Ada Komentar ? Togap Siagian wrote: > "Indosat bekerja sama dengan PT Telkom melakukan sweeping atas penyelenggara > SLI (Sambungan Langsung Internasional) lewat VoIP (Voice over Internet > Protocol). Kompas 25 Agustus 2000." > > Berjuta juta tahun yang lalu dinosaurus punah karena ketidakmampuannya untuk > beradaptasi dengan alamnya yang telah berubah. Perubahan tersebut mungkin > terlalu besar baginya. Indosat, sang dinosaurus 2000, mungkin akan mengalami > hal yang sama jika dia tidak segera beradaptasi. Tindakan sweeping yang > dilakukan menunjukkan perilaku dinosaurus perusahaan ini. Tidak bisa > bersaing melalui pelayanan, jalur hukum ditempuh. Internet sebagai suatu > sistem komunikasi yang makin berkembang ternyata mampu menyediakan jasa SLI > yang lebih murah. > > Ada beberapa skenario tindakan yang dapat dilakukan oleh PT Indosat: > 1. Menutup mata terhadap kemajuan teknologi, terutama perkembangan Internet. > Kompetitor baru Indosat ternyata tidak datang dari produk yang sejenis. > Produk baru, berupa VoIP di Internet, yang jauh lebih murah (60-70%) akan > memakan pangsa pasar Indosat. Akibatnya pendapatan dan keuntungan PT Indosat > akan berkurang. Hal ini memang bisa dicounter (temporarily) melalui hukum. > > 2. Mengadaptasi Internet bagi layanan SLI-nya. > Indosat harus melakukan perubahan radikal. Perusahaan ini harus mengadaptasi > penggunaan internet dalam layanan SLI-nya. Seperti PT Pos Indonesia yang > melakukan redefinisi visi dan misinya, PT Indosat juga harus melakukannya. > Core competence dari perusahaan ini harus didefinisikan ulang. Pendefinisian > tersebut tidak boleh memfokuskan pada produk (sambungan langsung > internasional), tetapi pada pelayanan apa yang diberikan oleh Indosat > (komunikasi ?). > > PT Indosat seharusnya melirik pengalaman PT Pos. Pada saat pengiriman surat > berkurang karena masuknya pesaing2 baru (email & fax), perusahaan ini > melakukan banting setir. Sekarang PT Pos menjadi salah satu internet > provider terbesar di Indonesia. Hal ini sesuai dengan visi baru PT Pos: > Menjadi penyedia layanan komunikasi. > > Kemajuan teknologi akan memberikan pelayanan yang lebih murah dan mudah. > Perusahaan yang tidak siap dan tidak mau mengadaptasinya tidak akan dapat > bersaing dan bertahan hidup dalam iklim bisnis yang hypercompetitive. > > Referensi: > 1. Hermawan Kartajaya: Bridging the Road to Change > 2. James Champy & Michael Hammer: Reengineering the Coorporation > 3. Bill Gates: Digital Nervous System > _________________________________________________________________________ > Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com. > > Share information about yourself, create your own public profile at > http://profiles.msn.com. > > ----------------------------------------------------------------- > Unsubscribe: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED] > atau dng mengirim email ke relayer itb-net di tempat masing masing > ------------------------------------------------------------------ -- Regards Lord Lugo
"Indosat bekerja sama dengan PT Telkom melakukan sweeping atas penyelenggara SLI (Sambungan Langsung Internasional) lewat VoIP (Voice over Internet Protocol). Kompas 25 Agustus 2000." Berjuta juta tahun yang lalu dinosaurus punah karena ketidakmampuannya untuk beradaptasi dengan alamnya yang telah berubah. Perubahan tersebut mungkin terlalu besar baginya. Indosat, sang dinosaurus 2000, mungkin akan mengalami hal yang sama jika dia tidak segera beradaptasi. Tindakan sweeping yang dilakukan menunjukkan perilaku dinosaurus perusahaan ini. Tidak bisa bersaing melalui pelayanan, jalur hukum ditempuh. Internet sebagai suatu sistem komunikasi yang makin berkembang ternyata mampu menyediakan jasa SLI yang lebih murah. Ada beberapa skenario tindakan yang dapat dilakukan oleh PT Indosat: 1. Menutup mata terhadap kemajuan teknologi, terutama perkembangan Internet. Kompetitor baru Indosat ternyata tidak datang dari produk yang sejenis. Produk baru, berupa VoIP di Internet, yang jauh lebih murah (60-70%) akan memakan pangsa pasar Indosat. Akibatnya pendapatan dan keuntungan PT Indosat akan berkurang. Hal ini memang bisa dicounter (temporarily) melalui hukum. 2. Mengadaptasi Internet bagi layanan SLI-nya. Indosat harus melakukan perubahan radikal. Perusahaan ini harus mengadaptasi penggunaan internet dalam layanan SLI-nya. Seperti PT Pos Indonesia yang melakukan redefinisi visi dan misinya, PT Indosat juga harus melakukannya. Core competence dari perusahaan ini harus didefinisikan ulang. Pendefinisian tersebut tidak boleh memfokuskan pada produk (sambungan langsung internasional), tetapi pada pelayanan apa yang diberikan oleh Indosat (komunikasi ?). PT Indosat seharusnya melirik pengalaman PT Pos. Pada saat pengiriman surat berkurang karena masuknya pesaing2 baru (email & fax), perusahaan ini melakukan banting setir. Sekarang PT Pos menjadi salah satu internet provider terbesar di Indonesia. Hal ini sesuai dengan visi baru PT Pos: Menjadi penyedia layanan komunikasi. Kemajuan teknologi akan memberikan pelayanan yang lebih murah dan mudah. Perusahaan yang tidak siap dan tidak mau mengadaptasinya tidak akan dapat bersaing dan bertahan hidup dalam iklim bisnis yang hypercompetitive. Referensi: 1. Hermawan Kartajaya: Bridging the Road to Change 2. James Champy & Michael Hammer: Reengineering the Coorporation 3. Bill Gates: Digital Nervous System _________________________________________________________________________ Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com. Share information about yourself, create your own public profile at http://profiles.msn.com. ----------------------------------------------------------------- Unsubscribe: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED] atau dng mengirim email ke relayer itb-net di tempat masing masing ------------------------------------------------------------------
