Teman-teman yang baik, Dalam suatu debat maupun juga dalam suatu diskusi pun, yang sering, kalau tidak boleh dibilang selalu, akan muncul suatu kecenderungan diantara para peserta untuk membanding-bandingkan pendapat sendiri pribadi dengan pendapat peserta lainnya. Bentuknya bisa dalam perbedaan pendapat dari seorang peserta terhadap pendapat dari seorang peserta lainnya, maupun dalam bentuk persamaan pendapat diantara para peserta.
Kalau bentuknya adalah suatu perbedaan pendapat, maka terasa sekali adanya suatu suasana pertentangan. Kalau peserta debat atau diskusi itu lebih dari 2 orang, maka mulailah muncul di alam pikiran masing-masing peserta lainnya untuk setuju atau tidak setuju terhadap 2 orang peserta yang saling bertolak belakang pendapat. Atau, bisa juga seorang peserta mempunyai pendapat sendiri dan tidak setuju terhadap pendapat kedua orang yang bertentangan pendapat itu. Kalau bentuknya adalah suatu kesamaan pendapat, dan mayoritas atau semuanya setuju dengan pandangan yang dilontarkan dalam suatu diskusi, maka masing-masing peserta merasa senang, merasa sepertinya diperkaya batinnya. Kecuali tentunya bagi yang minoritas yang tidak setuju terhadap pendapat yang dilontarkan, tapi tidak sanggup untuk membantah secara terbuka atau tidak mempunyai argumentasi yang cukup kuat untuk itu. Kalau kita perhatikan dengan saksama kedua fenomina yang disebutkan di atas, maka tersirat adanya suatu bentuk pikiran di masing-masing peserta untuk suatu konfirmasi/pembenaran oleh forum diskusi tentang pendapat masing-masing. Konfirmasi yang diharapkan ini bisa saja dilakukan secara terbuka oleh seorang peserta, maupun secara tertutup/diam. Dalam kondisi pikiran yang demikian, maka dalam suatu forum diskusi antar teman yang sealiran, maupun yang tidak sealiran, bisa atau cenderung timbul suatu konflik/pertentangan, baik secara terbuka maupun terpendam. Sebabnya sederhana sekali, yaitu sebab adanya keinginan untuk pembenaran pendapat tadi. Sekarang muncul suatu pertanyaan, dan pertanyaan ini jangan dianggap timbul dari suatu ide/pendapat, apakah yang akan terjadi dalam batin seseorang, seandainya dia sadar akan bentuk-bentuk pikiran yang dibahas di atas, yang secara potensial membawa seseorang dalam konflik, baik dalam dirinya sendiri maupun secara terbuka dengan orang lain? Bisa kita bahas tentang hal ini? Apakah Romo JL ada di sana? Salam, Surjadi Liunanda ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Would you Help a Child in need? It is easier than you think. Click Here to meet a Child you can help. http://us.click.yahoo.com/sTR6_D/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya. Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh. Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian. Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
