlu saya tanya, kalau mau burn CD-R, bukannya kayak di copy file
>biasa. 

Memang sih kalo anda burning CD writer itu hanya semacam mengcopy ke CD
seperti biasa.
Tapi ini ada catch-nya. yaitu jika file anda kecil kecil, HD anda akan
kocar kacir moving file dari HD ke CD writer. Begitu HD ketinggalan dalam
mengirim data ke CD writer, terjadi buffer overflow, jadi coaster tuh
CD-nya. Akan lebih aman jika anda melakukan "burning" ke HD membentuk
sebuah image binary dari CD, yang kita namakan ISO Image. Nah ISO Image ini
yang diburn ke CD writer. Dengan membuat ISO Image ini kita punya keuntungan :
a.kalo anda membuat multiple copy dari suatu isi, otomatis kan tinggal
ambil dari ISO Imagenya
b.karena filenya besar, aliran data akan sekuensial, si head HD tidak kocar
kacir kemana mana
c.pada waktu pembuatan image, kan dilakukan proses copy dari file asli ke
image, kalo file aslinya ternyata corrupt fisik, proses pembuatan ISO Image
akan macet. Nah bayangkan kalo anda tidak pakai ISO tapi langsung burning,
jadi coaster tuh CD.

Masalah kenapa saya sarankan ISO Image di letakkan di HD SCSI, itu karena
dengan HD SCSI dan CD writer yang SCSI juga, perpindahan data antara dua
benda SCSI tidak banyak melibatkan proses  CPU, sehingga tenang. Coba kalau
HD-nya IDE, tiba tiba screen saver menyala, mana screen savernya isinya
koleksi photo photo nude yang berganti ganti....hehehe.

Aliran data yang dibutuhkan untuk writing CD itu tidak perlu cepat, tapi
yang penting KONTINYU. Untuk writer 2x cukup 150 KB/sec, kalo 4x cukup 300
KB/sec. Itulah kenapa ada buffer di setiap CD writer. Diharapkan jika ada
gangguan sementara di proses transfer, cadangan data di buffer masih
mencukupi untuk jalan terus. Oleh karena itu saya bilang, kalo bisa punya
HD SCSI (yang lambat pun tidak apa) dan card SCSI (ISA pun tidak apa).

>Wah susah juga. Lama ngak waktunya utk burn CD. 

Untuk 2x full capacity 650 MB , sekitar 36 menit
Unutk 4x full cap, sekitar 18 menit

>Bisa ajarin step by
>step ?

Tinggal baca manual dari softwarenya.

>>f.CD-R writer SCSI, preferrable yang bisa write 4x.
>Selain TEAC, bagusnya merek apa. HP bagus ngak ?

Dari pengalaman sih HP juga lumayan, hanya saja rada mahal.
Rule of thumb, cari CD writer SCSI dan yang buffernya sekitar 1 MB atau lebih.

>>YAng pthalocyanine based, karena tahan lama lebih dari 100 tahun, kebal
>>dari sinar UV matahari.
>>Saya pilih punya Kodak yang bergaransi sampai 200 tahun
>Harganya berapa ? Belinya 50/dus atau 100/dus ? Tokonya dimana ?

Di Makro Rp 16.000 belum PPN, harga eceran
KAlo harga grosir, gak tahu saya
Coba cari di Dusit

>
>>Kebanyakan CD blank memakai cyanine based yang tidak tahan matahari, umur
>>tidak sampai 10 tahun (Sony, Mitsubishi, etc) Atau metallized azo yang
>>sering rompal di surfacenya (Verbatim)
>Di toko CD saya pernah ditawarkan 50pcs/dus @15ribu, apa merek ini ?

Gini aja deh :
a.pthalocyanine itu sisi label kuning, sisi data kuning
b.cyanine : label kuning, data hijau
c.metallized azo : label putih, data biru

Nah cari yang pthalocyanine
Selain Kodak (yang sering saya pakai), HP juga bikin jenis ini.

Yang jelas Kodak itu selain pakai emulsi pthalocyanine yang tahan UV, sisi
data maupun label dilapis infoguard untuk menahan kikisan dan scratch.
Efek jeleknya, rada tebel dan berat.

>>Untuk menghemat space, jangan simpan CD bersamaan dengan jewel casenya.
>>Buang saja jewel casenya. Sebagai gantinya anda beli album soft case
>>penyimpan CD.
>Saya punya yg isi 10 pcs. Tapi takut melengkung.
>Ada ngak efek melengkung di CDR Kodak ?

Efek melengkung tidak terjadi pada CD yang substratnya memenuhi syarat.
kalau anda beli CD Blank yang dijual dalam bentuk stack tower, ada beberapa
dari mereka yang sebenarnya tidak memenuhi syarat alias barang reject
karena kemungkinan substrat ataupun dye terlalu tipis. substrat terlalu
tipis menjadikan CD mudah melengkung, dye/emulsi terlalu tipis menyebabkan
konsistensi data diragukan.

CDR Kodak Digital Science Type S Maximum Data Life with Infoguard yang saya
miliki merupakan varian CDR paling kuat dari segi fisik yang saya gunakan.
Hanya saja ini ada catch-nya, emulsi pthalocyanine kurang bisa terbaca oleh
mata laser CD drive generasi lama, seperti Sony 2x maupun Vertos 4x. Tapi
toh eksistensi drive macam ini sudah gak ada kan di kantor kantor ? Jadi no
problem.

----------------------------------------------------------------
Compu-Mania MailingList is provided by PT Centrin Utama
Maintained by   : [EMAIL PROTECTED]
To Post a msg   : Send mail to [EMAIL PROTECTED]
To Unsubscribe  : Mail to [EMAIL PROTECTED]
BODY : unsubscribe Compu-Mania
For more information, send mail to [EMAIL PROTECTED]
with "HELP" in the BODY of your mail (without quote).
----------------------------------------------------------------

Kirim email ke