--- In [email protected], "Wijaya" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Wijaya: Maaf, Menurut saya pernyataan Anda sangat rumit sekali, berbelit- belit. Kontradiksi. Bodhisattva adalah CALON BUDDHA, gimana Buddha bisa dikatakan bermanifestasi kembali menjadi Bodhisattva?
Nirvana adalah akhir tumimbal lahir, gimana memahami Buddha MASIH bermanisfestasi, hidup lagi. Surya; Baca tulisan saya tentang trikaya. Ketauan banget anda tidak baca artikel itu Saya anjurkan anda baca dengan teliti Juga baca buku on line The Tree of Enlightenment Anda melihat ajaran mahayana dari 'kacamata theravada' yg anda miliki ya gak nyambung! Satu lagi, darimana anda menyimpulkan bahwa saya sudah lulus Theravada/Mahayana dan kemudian praktek Vajrayana Just for your information, saya BELUM praktik Tantra Anda bisa bedakan antara tibetan buddhisme dan vajrayana/tantrayana? Anda kira saya tidak lagi mempraktikkan ajaran Theravada/mahayana??? Sotoy juga lu! atau sengaja mancing saya? :-p saya malas diskusi lewat internet ya spt ini, main klaim seenak udel kalo mau kita diskusi habis2 an masalah ini, better di dunia nyata terima kasih atas informasi anda tentang sutta yg saya maksud. Nah, berarti di ajaran Theravada ada juga jalan KILAT kan? ciao... cheers surya ============================================================= ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Would you Help a Child in need? It is easier than you think. Click Here to meet a Child you can help. http://us.click.yahoo.com/sTR6_D/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya. Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh. Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian. Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
