From: GP <[EMAIL PROTECTED]>

At 10:21 AM 10/9/2001, Dedhi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>At 07:03 PM 10/8/01, H@R wrote:
>
>>nah berarti penggunaan pc sesuai kebutuhan dong ? spt email sebelumnya, jadi
>>kalo pc cuma buat ngetik gak usah beli p4 gituu.. bener gak ? cukup celeron
>>ato duron..
>
>nah kalo gitu ada processor atau barang baru tidak perlu upgrade toh ?

Sayang ya brainware nggak bisa diupdate ;-), palingan bisanya cuman ditweak 
aja ... he he he

>> > Hardware size always follow software and load, not the other way around.
>>
>>gak juga tuh, buktinya Pentium 4 menerapkan instruksi2 baru SSE2 yang konon
>>gak ada satupun software sampe saat ini make instruksi tsb. nah si intel nih
>>gencar tuh promosiin SSE2-nya.. jadi untuk kasus ini sih software must
>>follow hardware !! CMIIW, sama spt kejadian P3 yang pake SSE, dan pentium 1
>>MMX... setelah hardwarenya ada, softwarenya baru bermunculan yg support
>>fasilitas tsb..
>
>boleh juga analisa anda :)
>Bukan maksud saya mematahkan semangat diskusi anda yah, cuman saya mau 
>sharing info biar sama sama nambah ilmu.
>Di dunia microprocessor, sebuah atau beberapa instruksi yang diembedd ke 
>microcode suatu microprocessor itu tidak muncul begitu saja, kemudian 
>software mengikuti hardware, seperti yang anda analisa di atas.
>Pihak desainer processor akan menganalisa, dari statistik dan trend yang 
>ada di software development yang sedang ada di pasar, instruksi apa yang 
>sedang banyak digunakan, dari situ dia akan optimize desainnya agar 
>mempunyai nilai lebih dari pesaingnya.
>
>Sebagai contoh adalah MMX. Jaman sebelum ada MMX, apakah tidak ada 
>Multimedia ? Jawabnya ada.
>Hanya saja waktu itu fungsi fungsi multimedia dilaksanakan melalui 
>komputasi dengan instruksi yang lebih sederhana, katakanlah suatu job 
>dilakukan dalam 100 CPU cycle. Karena Intel melihat bahwa fungsi ini 
>banyak digunakan, dia merasa bahwa akan sangat berguna untuk memasang 
>fungsi ini sebagai instruksi embedded dalam processor. Oleh karena itu 
>Intel mengembangkan set instruksi baru, yaitu MMX, yang menyebabkan fungsi 
>fungsi yang tadinya dilakukan melalui instruksi yang lebih primitif dengan 
>100 cycle, cukup dilakukan menggunakan instruksi MMX dengan 5 cycle saja. 
>Baru kemudian para pembuat software yang jalan di Intel mulai menggunakan 
>instruksi MMX itu.

Betul Ded, the problem is they can't prove what they offered and said.

Tentang MMX, ternyata yang bener2 nggak jalan tanpa itu cuman "softmodem".

>See the point here ? Itulah yang terjadi dalam dunia desain processor 
>CISC, yang berlainan dengan processor RISC.
>Hardware follow the software or the load.

Emang bener, selain improving the tech ... sebenernya mereka juga melihat 
peluang business dengan adanya improvement itu ..... BUT again, what the 
delivered is far below what they promoted.

Gue barusan baca artikel betapa Intel menjadi gila dengan mengatakan bahwa 
[EMAIL PROTECTED] lebih cepat 3 samapi 4 kali P3@1Ghz due to the advance of the 
memory badwidth. The fact is [EMAIL PROTECTED] it's just a bit faster than P3@1GHz.

>> > Ini juga baru tahu, apa kagak bisa pakai standar ATX ?
>>
>>yup, beda, tapi ada mobo (asus) bisa pake ATX biasa, colokan khususnya
>>diganti pake colokan spt colokan power ke hd, tapi kalo mau bener2 oke harus
>>pake ATX khusus p4
>
>wah ini malah baru tahu, Spyder atau Gawaine mungkin bisa concur ? Soalnya 
>jalan jalan di SIm Lim dan beliin temen P4 kok gak ada info apa apa ya soal PS.

PS untuk P4 beda Ded, kan ada istilahnya certified for P4, gitu juga casingnya.

--
Garind P
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
"oc ur mobo not urself or anybody else"

--
Compu-Mania MailingList, provided by PT Centrin Online Tbk
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED], body: unsubscribe Compu-Mania
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Info: [EMAIL PROTECTED], body: help

Kirim email ke